Silaturahmi dan Penyaluran Sembako, Tokoh Adat Puncak Dukung Bupati Jaga Keamanan demi Pembangunan

Endy Langobelen

Selasa, 7 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan silaturahmi yang dirangkaikan dengan penyaluran bantuan sembako kepada warga di Ilaga, Kabupaten Puncak, Selasa (7/7/2026). (Foto: Istimewa)

Kegiatan silaturahmi yang dirangkaikan dengan penyaluran bantuan sembako kepada warga di Ilaga, Kabupaten Puncak, Selasa (7/7/2026). (Foto: Istimewa)

PUNCAK – Komitmen menjaga keamanan dan memperkuat persatuan masyarakat kembali ditegaskan dalam kegiatan silaturahmi yang dirangkaikan dengan penyaluran bantuan sembako kepada warga di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Selasa (7/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Puncak, tokoh adat, dan masyarakat untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif sebagai fondasi utama keberlanjutan pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan itu, perwakilan Suku Besar Abelom Kogoya mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan bersama-sama menciptakan stabilitas keamanan di Kabupaten Puncak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya berbicara sebagai kepala suku di Kabupaten Puncak. Apabila keamanan tetap terjaga dan daerah ini aman, maka aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan baik, termasuk distribusi kebutuhan pokok kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut Abelom, keamanan menjadi faktor penting yang menentukan kelancaran aktivitas masyarakat, mulai dari pelayanan publik, distribusi logistik hingga pelaksanaan berbagai program pembangunan daerah.

Ia menegaskan bahwa seluruh masyarakat memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga stabilitas keamanan demi masa depan Kabupaten Puncak yang lebih baik.

Baca Juga :  Unjuk Rasa & Tutup Kantor PT PJP, Ini Sejumlah Tuntutan dari Supplier 7 Suku

“Jaminan keamanan kita adalah negara. Karena itu mari kita bersama-sama menjaga Kabupaten Puncak agar tetap aman. Dengan keamanan yang terpelihara, masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang, pelayanan pemerintah berjalan, dan pembangunan dapat terus dilaksanakan,” ujarnya.

Abelom juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh tindakan-tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan maupun menghambat proses pembangunan yang sedang berjalan.

Menurutnya, kondisi yang aman akan memberikan ruang bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari dengan nyaman sekaligus membuka peluang bagi peningkatan kesejahteraan.

“Yang dibutuhkan masyarakat adalah kedamaian. Jika daerah aman, anak-anak dapat bersekolah, masyarakat dapat bekerja dan berkebun, serta pembangunan dapat memberikan manfaat bagi seluruh warga,” ujarnya.

Pernyataan tersebut sekaligus memperkuat ajakan Bupati Puncak, Elvis Tabuni, yang sebelumnya disampaikan saat peringatan HUT Bhayangkara ke-80 di Polres Puncak pada 1 Juli 2026.

Dalam arahannya, Bupati Elvis Tabuni menegaskan bahwa kepala suku merupakan ujung tombak pemerintah dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Jelang Natal, Warga Giarek–Wosak Nduga Mengungsi, DPR Minta TNI Ditarik

Karena itu, ia berharap para kepala suku terus membangun koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat di wilayah masing-masing.

Bupati juga menilai peran tokoh adat sangat strategis dalam memberikan pembinaan kepada masyarakat, menyelesaikan berbagai persoalan melalui musyawarah, serta mengajak masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan mendukung pembangunan daerah.

Melalui kegiatan silaturahmi dan penyaluran bantuan sembako tersebut, dukungan tokoh adat terhadap ajakan pemerintah daerah kembali diperlihatkan.

Sinergi antara pemerintah, tokoh adat, aparat keamanan, dan masyarakat diharapkan semakin memperkuat persatuan serta menciptakan situasi yang kondusif sehingga pelayanan publik dan pembangunan di Kabupaten Puncak dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Menutup penyampaiannya, Abelom kembali mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan demi kemajuan Kabupaten Puncak.

“Mari kita bergandengan tangan menjaga Kabupaten Puncak. Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan persatuan dan kerja sama yang baik, Kabupaten Puncak akan tetap aman, damai, dan pembangunan dapat terus berjalan demi kesejahteraan masyarakat,” pungkas Abelom.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringati 4 Tahun Kasus Mutilasi di Mimika, Keluarga Korban: Jangan Beri Remisi Pelaku!
Komunitas Ojol Jayapura Nyatakan Dukungan terhadap Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
Sambangi DPRK, Amungsa Foundation dan UNICEF Dorong Perda Malaria di Mimika
Terancam Diusir, Mahasiswa Papua di Bali Desak Pemprov Segera Bayar Sewa Asrama
Ketua LMA Tsingwarop Kritik Menteri HAM soal Divestasi 10% Freeport: Jangan Mengurus yang Tak Dipahami Utuh
LBH TPRA Sebut Penangkapan 21 Aktivis di Mimika Langgar Prosedur Hukum
KNPB Mimika Suarakan Perdamaian dan Perlindungan Warga Sipil di Papua
HAPAK Tagih Janji Bupati Mimika soal PT MAS: “Tidak Boleh Jadikan Amungme-Kamoro Penonton!”

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:25 WIT

Peringati 4 Tahun Kasus Mutilasi di Mimika, Keluarga Korban: Jangan Beri Remisi Pelaku!

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:39 WIT

Komunitas Ojol Jayapura Nyatakan Dukungan terhadap Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:33 WIT

Sambangi DPRK, Amungsa Foundation dan UNICEF Dorong Perda Malaria di Mimika

Rabu, 19 Agustus 2026 - 03:45 WIT

Terancam Diusir, Mahasiswa Papua di Bali Desak Pemprov Segera Bayar Sewa Asrama

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:56 WIT

Ketua LMA Tsingwarop Kritik Menteri HAM soal Divestasi 10% Freeport: Jangan Mengurus yang Tak Dipahami Utuh

Berita Terbaru