Polisi Tangkap Tersangka Baru Kasus Jual Beli Senjata Api di Jayapura

Endy Langobelen

Sabtu, 8 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sarius Indey, tersangka kasus jual beli senjata api di Jayapura, Papua. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Ops Damai Cartenz 2024)

Sarius Indey, tersangka kasus jual beli senjata api di Jayapura, Papua. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Ops Damai Cartenz 2024)

JAYAPURA – Satgas Operasi Damai Cartenz 2024 kembali menangkap tersangka kasus jual beli senjata api ilegal di Jayapura, Papua, Jumat (7/6/2024).

Seperti diketahui sebelumnya, dua pelaku jaringan penyuplai senjata api ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), yakni Markus Okoseray dan Petrus Oyaitoi telah ditangkap polisi pada tanggal 3 dan 4 Juni 2024 lalu di Jayapura.

Kini, Tim Satgas Gakkum Ops Damai Cartenz 2024 berhasil mengamankan tersangka baru bernama Sarius Indey dalam pengembangan kasus tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala operasi Damai Cartenz 2024, Kombes Pol Faizal Ramadhani, menjelaskan tersangka Sarius Indey merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) berusia 58 tahun, berdomisili di Hamadi Gunung, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua.

“Sarius Indey ditangkap pada Jumat, 7 Juni 2024, sekitar pukul 18.16 WIT di Hamadi Kampung Nelayan, Distrik Jayapura Selatan oleh tim Satgas Gakkum Ops Damai Cartenz-2024,” ujar Faizal dalam keterangan tertulis yang diterima Galeripapua.com, Sabtu (8/6/2024).

Baca Juga :  100 Personel Gabungan Amankan Arus Mudik Lebaran di Mimika

Setelah penangkapan, lanjutnya, Sarius Indey kemudian dibawa ke Ruangan Investigasi Polda Papua untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kasatgas Humas OPS Damai Cartenz-2024, AKBP Bayu Suseno, menambahkan saat penangkapan Sarius Indey, Tim Satgas juga turut mengamankan barang bukti berupa satu unit telepon genggam dan kartu identitas milik Sarius Indey.

Penangkapan Sarius Indey disebutnya merupakan hasil pengembangan penyelidikan Petrus Oyaitouw. Petrus Oyaitouw telah ditangkap sebelumnya dan diduga kuat terlibat dalam jaringan pemasok senjata api kepada KKB di wilayah Tabi.

Dia juga menyebut berdasarkan informasi yang diperoleh dari tersangka Petrus Oyaitouw, Sarius Indey memiliki dan memberikan senjata jenis Suar kepadanya.

Sedangkan menurut pengakuan Sarius Indey dalam pemeriksaan awal, dirinya mendapatkan senjata tersebut dari anak-anak yang menemukan senjata berkarat di bekas kantor Dinas Perhubungan pada tahun 2021 lalu.

Baca Juga :  Diduga Milik KKB, Senpi FN Ditemukan Warga di Paniai Lokasi Pembakaran Kios

“Sarius kemudian menyerahkan senjata tersebut kepada Petrus Oyaitouw dengan bermaksud memperbaikinya untuk digunakan berburu. Selain itu, Sarius juga memberikan uang sebesar Rp10 juta rupiah kepada Petrus untuk pembelian senjata lainnya,” jelas Bayu.

Bayu menambahkan, Tim Satgas Gakkum Ops Damai Cartenz-2024 akan terus mendalami kasus ini dan menelusuri jaringan jual beli senjata api ilegal yang melibatkan Sarius Indey dan Petrus Oyaitouw.

Saat ini, Sarius Indey tengah menjalani pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut di Polda Papua.

“Satgas Ops Damai Cartenz-2024 terus berkomitmen untuk memberantas jaringan peredaran senjata api ilegal di Papua demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah ini,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika
Polisi Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu di Timika
Peredaran Sopi Picu Gangguan Keamanan, Aparat Gabungan Tertibkan Pasar Sentral Timika
SOMAP: Segera Hentikan Kekerasan Militer di Papua
Narkoba Masih Intai Mimika, 11 Tersangka Ditangkap dalam Empat Bulan
Polres Mimika Musnahkan Sabu Rp312 Juta, Dua Pengedar Lama Dibongkar
Anggota KKB Penembak Warga Sipil di Puncak Jaya Ditangkap di Mimika
Dua Orang Terluka dalam Bentrok Antar Pemuda di Gorong-gorong Timika

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:59 WIT

Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:41 WIT

Polisi Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu di Timika

Selasa, 28 April 2026 - 16:32 WIT

Peredaran Sopi Picu Gangguan Keamanan, Aparat Gabungan Tertibkan Pasar Sentral Timika

Senin, 27 April 2026 - 23:14 WIT

SOMAP: Segera Hentikan Kekerasan Militer di Papua

Senin, 27 April 2026 - 21:52 WIT

Narkoba Masih Intai Mimika, 11 Tersangka Ditangkap dalam Empat Bulan

Berita Terbaru

Polisi lalu lintas melakukan olah tempat kejadian perkara di Jalan Poros Mapurujaya KM 10, Mimika, Jumat, 1 Mei 2026. Galeripapua/Istimewa

Hukrim

Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:59 WIT

Barang bukti narkotika yang diamankan polisi setelah penangkapan dua tersangka di Mimika. Kamis, 30 April 2026. Galeripapua/Istimewa

Hukrim

Polisi Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu di Timika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:41 WIT

Kebakaran menghanguskan sebuah bangunan di Jalan Cenderawasih, Mimika, Kamis malam, 30 April 2026. Galeripapua/Istimewa

Pemerintahan

Distrik Mimika Baru Petakan Risiko Kebakaran di Permukiman Padat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:10 WIT

Ket. Foto: Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Felix Wanggai (tengah) di Hotel Horison Diana Mimika, Kamis 30 April 2026. Galeripapua/ Kevin Kurni.

Pemerintahan

Pemerintah Akan Kembalikan Dana Otsus Papua Rp2,5 Triliun

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:27 WIT