Demo di Kantor KPU Mimika, Ketua Tim Pemenangan AIYE Beri Pernyataan Keras

Endy Langobelen

Rabu, 11 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Tim Pemenangan AIYE, Nalio Jangkup, membawakan orasi dalam aksi demo damai di depan Kantor KPU Mimika, Jalan Hasanudin, Timika, Papua Tengah, Rabu (11/12/2024). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Ketua Tim Pemenangan AIYE, Nalio Jangkup, membawakan orasi dalam aksi demo damai di depan Kantor KPU Mimika, Jalan Hasanudin, Timika, Papua Tengah, Rabu (11/12/2024). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

MIMIKA – Massa pendukung pasangan calon (Paslon) nomor urut 03, Alexsander Omaleng dan Yusuf Rombe Pasarrin (AIYE), menggelar aksi demo damai di depan Kantor KPU Mimika, Jalan Hasanudin, Timika, Papua Tengah, Rabu (11/12/2024).

Dalam aksi tersebut, Ketua Tim Pemenangan AIYE, Nalio Jangkup, melontarkan pernyataan-pernyataan keras atas dugaan ketidakadilan yang dilakukan oleh KPU dan Bawaslu Mimika terhadap Paslon AIYE.

Menurut Nalio, KPU dan Bawaslu telah melakukan kecurangan dengan mengambil suara milik AIYE dari beberapa distrik yang merupakan basis AIYE untuk diberikan kepada Paslon lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini, kita di sini melakukan aksi karena suara AIYE yang begitu banyak dirampok oleh KPU dan Bawaslu dan diberikan kepada pasangan yang lain,” ujar Nalio saat berorasi.

Tak hanya itu, Nalio juga kecewa lantaran KPU dan Bawaslu tidak mengusut dugaan penggunaan sistem noken yang terjadi di Distrik Agimuga. Padahal Mimika jelas-jelas tidak lagi diperbolehkan menggunakan sistem noken.

Baca Juga :  Polres Mimika Musnahkan BB Sabu Sebanyak 37,46 Gram

“Kenapa Agimuga dilindungi, sedangkan tempat suara kita menang malah suara kita dihancurkan oleh Bawaslu dan KPU,” tandasnya.

Atas dasar itu, Nalio dengan tegas menolak keputusan hasil perolehan suara yang ditetapkan KPU pada Senin (9/12/2024) malam lalu di GOR Futsal, Jalan Poros SP2-SP5, Timika, Papua Tengah.

“Hari ini, kami mau sampaikan bahwa kami akan melawan itu sampai suara kami dikembalikan. Tidak akan ada pelantikan di Kabupaten Mimika. Kita kumpulkan semua, siapkan kekuatan masyarakat, Amungme-Kamoro harus kawal itu,” tuturnya.

“Belum jadi pemimpin saja dia sudah mencuri, apalagi besok setelah memimpin, bahkan uang dirampas. Besok Amungme Kamoro kamu habis,” kata Nalio keras.

Baca Juga :  Diancam KKB, Ratusan Warga Puncak Mengungsi Minta Pertolongan Aparat

Dia menegaskan, jika Bawaslu dan KPU tidak menindaklanjuti tuntutan massa, maka pihaknya tidak akan membiarkan adanya pelantikan bupati dan wakil bupati di Kabupaten Mimika.

“Tidak ada pelantikan, kamu enak-enak mau ada pelantikan di sini. Kita tetap akan kawal itu, kacau-kacau, perang-perang. Kita tunggu keputusan dari Bawaslu dan KPU, kita akan kasih hancurkan kabupaten ini. Suara kita saja dihancurkan, kenapa kita mau diam. Kita akan lawan sampai suara kita dikembalikan,” tuturnya.

“Sekarang kita pulang kumpul kekuatan, apapun segala cara akan kita lakukan. Tidak ada pelantikan di kabupaten ini. Siapkan semua sampai kita dapat jawaban suara kita itu kemana? Suara di Tembagapura dikemanakan? Kwamki dikemanakan? Suruh pemilihan ulang. Kita diteror, kita dipanah, itu yang kamu mau diam? Kita tetap akan lawan,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Enam Tahun Kematian Pendeta Yeremia, KontraS Pertanyakan Rantai Komando
Kepala Suku Makuba Bagikan Bibit Cabai untuk Perkuat Pangan Lokal Papua
Pelecehan Seksual Berulang di Jayapura, Mengapa Korban Belum Terlindungi?
Ahli Pers Minta Sengketa Bupati Mimika dan Media Ditempuh Lewat UU Pers
Keluarga Korban Pembunuhan di Mimika Desak Polisi dan Kejaksaan Beri Kepastian Hukum
Tahun Ini Korban Konflik Bersenjata di Papua Tembus 163 Orang, Komnas HAM Minta Presiden Bentuk Tim Khusus
Saat Gereja dan Daerah Desak Presiden Prabowo Evaluasi Penanganan Konflik di Papua
Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 13:39 WIT

Enam Tahun Kematian Pendeta Yeremia, KontraS Pertanyakan Rantai Komando

Rabu, 23 September 2026 - 20:12 WIT

Kepala Suku Makuba Bagikan Bibit Cabai untuk Perkuat Pangan Lokal Papua

Selasa, 22 September 2026 - 19:41 WIT

Pelecehan Seksual Berulang di Jayapura, Mengapa Korban Belum Terlindungi?

Senin, 21 September 2026 - 19:31 WIT

Ahli Pers Minta Sengketa Bupati Mimika dan Media Ditempuh Lewat UU Pers

Minggu, 20 September 2026 - 23:38 WIT

Keluarga Korban Pembunuhan di Mimika Desak Polisi dan Kejaksaan Beri Kepastian Hukum

Berita Terbaru

Suasana workshop yang diselenggarakan oleh LMA Tsingwarop di Ballroom Hotel Horison Diana Timika, Jumat (25/9/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Organisasi

Kedaulatan Masyarakat Adat Tsingwarop di Tengah Arus Investasi

Jumat, 25 Sep 2026 - 18:43 WIT

Suasana kegiatan penyusunan analisis laporan pertanggungjawaban APBD 2026 di Aula Kantor BPKAD Mimika. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Pemerintahan

BPKAD Mimika Dorong APBD Tak Berhenti pada Serapan Anggaran

Jumat, 25 Sep 2026 - 17:34 WIT