Pengurus Baru PDGI Mimika Resmi Dilantik, Bupati Dukung Penguatan Kompetensi Dokter Gigi

Endy Langobelen

Selasa, 5 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan bendera pataka oleh Sekretaris Jenderal Pengurus Besar PDGI, Dr. drg. Eka Erwansyah, M.Kes, Sp.Ort(K), kepada Ketua PDGI Mimika, drg. Ade Tandiary Heriyanto. (Foto: Istimewa/PDGI Mimika)

Penyerahan bendera pataka oleh Sekretaris Jenderal Pengurus Besar PDGI, Dr. drg. Eka Erwansyah, M.Kes, Sp.Ort(K), kepada Ketua PDGI Mimika, drg. Ade Tandiary Heriyanto. (Foto: Istimewa/PDGI Mimika)

MIMIKA — Pengurus baru Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Kabupaten Mimika periode 2025-2030 resmi dilantik oleh Sekretaris Jenderal Pengurus Besar PDGI, Dr. drg. Eka Erwansyah, MKes, SpOrt, SubSp.DDTK(K), mewakili pusat organisasi di Jakarta.

Pelantikan yang berlangsung di Hotel Swiss Belinn Timika ini dihadiri langsung oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob, S.Sos., MM., dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra, S.Si., M.Epid.

Acara pelantikan menjadi penutup dari rangkaian kegiatan selama dua hari yang dimulai dengan seminar bertema manajemen rongga mulut pada hari pertama, 2 Agustus 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seminar tersebut dirancang sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas dokter gigi di Mimika melalui pembaruan ilmu dan praktik klinis secara langsung.

“Ya jadi kalau untuk soal seminarnya itu kan memang sudah menjadi kewajiban setiap dokter gigi ya untuk meng-update ilmu,” ujar Ketua PDGI Mimika, drg. Ade Tandiary Heriyanto, dalam wawancara via telpon pada Selasa (5/8/2025).

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya mempertemukan para dokter gigi dengan narasumber nasional, tetapi juga membuka ruang praktik langsung melalui sesi hands-on.

Menurut drg. Ade, seminar ini menghadirkan pemateri dari Jakarta yang juga menjabat sebagai Ketua Global Oral Health Interest Group.

Baca Juga :  Kasus Malaria di Mapurujaya Meningkat Drastis pada Oktober 2024

Materi yang dibawakan menjadi dasar untuk program lanjutan PDGI Mimika dalam bentuk UKGS Inovatif—pengembangan dari Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) yang selama ini rutin dilakukan oleh puskesmas.

Foto bersama para pengurus PDGI Mimika periode 2025 – 2030 dengan Bupati Mimika, Johannes Rettob, dan Sekretaris Jenderal Pengurus Besar PDGI, Dr. drg. Eka Erwansyah, M.Kes, Sp.Ort(K). (Foto: Istimewa/PDGI Mimika)

Pelantikan pengurus PDGI Mimika periode terbaru ditandai dengan pesan kuat dari Sekjen PB PDGI, yang mendorong para dokter gigi di wilayah timur Indonesia untuk mengambil jenjang spesialis. Hal ini dianggap relevan mengingat masih minimnya dokter gigi spesialis di Kabupaten Mimika.

“Menurut Bapak Kepala Dinas Kesehatan sendiri memang kami sangat membutuhkan yang namanya dokter gigi spesialis,” ungkap drg. Ade.

Hal senada juga disampaikan Bupati Mimika dalam sambutannya. Ia mendorong agar dokter-dokter muda asal Mimika yang mengambil studi lanjut dan tetap kembali untuk mengabdi di daerah.

“Jangan setelah lulus tidak lagi mengabdi di Timika. Itu ya berita yang cukup menyedihkan,” kata drg Ade, mengutip pernyataan Bupati.

Saat ini, jumlah dokter gigi di Kabupaten Mimika tercatat sebanyak 35 orang, namun hanya sekitar 25 yang aktif bertugas di wilayah kota.

