Faktor Keamanan, 5 Kabupaten di Papua Tengah Terlambat Rekapitulasi Suara

Endy Langobelen

Senin, 9 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Alfred Papare. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Alfred Papare. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

MIMIKA – Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Alfred Papare, mengatakan ada empat kabupaten di Provinsi Papua Tengah yang mengalami keterlambatan dalam melakukan pleno rekapitulasi suara Pilkada 2024 tingkat kabupaten.

Hal itu ia sampaikan kepada wartawan usai memantau pelaksanaan pleno rekapitulasi suara di GOR Futsal, Jalan Poros SP2-SP5, Timika, Papua Tengah, Senin (9/12/2024).

“Jadi, untuk kita di Provinsi Papua Tengah, dari 8 kabupaten, ada 5 kabupaten yang dianggap sedikit bermasalah karena terlambat menyelesaikan pleno, termasuk Mimika,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tapi hari ini, kalau Mimika selesai berarti masih sisa 4 kabupaten yang belum melaksanakan atau belum tuntas menyelesaikan pleno tingkat kabupaten,” imbuhnya.

Keempat kabupaten tersebut, kata Papare, yaitu Kabupaten Intan Jaya, Puncak, Puncak Jaya, dan Paniai.

Baca Juga :  TPNPB Bertanggung Jawab atas Serangan di Intan Jaya, Klaim 2 Aparat Tertembak

Dikatakan, pihaknya pun masih menunggu keputusan dan petunjuk dari KPU Provinsi Papua Tengah mengenai persoalan keterlambatan ini.

“Semoga hari ini ada petunjuk atau keputusan dari KPU provinsi terkait pelaksanaan pleno itu. Apakah nanti tetap dilaksanakan di tempatnya atau mungkin akan dialihkan ke tempat yang netral. Kita pihak keamanan siap saja petunjuk KPU seperti apa, kita tugasnya mengamankan kegiatan itu,” tuturnya.

Lebih lanjut Kapolda menjelaskan bahwa keterlambatan yang terjadi sebagian besar dikarenakan persoalan keamanan di mana beberapa kabupaten mengalami konflik antar pendukung pasangan calon (Paslon).

Untuk di Kabupaten Intan Jaya, konflik terjadi antara pendukung Paslon 01 dan 03 sehingga mengakibatkan ratusan korban luka-luka.

Baca Juga :  Kantor BKPSDM Paniai Papua Tengah Hangus Terbakar

Meski demikian, Kapolda menyebut situasi ketegangan di Sugapa telah berangsur reda dan kembali kondusif. Pihaknya juga sudah melakukan penebalan pasukan dengan mengerahkan 30 personel tambahan dari Polda Papua Tengah ke Sugapa, Intan Jaya.

Saat ini, kata dia, Pemerintah Daerah bersama TNI-Polri sedang turun ke masyarakat yang terlibat konflik untuk mengevakuasi para korban guna mendapatkan perawatan medis.

“Pak Sekda sudah ada di Sugapa bersama-sama dengan teman-teman dari TNI-Polri untuk mengimbau yang perlu dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis segera di sampaikan atau dilaporkan. Jadi, sekarang sudah tiga flight. Kalau gak salah, tadi disampaikan korban-korban diturunkan ke Timika dan Nabire,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPBU SP 2 Disanksi, DPRK Mimika Wanti-wanti Penimbunan Pertalite
Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite di SPBU SP2 Mimika, Ini Penyebabnya
Satgas Damai Cartenz Ringkus Pemasok Senjata Ilegal KKB di Jayapura
DPRK Mimika Usulkan Perda Pendidikan, Jamin Kelanjutan Kuliah Lulusan SMA
Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA
Kejari Mimika Sita Rp300 Juta dalam Penyidikan Dugaan Korupsi Proyek Pembukaan Lahan
Operasi Kogabwilhan III Selama 6 Bulan: 47 Senpi dan 3.000 Batang Ganja Disita
TNI Perkuat Pengamanan Bandara Perintis Papua Usai OPM Bakar Pesawat dan Bunuh Pilot

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:58 WIT

SPBU SP 2 Disanksi, DPRK Mimika Wanti-wanti Penimbunan Pertalite

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:47 WIT

Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite di SPBU SP2 Mimika, Ini Penyebabnya

Kamis, 9 Juli 2026 - 00:43 WIT

Satgas Damai Cartenz Ringkus Pemasok Senjata Ilegal KKB di Jayapura

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:22 WIT

DPRK Mimika Usulkan Perda Pendidikan, Jamin Kelanjutan Kuliah Lulusan SMA

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:09 WIT

Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi (kiri), dan Vice President Government Relations PT Freeport Indonesia, Lenny Josephina (kanan), menandatangani Berita Acara Serah Terima hibah 11 kilometer pipa HDPE di area operasional dataran rendah PTFI, Mile 34, Mimika, Papua Tengah, Kamis, 9 Juli 2026. Dok. PTFI

Freeport

PTFI Serahkan Hibah 11 Km Pipa HDPE ke Pemkab Mimika

Jumat, 10 Jul 2026 - 14:39 WIT