Pj Ketua TP-PKK Mappi Turun Langsung Ke Distrik Minyamur dalam Upaya Penurunan Stunting

Darno Islami

Senin, 9 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama Pj. Ketua TP- PPK Kabupaten Mappi Ny. Stefanie Gomar, SH.MH dengan masyarakat. (Foto: Istimewa)

Foto bersama Pj. Ketua TP- PPK Kabupaten Mappi Ny. Stefanie Gomar, SH.MH dengan masyarakat. (Foto: Istimewa)

MAPPI – Tim Penggerak PKK Kabupaten Mappi melakukan monitoring dan kunjungan kasih di Kampung Kabe Distrik Minyamur. Dalam upaya penurunan angka Stunting di Kabupaten Mappi.

Pj. Ketua TP- PPK Kabupaten Mappi Ny. Stefanie Gomar, SH.MH turun langsung ke Distrik Minyamur bersama sejumlah anggota TP-PPK Kabupaten Mappi untuk meninjau secara langsung kondisi dilapangan.

“Kami melakukan kegiatan monitoring dan kunjungan kasih khususnya bagi anak -anak kampung Kabe di Distrik Minyamur,”ungkap Ny. Stefanie di sela kegiatan pada Sabtu (7/9/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ny. Stefanie menjelaskan dalam pelaksan mereka berkolaborasi dengan TP-PKK Distrik bersama Puskesmas Kabe Distrik Minyamur.

“Kami datang untuk melihat secara langsung bagaimana kondisi anak -anak kita di Kampung Kabe, karena saya mendapat informasi data bahwa ada sekitar 13 anak, 4 ibu hamil, dan 1 Ibu menyusui yang kondisinya sangat memperihatinkan,”ucapnya.

Dikatakan Ny. Stefanie 13 orang anak ini statusnya ada yang mengalami gizi buruk bahkan ada yang sudah termasuk dalam kategori stunting. Oleh sebab itu dirinya turun melihat langsung.

Baca Juga :  Tertinggi di Indonesia, Pemprov Papua Tengah Minta 8 Kabupaten Rembuk Turunkan Stunting

“Saya selaku ketua TP-PPK Kabupaten Mappi ingin melakukan intervensi langsung kepada TP-PKK Distrik Minyamur dan TP-PKK Kampung Kabe agar memberikan perhatian khusus secara continue terhadap anak-anak ini dan saya berharap dari angka 13 bisa menjadi nol atau tidak ada lagi anak -anak yang mengalami gizi buruk,”tuturnya.

Ny. Stefanie menyebutkan untuk pelaksanaan kegiatan kedepannya, TP PKK Distrik dan PKK Kampung akan berkolaborasi secara intens dengan Puskesmas Kabe.

“Harapan kami agar Kampung Kabe ini bisa menjadi Kampung Sehat. Program ini merupakan rencana tindak lanjut dari hasil pertemuan bersama Dinas Kesehatan begitu pula dengan tim penanganan stunting di Kabupaten Mappi,” ucapnya.

Selain permasalahan gizi, Ny. Stefanie juga mengingatkan kembali kepada ibu-ibu agar memberikan imunisasi yang lengkap bagi anak-anaknya agar terhindar dari infeksi penyakit.

“Hari ini kita memberikan makanan tambahan dan bantuan berupa sembako, susu serta vitamin terhadap 13 anak yang status gizinya buruk serta ibu hamil dan Ibu Menyusui” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Puskesmas Kabe, Lamberta Lembari pihak berterimakasih kepada Pj. Ketua TP -PKK Kabupaten Mappi yang sudah meluangkan waktu untuk datang ke Kampung Kabe melakukan monitoring dan kunjungan kasih bagi anak-anak dan ibu -ibu hamil di Kampung Kabe.

Baca Juga :  Disediakan Tempat Jualan di Pasar Sentral, Pedagang Cakbor Mimika Malah Kabur

“Saya berterimakasih kepada ibu ketua TP-PKK Kabupaten Mappi yang sudah turun langsung melihat anak -anak kita di Kampung Kabe ini. Memang kami disini ada 13 anak yang dikatakan kurang gizi dan ada beberapa ibu hamil juga,”katanya.

Ia menuturkan, upaya yang mereka berikan selama ini dengan memberikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi bayi, balita dan ibu hamil selain saat pelayanan posyandu mereka juga dor to dor ke rumah masyarakat.

Ia menjelaskan, kendala yang mereka alami dilapangan yaitu kesadaran orang tua akan pemberian gizi bagi anak -anak.

“Namun kedepannya kami kami terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik. Harapannya kami mohon dukungan baik itu Dinas Kesehatan maupun TP-PKK Kabupaten Mappi serta pihak-pihak terkait karena berhubungan dengan kebiasaan dan adat istiadat masyarakat yang ada disini,”pungkasnya.


Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRK Soroti Kekosongan Pimpinan Puskesmas Jita, Kapus Bantah Ada Biaya Rujukan Pasien
Tinjau Pos Beoga, Kaskogabwilhan III: Prajurit Harus Profesional dan Humanis
Gandeng Uncen, BRIDA Mimika Garap Kajian Sosial Budaya Pemanfaatan Tailing Freeport
Disdukcapil Mimika Sosialisasikan Permendagri Nomor 10 Tentang Sistem Manajemen Keamanan Data
Dua Kasus Kaki Gajah Ditemukan di Timika, Dinkes Mimika Kejar Target Bebas Filariasis 2030
Percepat Kesejahteraan Masyarakat Papua, Pemerintah Cetak 2.000 hektar Sawah
Dinsos Mimika Fokus Pulihkan Masa Depan Anak Putus Sekolah Lewat Pelatihan Keterampilan
Tanaman Obat Keluarga Kembali Digalakkan, Dinkes Mimika Siapkan Kader Sebagai Penyalur Edukasi

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:51 WIT

DPRK Soroti Kekosongan Pimpinan Puskesmas Jita, Kapus Bantah Ada Biaya Rujukan Pasien

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:17 WIT

Tinjau Pos Beoga, Kaskogabwilhan III: Prajurit Harus Profesional dan Humanis

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:32 WIT

Gandeng Uncen, BRIDA Mimika Garap Kajian Sosial Budaya Pemanfaatan Tailing Freeport

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:44 WIT

Disdukcapil Mimika Sosialisasikan Permendagri Nomor 10 Tentang Sistem Manajemen Keamanan Data

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:22 WIT

Dua Kasus Kaki Gajah Ditemukan di Timika, Dinkes Mimika Kejar Target Bebas Filariasis 2030

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi (kiri), dan Vice President Government Relations PT Freeport Indonesia, Lenny Josephina (kanan), menandatangani Berita Acara Serah Terima hibah 11 kilometer pipa HDPE di area operasional dataran rendah PTFI, Mile 34, Mimika, Papua Tengah, Kamis, 9 Juli 2026. Dok. PTFI

Freeport

PTFI Serahkan Hibah 11 Km Pipa HDPE ke Pemkab Mimika

Jumat, 10 Jul 2026 - 14:39 WIT