Pembakaran Sekolah dan Rentetan Tembakan KKB Warnai Bentrok di Puncak

Endy Langobelen

Kamis, 10 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak api melahap bangunan SMA Negeri 1 Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Facebook @Pa Pi To)

Tampak api melahap bangunan SMA Negeri 1 Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Facebook @Pa Pi To)

PUNCAK – Bentrokan di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, antara Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Kelenak Murib dan tim pemenangan pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Puncak, Elvis Tabuni dan Naftali Akwal, diwarnai pembakaran bangunan SMA Negeri 1, Selasa (8/10/2024).

Kapolres Puncak, Kompol I Nyoman Punia, menjelaskan bahwa kebakaran bangunan SMA Negeri 1 Sinak terjadi pukul 19.20 WIT. Kebakaran tersebut, kata Kapolres, disertai dengan rentetan tembakan dari KKB pimpinan Kalenak Murib.

“Di mana saat api membesar masih disertai dengan tembakan oleh KKB pimpinan Kalenak Murib CS,” ujar Kapolres dalam keterangan tertulisnya, Kamis (10/10/2024).

Kapolres melanjutkan, ketika api mulai menjalar ke beberapa bangunan lainnya, para personel Polsek Sinak melakukan steling (posisi siaga bertahan).

“Tidak lama dari itu, api mulai mereda dan sudah tidak terdengar bunyi tembakan, tetapi Personil Polsek Sinak harus tetap siaga di posisi masing-masing,” tuturnya.

“Adapun pembakaran gedung SMA N 1 Sinak berkaitan dengan perihal masalah miskomunikasi, dan sampai dengan saat ini, situasi di Wilayah Sinak sedang rawan siaga,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kapolres Puncak, Kompol I Nyoman Punia, menjelaskan bahwa peristiwa bentrokan ini berkaitan dengan pelaksanaan acara bakar batu yang dilakukan oleh Tim Pemenangan Paslon Elvis Tabuni pada pukul 13.45 WIT di Kampung Gigobak.

Baca Juga :  Seorang Pria Mengaku Simpatisan OPM Serahkan Senpi dan Amunisi, TPNPB: Bukan Anggota Kami

“Di mana dalam agenda tersebut, terjadi miskomunikasi antara panitia pelaksana dengan Kelompok Kriminal Bersenjata Basis sinak yang juga memonitor kegiatan tersebut sehingga terjadi keributan (saling lempar batu),” jelasnya.

Ia menambahkan, miskomunikasi antara kedua belah pihak ini disebabkan oleh KKB pimpinan Kalenak Murib yang meminta uang, tetapi tidak dipenuhi oleh pihak pelaksana sehingga terjadi saling lempar batu dan mengakibatkan adanya korban dari kedua belah pihak.

“Untuk saat ini, personel Polsek Sinak tengah mengambil langkah-langkah antisipatif guna mencegah korban maupun hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.


Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sadis! Pria di Mimika Tewas Ditembus Belasan Anak Panah
Polisi Pastikan Tak Ada Pengungsian di Kapiraya
Polisi Bongkar Jaringan Amunisi Ilegal di Jayapura, 4 Tersangka Diamankan
Pendulang Blokir Jalan, Polisi Siap Jembatani Audiensi ke DPRK Mimika
Modus FG Terkuak: Sasar Perempuan Sendiri, Biayai Hidup dari Hasil Jambret di Timika
Polisi Bekuk Spesialis Curas dan Asusila, Beraksi di 16 Titik Mimika
Polisi Bongkar Jaringan Pembelian Senjata untuk KKB, 5 Orang Jadi Tersangka
Razia KM Sirimau di Pelabuhan Pomako, Aparat Gabungan Sita 280 Liter Sopi

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 14:40 WIT

Sadis! Pria di Mimika Tewas Ditembus Belasan Anak Panah

Sabtu, 28 Maret 2026 - 18:33 WIT

Polisi Pastikan Tak Ada Pengungsian di Kapiraya

Sabtu, 28 Maret 2026 - 01:07 WIT

Polisi Bongkar Jaringan Amunisi Ilegal di Jayapura, 4 Tersangka Diamankan

Selasa, 24 Maret 2026 - 23:28 WIT

Pendulang Blokir Jalan, Polisi Siap Jembatani Audiensi ke DPRK Mimika

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:17 WIT

Modus FG Terkuak: Sasar Perempuan Sendiri, Biayai Hidup dari Hasil Jambret di Timika

Berita Terbaru

Seorang pria ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan sejumlah anak panah tertancap di tubuhnya di Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah, pada Minggu (29/3/2026) dini hari. (Foto: Istimewa)

Hukrim

Sadis! Pria di Mimika Tewas Ditembus Belasan Anak Panah

Minggu, 29 Mar 2026 - 14:40 WIT

Situasi di Distrik Kapiraya, Kabupaten Deiyai, Papua Tengah. dok. Istimewa

Utama

Polisi dan Warga Beda Versi soal Situasi Kapiraya

Sabtu, 28 Mar 2026 - 19:45 WIT

Kapolsek Mimika Barat Inspektur Polisi Dua Muhamad Yani, berdialog dengan warga di Kapiraya, Mimika Barat Tengah. dok. Polsek Mimika Barat

Hukrim

Polisi Pastikan Tak Ada Pengungsian di Kapiraya

Sabtu, 28 Mar 2026 - 18:33 WIT