Baca Juga :  Begal Beraksi di Budi Utomo Ujung Mimika, Motor Remaja Perempuan Nyaris Dibawa Kabur

Sisanya tersebar di daerah pedalaman dan wilayah pegunungan. Jumlah ini dinilai belum ideal untuk menjangkau seluruh kebutuhan layanan kesehatan gigi masyarakat Mimika.

“Kami selalu berusaha untuk mengajak beberapa teman-teman sejawat dokter gigi di luar wilayah Timika kalau mau bergabung sama kami, supaya jumlah dokter gigi di Timika ini semakin bertambah,” kata drg. Ade.

PDGI Mimika juga tengah merancang agar pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut masuk dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG) milik Dinas Kesehatan.

Inisiatif ini dilatarbelakangi tingginya minat pemuda Timika untuk mengikuti seleksi masuk Akademi Militer dan Kepolisian, namun banyak yang gagal karena permasalahan kesehatan gigi dan mulut.

“Tingginya minat dari anak-anak muda Timika ini yang mau mengambil Akmil dan akpol itu menjadi tugas kami. Kami akan berusaha untuk memberikan pelayanan dalam hal kesehatan gigi dan mulut di Kabupaten Timika ini,” ujar drg. Ade.

Ia mengakui bahwa tantangan utama PDGI Mimika saat ini adalah keterbatasan waktu karena jumlah anggota yang masih terbatas. Penyesuaian jadwal menjadi hambatan dalam menjangkau seluruh kegiatan pelayanan dan edukasi masyarakat.

“Kalau andai kata jumlah kami banyak, kemungkinan untuk ketidaksesuaian waktu itu cukup kecil,” tuturnya.

Meski demikian, PDGI Mimika menyatakan komitmennya untuk terus mengembangkan kegiatan yang berorientasi pada pelayanan, edukasi, dan peningkatan kompetensi. Salah satunya melalui penguatan program UKGS Inovatif yang akan mulai digulirkan ke sejumlah sekolah hingga akhir 2025.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Evaluasi Program Pusjaki dan Kaka Sehat, Dinkes Mimika Tekankan Hal Ini
Dinkes Mimika Perkuat Mutu Layanan Kesehatan Melalui Pelatihan ILP dan Orientasi Keselamatan Pasien
6 Puskesmas Pelosok Mimika Lulus Penilaian BLUD
Dinas Kesehatan Mimika Uji Kelayakan 6 Puskesmas Pesisir dan Pegunungan Jadi BLUD
Tekan Risiko Kanker Serviks, Loka POM Mimika Tuntaskan Vaksinasi HPV bagi 300 Perempuan
Dinkes Mimika Gandeng RSUD dan RSMM Jalankan Program MCU, Skema Subsidi Masih Dikaji
DPRK Soroti Kekosongan Pimpinan Puskesmas Jita, Kapus Bantah Ada Biaya Rujukan Pasien
Dua Kasus Kaki Gajah Ditemukan di Timika, Dinkes Mimika Kejar Target Bebas Filariasis 2030

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:02 WIT

Evaluasi Program Pusjaki dan Kaka Sehat, Dinkes Mimika Tekankan Hal Ini

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:10 WIT

Dinkes Mimika Perkuat Mutu Layanan Kesehatan Melalui Pelatihan ILP dan Orientasi Keselamatan Pasien

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:52 WIT

6 Puskesmas Pelosok Mimika Lulus Penilaian BLUD

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:08 WIT

Dinas Kesehatan Mimika Uji Kelayakan 6 Puskesmas Pesisir dan Pegunungan Jadi BLUD

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:46 WIT

Tekan Risiko Kanker Serviks, Loka POM Mimika Tuntaskan Vaksinasi HPV bagi 300 Perempuan

Berita Terbaru

Proses evakuasi salah satu korban penyanderaan KKB di Kabupaten Mimika. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Hukrim

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Senin, 14 Sep 2026 - 15:25 WIT