Tak Ada Mesin EDC, Penyaluran Pupuk Subsidi di Mimika Masih Manual

Senin, 27 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Mimika, Alice Wanma.

Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Mimika, Alice Wanma.

MIMIKA – Proses transaksi jual beli pupuk subsidi menggunakan kartu tani di Kabupaten Mimika, Papua Tengah hingga kini belum juga dijalankan sebagaimana mestinya.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Mimika, Alice Wanma, saat diwawancarai pada Senin (27/2/2023) di pelataran Kantor Pusat Pemerintahan, Jalan Poros SP3, Timika, Papua Tengah.

Dijelaskan bahwa dalam setiap pembelian pupuk subsidi di pengecer resmi, para petani diwajibkan membawa kartu tani untuk melakukan transaksi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sayangnya, mesin elektronik data capture (EDC) yang biasanya dipakai untuk bertransaksi belum ada sama sekali di semua pengecer.

“Sebelumnya memang pernah ada, tapi tidak tahu bagaimana mesin EDC itu ditarik kembali lagi oleh pihak PT BRI KC Timika. Padahal Mesin itu dia harus ada di pengecer. Jadi, setiap petani datang membeli langsung dengan menggesek kartu taninya di mesin itu,” ujarnya.

Akibat belum adanya mesin EDC, Alice mengatakan bahwa sejak Januari 2023 hingga saat ini, pembelian pupuk subsidi masih dilakukan dengan proses manual.

“Pembelian manual, laporannya juga kami buat manual karena mesin EDC belum ada,” tuturnya.

Baca Juga :  Gelar Seminar Pendahuluan, Pemkab Mimika Susun Masterplan Pengembangan Pariwisata Ipaya

Dikatakan bahwa dirinya pun telah membicarakan persoalan ini dengan pihak PT BRI KC Timika untuk segera mengadakan mesin tersebut agar pembelian pupuk subsidi dapat dilakukan dengan menggunakan kartu tani.

Pasalnya, bilamana pembelian terus dilakukan dengan manual, maka penyaluran pupuk subsidi ini bisa saja tidak tepat sasaran dan hal-hal yang tidak diinginkan seperti manipulasi data pun rawan terjadi.

Tim Galeripapua.com sudah mencoba menghubungi pihak PT BRI KC Timika untuk mengkonfirmasi persoalan ini. Namun, hingga kini belum ada respon lebih lanjut.

Persediaan Pupuk Subsidi di Mimika Tahun 2023

Sebagai informasi, Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan dalam tahun ini menyediakan 2 jenis pupuk subsidi untuk 9 komoditas.

“Untuk pupuk NPK itu 500 ton, Urea itu 1.200 sekian ton. Jadi, itu untuk 9 komoditi, yakni untuk Bidang Tanaman Pangan itu padi, jagung, kedelai; Bidang Holtikultura itu cabai, bawang putih, bawang merah; dan untuk Perkebunan itu tebu, kopi, dan, kakao,” papar Alice.

Jumlah bantuan ini tentunya lebih sedikit dari bantuan pupuk subsidi di tahun 2021/2022 yang mana saat itu terdapat 6 macam pupuk untuk 70 aneka komoditi.

Baca Juga :  Pemkab Mimika Siap Jalani Inpres Pemangkasan 50 Persen Biaya Perjalanan Dinas

Kendati demikian, Alice mengatakan bahwa pihaknya tidak tinggal diam dengan kekurangan itu.

Kata dia, pihaknya telah menyiasati kekurangan tersebut dengan melakukan pelatihan-pelatihan pembuatan pupuk organik sejak tahun lalu.

“Jadi mulai dibiasakan dari alam kembali ke alam. Tahun lalu, sudah pelatihan untuk 6 distrik yang tersebar di Kabupaten Mimika agar bisa membuat pupuk organik dari bahan-bahan alami. Jadi, semua sudah pada tahu sehingga masing-masing dapat membuatnya sendiri,” jelasnya.

Di samping itu, Alice mengungkapkan bahwa selain kedua jenis pupuk tersebut, adapun pupuk lainnya yang bersumber dari APBD.

“Ada juga pengadaan dari APBD, kami juga siapkan ada pupuk kimia, organik, organik kompos, padat, cair, semua sudah ada,” katanya.

Disampaikan bahwa pembelian pupuk dapat dilakukan dengan mendatangi kios-kios pengecer resmi. Pastinya harga pupuk ini akan jauh lebih murah ketimbang harga di toko-toko biasa.

“Jadi yang tadinya kita beli di luar dengan harga Rp1 juta lebih, mungkin di situ (pengecer resmi) bisa Rp800 ribu sampai Rp1 juta. Dia lebih murah karena subsidi,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tifa Creative Bawa UMKM Mimika ke Perhatian Staf Khusus Presiden, Tiar Diundang ke TIFA 2027
Petrosea Hadirkan Inovasi Pemanfaatan Air Hujan untuk Memperluas Akses Air Layak Minum di Sorong
Gaun Biru Vina, Duta TIFA Asal Kamoro yang Bersinar di Panggung Nasional
Perbaiki Jalan Hasanuddin yang Bergelombang, Dinas PUPR Mimika Mulai Rekonstruksi
Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Warga: Dinsos Mimika Bentuk Kampung Siaga
Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, “Search and Rescue Goes to School” Edukasi Pelajar di Mimika
Masterplan Perkotaan Potowaiburu Rampung, Pemkab Mimika Tata Kawasan Pesisir Barat
IA-ITB Dorong Investasi dan Pengembangan SDM untuk Percepat Pembangunan Papua

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:39 WIT

Tifa Creative Bawa UMKM Mimika ke Perhatian Staf Khusus Presiden, Tiar Diundang ke TIFA 2027

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:35 WIT

Gaun Biru Vina, Duta TIFA Asal Kamoro yang Bersinar di Panggung Nasional

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:13 WIT

Perbaiki Jalan Hasanuddin yang Bergelombang, Dinas PUPR Mimika Mulai Rekonstruksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:35 WIT

Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Warga: Dinsos Mimika Bentuk Kampung Siaga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:42 WIT

Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, “Search and Rescue Goes to School” Edukasi Pelajar di Mimika

Berita Terbaru