Ritual Adat Belah Kayu Doli Akhiri Konflik Pilkada Puncak Jaya

Endy Langobelen

Selasa, 13 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ritual perdamaian dua kubu di Puncak Jaya, Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Humas Polres Puncak Jaya)

Ritual perdamaian dua kubu di Puncak Jaya, Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Humas Polres Puncak Jaya)

PUNCAK JAYA – Setelah lebih dari tujuh bulan dilanda ketegangan akibat konflik Pilkada, masyarakat dua kubu pendukung Paslon Bupati Kabupaten Puncak Jaya akhirnya resmi mengakhiri pertikaian politik melalui ritual adat Belah Kayu Doli, Senin (12/5/2025).

Upacara perdamaian ini digelar di Perempatan Lapangan Alun-Alun Monumen Roh Kudus, Kota Baru Mulia, dan menandai kesepakatan damai antara dua kubu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati yang sempat berseteru.

Sebagai informasi, ritual adat Belah Kayu Doli merupakan tradisi dari Suku Dani yang melambangkan rekonsiliasi antara dua pihak yang berseteru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam upacara tersebut, kedua belah pihak memasang kayu doli, memanah anak babi, serta berjabat tangan sebagai simbol persatuan.

Baca Juga :  Pj Bupati Mappi Hadiri Pengundian Nomor Urut Paslon dan Deklarasi Kampanye Damai

Kubu Yuni Wonda – Mus Kogoya (01) dan kubu Miren – Mendi (02) secara terbuka menyatakan kesepakatan untuk berdamai dan mengakhiri konflik.

Acara ini turut dihadiri oleh pejabat tinggi pemerintah dan aparat keamanan, antara lain Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa, S.H., Wakil Gubernur Deinas Geley, S.Sos., M.Si., Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Alfred Papare, S.I.K., Danrem 173/PVB Brigjen TNI Fritz W.R. Pelamonia, Kabinda Brigjen TNI Alfi Sahri Lubis, serta Pj. Bupati Puncak Jaya Yopi Murib.

Pengamanan diperketat dengan ratusan personel gabungan TNI-Polri guna memastikan pelaksanaan berjalan aman dan kondusif.

Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, dalam sambutannya menegaskan pentingnya perdamaian demi kelangsungan pembangunan di Puncak Jaya.

“Politik telah selesai. Tidak ada lagi perang dan pertikaian. Suatu daerah tidak akan bisa maju jika terus terjadi konflik,” tegasnya.

Baca Juga :  Pelarian Berakhir! Pelaku Begal di Timika Dibekuk Polisi

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terciptanya stabilitas di daerah tersebut.

“Kami mengapresiasi kerja keras Pj. Bupati Puncak Jaya, aparat TNI-Polri, serta PMI yang tanpa lelah menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat,” ujar Nawipa.

Ribuan pendukung dari kedua kubu pasangan calon memadati lokasi acara sebagai bentuk dukungan terhadap perdamaian.

Dengan berakhirnya konflik ini, diharapkan seluruh aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal, termasuk kegiatan pendidikan, perdagangan, dan pelayanan publik.

Perdamaian adat Belah Kayu Doli menjadi titik balik penting bagi Puncak Jaya menuju masa depan yang lebih aman, damai, dan sejahtera.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peredaran Sopi Picu Gangguan Keamanan, Aparat Gabungan Tertibkan Pasar Sentral Timika
SOMAP: Segera Hentikan Kekerasan Militer di Papua
Narkoba Masih Intai Mimika, 11 Tersangka Ditangkap dalam Empat Bulan
Polres Mimika Musnahkan Sabu Rp312 Juta, Dua Pengedar Lama Dibongkar
Anggota KKB Penembak Warga Sipil di Puncak Jaya Ditangkap di Mimika
Dua Orang Terluka dalam Bentrok Antar Pemuda di Gorong-gorong Timika
91,7 Liter Sopi Diamankan di Pelabuhan Poumako, Lagi-lagi Pemilik Misterius
Duel Sajam di Mimika, Satu Pria Terluka Parah di Bagian Kepala

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:32 WIT

Peredaran Sopi Picu Gangguan Keamanan, Aparat Gabungan Tertibkan Pasar Sentral Timika

Senin, 27 April 2026 - 23:14 WIT

SOMAP: Segera Hentikan Kekerasan Militer di Papua

Senin, 27 April 2026 - 21:52 WIT

Narkoba Masih Intai Mimika, 11 Tersangka Ditangkap dalam Empat Bulan

Senin, 27 April 2026 - 14:23 WIT

Polres Mimika Musnahkan Sabu Rp312 Juta, Dua Pengedar Lama Dibongkar

Minggu, 26 April 2026 - 19:58 WIT

Anggota KKB Penembak Warga Sipil di Puncak Jaya Ditangkap di Mimika

Berita Terbaru

Ket. Foto: Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Felix Wanggai (tengah) di Hotel Horison Diana Mimika, Kamis 30 April 2026. Galeripapua/ Kevin Kurni.

Pemerintahan

Pemerintah Akan Kembalikan Dana Otsus Papua Rp2,5 Triliun

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:27 WIT