Pemkab Puncak Jaya Minta Masyarakat Terima Hasil Pemilu dengan Lapang Dada

Valentine M. Patalle

Senin, 26 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Puncak Jaya, Yahya Wonorenggo. (Foto: Valentine Margareth Patalle/Prokompim Puncak Jaya)

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Puncak Jaya, Yahya Wonorenggo. (Foto: Valentine Margareth Patalle/Prokompim Puncak Jaya)

PUNCAK JAYA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Puncak Jaya meminta masyarakat untuk tetap menerima keputusan hasil Pemilu 2024 dengan lapang dada.

lmbauan itu disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Puncak Jaya, Yahya Wonorenggo, saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Bupati Puncak Jaya, Mulia, Senin (26/2/2024).

“Siapapun yang terpilih nantinya, masyarakat harus menerima dengan lapang dada. Pasca Pemilu ini, para pendukung bahkan para kontestan pesta demokrasi senantiasa dapat menjaga kekondusifan wilayah Kabupaten Puncak Jaya dan tidak mudah terprovokasi terhadap isu-isu yang dapat memecahbelah persatuan,” ujarnya.

Dia pun mengimbau kepada para Kepala Distrik dan Kepala Kampung agar terus menyosialisasikan kepada masyarakatnya masing-masing untuk setop membawa senjata tajam kemana-mana.

“Kita harus memberikan pemahaman yang baik kepada masyarakat agar setop membawa senjata tajam seperti panah, parang, kertapel dan lain-lain. Kita harus bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian di Puncak Jaya,” tutur Yahya.

Baca Juga :  Pisah Sambut Pengurus Bawaslu Mimika, Pemkab: Pengurus Baru Tancap Gas

Pada kesempatan tersebut, Yahya juga berpesan kepada seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) agar tidak meninggalkan Kota Mulia menjelang pemeriksaan surat pertanggungjawaban (SPJ) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“ASN harus menjalankan tugas dan tanggung jawab seperti biasa. Jangan sampai karena pesta demokrasi, tanggung jawab banyak yang ditinggalkan. Untuk itu, aktivitas perkantoran harus tetap berjalan seperti biasa,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Mimika Tegur OPD Terkait LAKIP 2026, Baru 11 dari 58 OPD Patuh Pelaporan
3.185 PNS di Mimika Belum Menyusun SKP, Rotasi dan Mutasi Jadi Terhambat
Data Dukcapil: Penduduk Mimika Tembus 323 Ribu Jiwa, Miru Paling Padat
Dana Otsus Mimika 2026 Menyusut, Pemkab Prioritaskan Pembangunan dari Kampung
Waduh, Baru Tiga OPD di Mimika yang Serahkan LAKIP
Pejabat Pemkab Mimika Diingatkan Segera Lapor LHKPN, Tenggat 31 Maret 2026
KPK Soroti Aset Pesawat dan Helikopter Pemkab Mimika, Piutang Rp18,8 Miliar Belum Lunas
Komisi II DPRK Mimika Tinjau Keluhan Warga di Wania

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 08:49 WIT

Bupati Mimika Tegur OPD Terkait LAKIP 2026, Baru 11 dari 58 OPD Patuh Pelaporan

Senin, 9 Februari 2026 - 13:02 WIT

3.185 PNS di Mimika Belum Menyusun SKP, Rotasi dan Mutasi Jadi Terhambat

Sabtu, 7 Februari 2026 - 01:54 WIT

Data Dukcapil: Penduduk Mimika Tembus 323 Ribu Jiwa, Miru Paling Padat

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:57 WIT

Dana Otsus Mimika 2026 Menyusut, Pemkab Prioritaskan Pembangunan dari Kampung

Senin, 2 Februari 2026 - 12:06 WIT

Waduh, Baru Tiga OPD di Mimika yang Serahkan LAKIP

Berita Terbaru

Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom. (Foto: Istimewa/TPNPB-OPM)

Peristiwa

TPNPB-OPM Akui Tembak Aparat dan Rampas Senjata di Mimika

Kamis, 12 Feb 2026 - 12:01 WIT

Sejumlah karyawan yang hendak naik ke Tembaga diperintahkan kembali pulang akibat adanya penembakan di area PT Freeport Indonesia, Mile Point 50, Distrik Tembagapura, Mimika, Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Tangkapan layar video amatir)

Freeport

Freeport Tutup Jalan Utama ke Tembagapura Pascapenembakan

Kamis, 12 Feb 2026 - 01:06 WIT

Pesawat PK-SNR milik PT Smart Air Aviation yang ditembak saat menjalankan rute Tanah Merah menuju Danawage/Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Tengah, Rabu (11/2/2026). (Fotoo: Istimewa/Tangkapan layar video amatir)

Peristiwa

Pesawat Smart Air Ditembak di Boven Digoel, Dua Pilot Gugur

Rabu, 11 Feb 2026 - 19:13 WIT