Dinas PUPR Mimika Gelar Seminar Akhir Perencanaan Pengendalian Abrasi Kokonao

Ahmad

Kamis, 5 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pelaksanaan seminar akhir perencanaan bangunan pengendali pantai di ruang rapat Hot k Horison Ultima, Jalan, Hassanudin, Mimika, Papua Tengah. (Foto: Galeri Papua/Wahyu)

i

Suasana pelaksanaan seminar akhir perencanaan bangunan pengendali pantai di ruang rapat Hot k Horison Ultima, Jalan, Hassanudin, Mimika, Papua Tengah. (Foto: Galeri Papua/Wahyu)

MIMIKA – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Mimika melaksanakan seminar akhir pembahasan perencanaan bangunan pengendali pantai/abrasi di Distrik Mimika Barat, tepatnya di kota tua Kokonao.

Seminar akhir yang dibuka oleh Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mimika, Dominggus Robert Mayaut, ini berlangsung di Hotel Horison Ultima, Jalan Hasanuddin, Timika, Papua Tengah, Kamis (5/12/2024).

Dalam sambutannya, Robert menjelaskan bahwa seminar ini merupakan langkah penting dalam upaya melindungi wilayah pesisir Kabupaten Mimika, khususnya Distrik Mimika Barat dari ancaman abrasi.

Robert mengatakan, dengan garis pantai yang luas dan kekayaan sumber daya alam yang melimpah, Kabupaten Mimika kini menghadapi tantangan besar terkait perubahan lingkungan dan dampak abrasi.

Kata Robert, abrasi tak hanya mengancam kelestarian lingkungan, tetapi juga berdampak pada kehidupan masyarakat pesisir, terutama dalam hal ekonomi, sosial, dan budaya mereka.

Baca Juga :  Awal Tahun 2025, Stok BBM di Mimika Terpantau Aman

Oleh karena itu, menurutnya, perencanaan yang matang serta solusi yang tepat sangat diperlukan untuk menindaklanjuti persoalan tersebut.

Seminar akhir ini dimaksudkan agar bagaimana menghasilkan dokumen perencanaan pengendalian abrasi pantai atau sungai yang dapat menjadi pedoman dalam pelaksanaan upaya penanganan pantai akibat abrasi dan erosi pantai di Kokonao.

Selain itu, juga agar memperoleh dokumen gambaran terhadap pengendalian abrasi pantai, rencana desain, struktur dan konstruksi bangunan, rencana pembiayaan, pelaksanaan dan pemeliharaan, bangunan pengendali abrasi pantai di Kokonao.

“Saya sangat mengapresiasi komitmen dari seluruh pihak, baik pemerintah, akademisi, praktisi, dan masyarakat yang telah berkontribusi dalam proses perencanaan bangunan pengendali pantai ini,” tuturnya.

Baca Juga :  Menuju Digitalisasi Pelayanan, Mimika Siapkan Audit ISO untuk Seluruh OPD

Robert melanjutkan, seminar ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya abrasi pantai di Kokonao. Kemudian, juga untuk merencanakan upaya pencegahan dan pengendalian abrasi pantai dan sungai dengan kondisi dan karakteristik di pantai sehingga dapat meminimalisir kerusakan yang terjadi akibat abrasi dan erosi.

Untuk diketahui, abrasi di ibu kota Distrik Mimika Barat, Kokonao, terjadi karena tekanan muka air laut saat pasang (arus sungai).

Untuk itu, bangunan pengendali pantai yang direkomendasikan untuk melindungi Kokonao dari abrasi adalah seawall yang mudah dikerjakan karena tanah di wilayah Kokonao merupakan tanah pasir yang berlempung.

Kemudian, bangunan yang tidak membutuhkan penggunaan alat berat dengan memanfaatkan material lokal yang tersedia, serta murah, efisien, dan menghasilkan nilai estetika yang baik.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRIDA Mimika Buka Akses Riset Daerah, Gandeng Perguruan Tinggi Lokal
BRIDA serta Kementerian Haji dan Umrah Resmi Gabung MPP Mimika
Pembagian DPA Pemkab Mimika Direncanakan Bersamaan Pelantikan Pejabat
Kick Off RKPD 2027 Resmi Dimulai, Mimika Fokus Pendidikan hingga Ketahanan Pangan
BRIDA Mimika Mulai Aktif, Siap Buka Layanan Riset dan Inovasi di MPP
Terima Keluhan Warga, Kadistrik Wania Janji Bawa Masalah Infrastruktur ke Pemkab
Jembatan Rusak di Distrik Tembagapura, Ini Tanggapan Kadis PUPR
Sejumlah Pejabat Eselon Pemkab Mimika Dilantik, Bupati John Tegaskan Hal Ini

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 19:58 WIT

BRIDA serta Kementerian Haji dan Umrah Resmi Gabung MPP Mimika

Selasa, 27 Januari 2026 - 07:56 WIT

Pembagian DPA Pemkab Mimika Direncanakan Bersamaan Pelantikan Pejabat

Senin, 26 Januari 2026 - 16:01 WIT

Kick Off RKPD 2027 Resmi Dimulai, Mimika Fokus Pendidikan hingga Ketahanan Pangan

Senin, 26 Januari 2026 - 15:57 WIT

BRIDA Mimika Mulai Aktif, Siap Buka Layanan Riset dan Inovasi di MPP

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:12 WIT

Terima Keluhan Warga, Kadistrik Wania Janji Bawa Masalah Infrastruktur ke Pemkab

Berita Terbaru

Solidaritas Merauke melakukan aksi spontan pada saat pelaksanaan Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Hiad Sai, Merauke, Papua Selatan, Jumat (30/1/2026). (Foto: Istimewa/Solidaritas Merauke)

Suara

Solidaritas Merauke Desak Gereja Suarakan Penghentian PSN

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:32 WIT