Amarah Pimpinan KKB Kalenak Murib Berujung Maut di Puncak, 3 Orang Meninggal

Jumat, 20 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu korban meninggal dari kekejaman Pimpinan KKB Kelenak Murib di Kampung Lambera, Distrik Yugumoak, Kabupaten Puncak. (Foto: Istimewa/TPNPB-OPM)

Salah satu korban meninggal dari kekejaman Pimpinan KKB Kelenak Murib di Kampung Lambera, Distrik Yugumoak, Kabupaten Puncak. (Foto: Istimewa/TPNPB-OPM)

PUNCAK — Ledakan emosi pribadi Kalenak Murib berubah menjadi tragedi komunal di Kampung Lambera, Distrik Yugumoak, Kabupaten Puncak.

Pada Rabu pagi, 18 Juni 2025, sekitar pukul 09.00 WIT, Kalenak, yang dikenal sebagai pimpinan salah satu faksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), menyerbu kampung itu bersama lebih dari 20 anak buahnya.

Tiga warga sipil tewas, empat lainnya terluka, dan belasan rumah adat dibakar hingga rata dengan tanah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Serangan berdarah itu diduga dipicu persoalan pribadi: kecemburuan. Menurut keterangan saksi yang dihimpun aparat, Kalenak Murib murka setelah mengetahui istri ketiganya menjalin hubungan dengan Minanggen Wijangge, salah satu anggota kelompoknya sendiri.

Baca Juga :  Polisi Olah TKP Keributan yang Berujung Penyerangan Aparat di Mimika

Amarah itu tak tertahan. Ia turun ke Lambera sehari sebelumnya, Selasa sore, membawa sedikitnya empat pucuk senjata laras panjang.

Korban jiwa berjatuhan. Minanggen Wijangge—si pria yang disebut-sebut menjadi pemicu amarah Kalenak—tewas di tempat, bersama dua warga lainnya: Patiago Tabuni dan Oriup Murib.

Empat korban lain menderita luka tembak dan hantaman benda tumpul. Sedikitnya 11 honai dibakar dalam amukan massa bersenjata itu.

Kepolisian bergerak cepat. Tim gabungan Polsek Sinak dan Satgas Operasi Damai Cartenz tiba di lokasi tak lama setelah laporan masuk.

Mereka mengevakuasi korban serta mengevakuasi puluhan warga yang memilih menyelamatkan diri ke Distrik Megeabume dan Sinak.

“Ini adalah aksi biadab yang menyasar warga sipil tak berdosa,” ujar Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigadir Jenderal Polisi Faizal Ramadhani.

Baca Juga :  Pj Bupati Puncak Turun Langsung Redam Konflik di Mimika

Ia menyebut serangan ini sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan. “Kami tidak akan tinggal diam. Pelaku akan dikejar dan ditindak sesuai hukum.”

Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz, Komisaris Besar Polisi Yusuf Sutejo, meminta warga tetap tenang dan tidak terprovokasi.

Aparat, katanya, telah meningkatkan patroli dan koordinasi dengan pemerintah distrik untuk menjamin keamanan warga yang masih bertahan di wilayah sekitar.

Serangan ini menambah daftar panjang kekerasan bersenjata yang menghantui wilayah pegunungan tengah Papua, di mana konflik bersenjata kerap bercampur antara isu separatisme, dendam pribadi, dan perebutan pengaruh antarkelompok.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Operasi Sikat Noken di Mimika: Polisi Sita Sabu, Tembakau Sintetis, dan Sajam
Pelajar 16 Tahun Tewas Dikeroyok di Timika, Dua Pelaku Ditangkap
LBH Tong Pu Ruang Aman Laporkan Dugaan Pemerasan Terkait Mediasi Kasus di Polres Mimika
Tukang Ojek Tewas Dibacok Penumpang di Parit Mimika, Polisi Buru Komplotan Pelaku
Kapolda Papua Tengah Pastikan Penyidikan Kasus Dana Hibah KPU Mimika Tetap Berjalan
Buru Pelaku Kriminal, Polres Mimika Gelar Operasi Sikat Noken
TNI Evakuasi Jenazah Sipil Korban Penembakan di Yahukimo
OPM Klaim Tembak 3 Mata-mata dan 1 Polisi di Yahukimo

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:37 WIT

Operasi Sikat Noken di Mimika: Polisi Sita Sabu, Tembakau Sintetis, dan Sajam

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:26 WIT

Pelajar 16 Tahun Tewas Dikeroyok di Timika, Dua Pelaku Ditangkap

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:15 WIT

LBH Tong Pu Ruang Aman Laporkan Dugaan Pemerasan Terkait Mediasi Kasus di Polres Mimika

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:35 WIT

Tukang Ojek Tewas Dibacok Penumpang di Parit Mimika, Polisi Buru Komplotan Pelaku

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:23 WIT

Kapolda Papua Tengah Pastikan Penyidikan Kasus Dana Hibah KPU Mimika Tetap Berjalan

Berita Terbaru

Anggota Bawaslu Mimika, Diana Dayme menegaskan masyarakat di Distrik Kwamki Narama harus mengawasi jalannya Pemilu disamping menggunakan hak pilih. Pesan itu disampaikan dalam Forum Diskusi Politik

Politik

Bawaslu Mimika: Politik Uang Bikin Sengsara Lima Tahun

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:49 WIT