Polisi di Mimika Amankan 2 Pria Beratribut Bintang Kejora, Satu Dirawat di RSUD

Endy Langobelen

Senin, 1 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pria berinisial A diamankan di Jalan Baru, Mimika Papua Tengah, Senin (1/12/2025). Ia dimintai keterangan terkait asal baju corak bintang kejora yang dikenakan. (Foto: Istimewa)

Pria berinisial A diamankan di Jalan Baru, Mimika Papua Tengah, Senin (1/12/2025). Ia dimintai keterangan terkait asal baju corak bintang kejora yang dikenakan. (Foto: Istimewa)

MIMIKA — Patroli gabungan TNI-Polri di Kabupaten Mimika kembali menemukan sejumlah situasi menonjol selama pengamanan momen 1 Desember 2025.

Selain seorang pria yang sebelumnya ditemukan tergeletak sambil membawa bendera bintang kejora serta korek api berbentuk pistol, polisi juga mengamankan seorang pria lain yang kedapatan mengenakan baju bercorak bintang kejora di Jalan Baru.

Kabag Ops Polres Mimika, AKP Hendri A. Korwa, menyebutkan hingga pukul 15.00 WIT, kondisi Mimika masih relatif aman meski terdapat beberapa temuan individual yang mendapat perhatian aparat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Paling anak-anak yang mabuk-mabuk kita berikan imbauan. Di SP 13 pun ada acara masyarakat di sana,” kata Hendri.

Dua Pria Diamankan, Satu Dirawat Intensif

Dalam patroli siang hari, polisi mengamankan seorang pria berinisial A yang mengenakan baju bercorak bintang kejora di Jalan Baru.

Hendri menjelaskan bahwa pria tersebut langsung diajak berbicara untuk dimintai keterangan mengenai asal pakaian itu.

“Dia bilang beberapa hari lalu dia dapat dibagikan orang. Terus dia tanya, lalu bagaimana bapak? Saya bilang coba kau ganti, jangan pakai baju yang begini, pakai yang biasa-biasa saja,” ujar Hendri.

Baca Juga :  Bentrok di Nduga Akibat Pemilu Kembali Pecah, 3 Orang Meninggal Dunia

“Makanya tadi anggota kasih dia baju. Terus bajunya itu ditinggalin. Dia sudah dipulangkan,” imbuhnya.

Selain Amin, seorang pria lain yang membawa bendera bintang kejora sebelumnya telah ditemukan dalam kondisi luka-luka di kawasan Kebun Sirih. Pria berinisial OGD itu kini masih menjalani perawatan di RSUD Mimika.

“Dia dalam kondisi luka-luka. Masih menunggu hasil pemeriksaan rumah sakit,” kata Hendri.

Terkait dugaan korban mabuk atau kemungkinan dianiaya warga, polisi belum dapat memastikan. “Mungkin sebentar nanti setelah dirawat nanti akan dicek,” ujarnya.

Tak Ada Aksi Konvoi atau Pengibaran Bendera

Meski sempat ditemukan dua pria beratribut bintang kejora, Hendri menegaskan belum ada indikasi aksi yang mengarah pada konvoi atau kegiatan serupa dalam momen 1 Desember.

“Tidak ada. Cuma didapat dengan temannya saja yang pakai baju tadi. Itu berdua. Itu kita amankan di Jalan Baru,” ucapnya.

Polisi juga memastikan bahwa pria yang mengenakan baju bercorak bintang kejora bukan rekan dari pria yang sebelumnya ditemukan tergeletak di Kebun Sirih. “Beda itu,” tegas Hendri.

Baca Juga :  Satgas Operasi Trisila 2026 Sambangi Mimika, Perkuat Pengamanan Perairan Timur

Patroli Diperkuat Hingga Malam

Total 700 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan dalam dua sif patroli, mulai 30 November malam hingga dini hari, dilanjutkan lagi pada 1 Desember pagi hingga malam.

Aparat juga menemukan sejumlah barang mencurigakan, seperti panah busur di wilayah Kwamki Narama. Sejumlah titik masyarakat pun dipantau, termasuk acara bakar batu yang berlangsung di SP 13.

“Itu di SP 13. Kami masih memantau, melihat apakah ada hal-hal di luar itu,” kata Hendri. Ia menduga kegiatan tersebut berkaitan dengan momen 1 Desember.

Meski beberapa sekolah diliburkan hari ini, Hendri menegaskan tidak ada imbauan khusus dari aparat terkait libur tersebut. “Tidak ada. Itu sudah dari dulu ya selalu libur. Tapi tidak semua ya,” ujarnya.

Situasi Masih Kondusif

Hingga sore, situasi di Mimika dinyatakan kondusif. Namun patroli akan terus dilanjutkan sesuai kebutuhan.

“Mudah-mudahan aman-aman terus. Kalau misalnya ada update terbaru, sudah lanjut lagi patroli,” kata Hendri.

Tim gabungan masih bersiaga hingga pukul 20.00 WIT, dengan opsi memperpanjang pengamanan apabila ditemukan perkembangan baru di lapangan.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika
Polisi Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu di Timika
Peredaran Sopi Picu Gangguan Keamanan, Aparat Gabungan Tertibkan Pasar Sentral Timika
SOMAP: Segera Hentikan Kekerasan Militer di Papua
Narkoba Masih Intai Mimika, 11 Tersangka Ditangkap dalam Empat Bulan
Polres Mimika Musnahkan Sabu Rp312 Juta, Dua Pengedar Lama Dibongkar
Anggota KKB Penembak Warga Sipil di Puncak Jaya Ditangkap di Mimika
Dua Orang Terluka dalam Bentrok Antar Pemuda di Gorong-gorong Timika

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:59 WIT

Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:41 WIT

Polisi Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu di Timika

Selasa, 28 April 2026 - 16:32 WIT

Peredaran Sopi Picu Gangguan Keamanan, Aparat Gabungan Tertibkan Pasar Sentral Timika

Senin, 27 April 2026 - 23:14 WIT

SOMAP: Segera Hentikan Kekerasan Militer di Papua

Senin, 27 April 2026 - 21:52 WIT

Narkoba Masih Intai Mimika, 11 Tersangka Ditangkap dalam Empat Bulan

Berita Terbaru

Polisi lalu lintas melakukan olah tempat kejadian perkara di Jalan Poros Mapurujaya KM 10, Mimika, Jumat, 1 Mei 2026. Galeripapua/Istimewa

Hukrim

Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:59 WIT

Barang bukti narkotika yang diamankan polisi setelah penangkapan dua tersangka di Mimika. Kamis, 30 April 2026. Galeripapua/Istimewa

Hukrim

Polisi Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu di Timika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:41 WIT

Kebakaran menghanguskan sebuah bangunan di Jalan Cenderawasih, Mimika, Kamis malam, 30 April 2026. Galeripapua/Istimewa

Pemerintahan

Distrik Mimika Baru Petakan Risiko Kebakaran di Permukiman Padat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:10 WIT

Ket. Foto: Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Felix Wanggai (tengah) di Hotel Horison Diana Mimika, Kamis 30 April 2026. Galeripapua/ Kevin Kurni.

Pemerintahan

Pemerintah Akan Kembalikan Dana Otsus Papua Rp2,5 Triliun

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:27 WIT