Tim Penggerak PKK Manokwari Targetkan Penanganan Stunting di Kelurahan Sanggeng

Jumat, 17 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Tim Penggerak PKK Manokwari, Provinsi Papua Barat, Febelina Wondiwoy

Ketua Tim Penggerak PKK Manokwari, Provinsi Papua Barat, Febelina Wondiwoy

MANOKWARI – Ketua Tim Penggerak PKK Manokwari, Provinsi Papua Barat, Febelina Wondiwoy, menyampaikan akan menangani sejumlah anak yang menderita Stunting di Kelurahan Sanggeng, Distrik Manokwari Barat.

Febelina menyebutkan, pihaknya akan mendata dan memeriksa ulang data penderita stunting di wilayah Puskesmas Sanggeng.

“Di Puskesmas Sanggeng, itu ada 30 anak penderita stunting yang akan kami tindaklanjuti dalam waktu yang tidak terlalu lama,” ujarnya saat ditemui di Gedung Dewan Perwakilan Daerah Persatuan Wanita Kristen Indonesia Papua Barat, Jumat (17/3/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tindak lanjut itu akan dikerjakan bersama petugas Puskesmas Sanggeng dan ahli gizi serta tim medis yang ada di Kelurahan Sanggeng.

Baca Juga :  Puluhan Orang di Mimika Barat Terjangkit Penyakit Kusta

Untuk 30 anak penderita stunting, nantinya dilakukan pengukuran ulang. Kemudian di data sesuai nama dan alamat (by name, by address).

Langkah itu serupa dengan yang dikerjakan pada proyek penanganan stunting di Kelurahan Sowi di Distrik Manokwari Selatan.

Saat meresmikan pilot proyek penanganan stunting pada Oktober 2023, terdapat 31 anak penderita stunting di Kelurahan Sowi.

Pilot proyek yang dikerjakan selama 90 hari akhirnya berhasil menurunkan angka penderita stunting. Kini, hanya tersisa satu orang.

“Anak tersebut diketahui memiliki riwayat penyakit lainnya, yakni TBC,” jelas dia.

Baca Juga :  Kadistrik Kuala Kencana Buka Suara Soal Kepemilikan Tanah Kantor Distrik

Setidaknya terdapat 15 Puskesmas di Kabupaten Manokwari disertai 200 lebih Posyandu. Pencegahan stunting dipastikan akan dilakukan di tempat-tempat tersebut melalui kader.

Tim Penggerak PKK Manokwari berjanji untuk terus memprioritaskan penanganan stunting yang masuk dalam agenda nasional.

Dalam Pencanangan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 51 Tahun 2023, Tim Penggerak PKK Manokwari juga membagikan 500 kilogram gula pasir, 500 kilogram kacang hijau, dan 250 kaleng susu.

Bahan-bahan untuk meningkatkan nutrisi bagi anak penderita stunting itu diberikan pada perwakilan Posyandu yang hadir.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asap Karhutla Ancam Kelompok Rentan, Amungsa Cares Papua Imbau Penggunaan Masker
Kabut Asap Picu Kenaikan Kasus ISPA di Mimika, Dinkes Catat Lebih dari 63 Ribu Penderita
Kasus Malaria Puskesmas Timika Naik 6,4 Persen, Pemeriksaan Diperluas
Dinas Kesehatan Mimika Bekali Kader Posyandu Deteksi Dini Penyakit Balita
Mimika Raih Penghargaan Program 3 Juta Rumah dari Kemendagri, Dapat Kuota Bedah 300 Rumah
Bupati Mimika Lantik 80 Anggota TRC, Wujud Siaga Bencana
Jawaban Bupati Johannes Rettob atas Catatan Tujuh Fraksi DPRK Mimika
Cegah Potensi Konflik Tapal Batas, Pemkab Mimika Wacanakan Pemekaran Distrik Baru

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:02 WIT

Asap Karhutla Ancam Kelompok Rentan, Amungsa Cares Papua Imbau Penggunaan Masker

Rabu, 30 September 2026 - 16:58 WIT

Kabut Asap Picu Kenaikan Kasus ISPA di Mimika, Dinkes Catat Lebih dari 63 Ribu Penderita

Rabu, 30 September 2026 - 16:02 WIT

Kasus Malaria Puskesmas Timika Naik 6,4 Persen, Pemeriksaan Diperluas

Selasa, 29 September 2026 - 20:24 WIT

Dinas Kesehatan Mimika Bekali Kader Posyandu Deteksi Dini Penyakit Balita

Selasa, 29 September 2026 - 20:15 WIT

Mimika Raih Penghargaan Program 3 Juta Rumah dari Kemendagri, Dapat Kuota Bedah 300 Rumah

Berita Terbaru