Aliansi Pemuda Amungsa Ancam Mogok Sipil Terkait Formasi CPNS 2024 Khusus Amungme dan Kamoro

Endy Langobelen

Senin, 16 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Aliansi Pemuda Amungsa (APA) Kabupaten Mimika, Hellois M. Kemong. (Foto: Istimewa/Dok. APA)

Ketua Aliansi Pemuda Amungsa (APA) Kabupaten Mimika, Hellois M. Kemong. (Foto: Istimewa/Dok. APA)

MIMIKA — Ketua Aliansi Pemuda Amungsa (APA) Kabupaten Mimika, Hellois M. Kemong, dengan tegas menyampaikan ultimatum kepada Pemerintah Kabupaten Mimika terkait ketidakjelasan realisasi formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2024 yang dikhususkan untuk Orang Asli Papua (OAP) suku Amungme dan Kamoro.

Dalam pernyataan resminya pada Senin (16/6/2024), Hellois menyoroti lambatnya proses tindak lanjut terhadap kuota formasi CPNS yang sebelumnya berjumlah 280, dan saat ini telah ditambah menjadi 315 formasi khusus untuk OAP Amungme dan Kamoro.

Ia mempertanyakan keseriusan pemerintah daerah, termasuk Bupati dan Wakil Bupati Mimika, DPRK Kabupaten Mimika, serta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Mimika, dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat adat.

“Sudah lebih dari satu tahun kami menunggu kepastian, tetapi belum ada kejelasan dari pihak pemerintah. Jika aspirasi anak daerah terus diabaikan, maka kami akan mengambil tindakan tegas berupa mogok sipil,” tegas Hellois.

Menurutnya, aksi tersebut akan dilandasi oleh surat perjanjian yang telah disepakati antara pihak BKPSDM Mimika dengan Aliansi Pemuda Amungsa pada pertemuan yang berlangsung di SMP Negeri 2 Mimika bulan lalu. Surat perjanjian tersebut dinilai sebagai bukti komitmen yang kini diabaikan oleh pihak pemerintah.

Hellois juga menyampaikan kekecewaannya atas ketidakhadiran Kepala Dinas BKPSDM dan Sekretaris Kabid dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi I DPRK Mimika pada Senin, 2 Juni 2025 lalu.

“Kami sudah hadir dan menyampaikan aspirasi, tetapi pejabat yang bersangkutan tidak hadir tanpa penjelasan yang jelas. Maka pertemuan kami tunda dan aspirasi kami hanya diterima oleh DPRK,” ujarnya.

Baca Juga :  YPKB Dongkrak Kemampuan Anak-anak Suku Kamoro Lewat Pendidikan

Aliansi Pemuda Amungsa memberi tenggat waktu hingga akhir pekan ini. Jika dalam waktu tersebut tidak ada pemanggilan resmi dari pihak BKPSDM atau tindak lanjut atas aspirasi yang disampaikan, maka mereka menyatakan siap untuk memobilisasi massa dan melaksanakan mogok sipil.

“Kami ini anak-anak asli pemilik daerah. Jangan coba-coba bermain-main dengan nasib kami. Mantan Kepala Dinas BKPSDM pun harus bertanggung jawab atas keterlambatan ini,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Kabupaten Mimika dan BKPSDM belum memberikan keterangan resmi atas tuntutan yang disampaikan oleh Aliansi Pemuda Amungsa.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rapper Cilik Nachyta Wakili Mimika di Expo Nasional Batam, Harap Dukungan Pemkab
Kepala Suku di Puncak Ajak Warga Jaga Keamanan Demi Masa Depan Pendidikan Anak
Silaturahmi dan Penyaluran Sembako, Tokoh Adat Puncak Dukung Bupati Jaga Keamanan demi Pembangunan
Mahasiswa Papua Gelar Panggung Rakyat, Tolak PSN dan Militerisme
CSR Freeport Disorot, Masyarakat Tsinga, Banti dan Aroanop Dinilai Masih Tertinggal
Mamberamo Raya: Warga Anggreso Desak Pemprov Papua Bangun Jalan ke Sarmi
Dewan Adat Daerah Mimika Desak Kejari Usut Tuntas Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah di Hoya
Mimika: Tumpukan “Sampah” Regulasi, Program Inovasi, dan Kampanye Lingkungan

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:28 WIT

Rapper Cilik Nachyta Wakili Mimika di Expo Nasional Batam, Harap Dukungan Pemkab

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:50 WIT

Kepala Suku di Puncak Ajak Warga Jaga Keamanan Demi Masa Depan Pendidikan Anak

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:21 WIT

Silaturahmi dan Penyaluran Sembako, Tokoh Adat Puncak Dukung Bupati Jaga Keamanan demi Pembangunan

Minggu, 28 Juni 2026 - 02:53 WIT

Mahasiswa Papua Gelar Panggung Rakyat, Tolak PSN dan Militerisme

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:31 WIT

CSR Freeport Disorot, Masyarakat Tsinga, Banti dan Aroanop Dinilai Masih Tertinggal

Berita Terbaru

Barang bukti yang berhasil diamankan oleh Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 725/Woroagi Komando Operasi (Koops) TNI Habema, Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 725/Woroagi Komando Operasi (Koops) TNI Habema, Senin, 13 Juli 2026. (Foto: Istimewa)

Hukrim

5.000 Batang Ganja Berhasil Diungkap Koops TNI Habema

Sabtu, 18 Jul 2026 - 13:56 WIT