Penggunaan Identitas Kependudukan Digital di Mimika Tembus 20 Ribu, Disdukcapil: Pelayanan Publik Makin Cepat

Ahmad

Selasa, 26 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Aplikasi KTP Digital.

i

Ilustrasi Aplikasi KTP Digital.

MIMIKA – Jumlah pengguna Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kabupaten Mimika terus meningkat. Hingga Senin (25/8/2025), tercatat sebanyak 20.601 warga telah mengaktivasi KTP Digital.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Mimika, Slamet Sutejo, menyebut capaian ini merupakan kemajuan signifikan dalam pelayanan publik.

“Memang ada peningkatan, total 20.601 masyarakat Mimika yang aktivasi KTP Digital. Ini tentu sangat baik ya dari kecepatan pelayanan publik,” kata Slamet saat ditemui di Timika, Selasa (26/8/2025).

Menurutnya, data administrasi kependudukan (Adminduk) kini semakin terintegrasi dengan berbagai instansi, baik pemerintah daerah, instansi vertikal, maupun sektor swasta. Hal ini membuat pelayanan publik berjalan lebih efektif dan efisien.

Jumlah Penduduk Mimika Terus Bertambah

Berdasarkan data semester I tahun 2025, jumlah penduduk Kabupaten Mimika tercatat sebanyak 320.839 jiwa. Dari jumlah tersebut, penduduk laki-laki sebanyak 168.793 jiwa dan perempuan 152.046 jiwa.

Baca Juga :  Seluruh Fraksi Setuju APBD Perubahan Senilai Rp7,2 Triliun

Jumlah Kartu Keluarga (KK) di Mimika mencapai 91.350. Adapun sebaran penduduk terbanyak berada di Distrik Mimika Baru (145.611 jiwa), disusul Distrik Wania (64.819 jiwa), dan Distrik Kuala Kencana (31.922 jiwa).

Distrik lain yang cukup padat penduduknya yakni Kwamki Narama (13.968 jiwa), Mimika Timur (11.769), Iwaka (11.253), Tembagapura (10.234), serta Mimika Tengah (5.293).

Sementara itu, sejumlah distrik dengan jumlah penduduk relatif sedikit antara lain Mimika Timur Jauh (4.352), Mimika Barat Tengah (3.365), Mimika Barat (2.892), Mimika Barat Jauh (2.776), Alama (2.765), Amar (2.623), Jita (2.192), Jila (2.079), Hoya (1.567), dan Agimuga (1.359).

Baca Juga :  Prabowo Subianto Kunjungi Mimika, Ini Agendanya

Tak Semua Bisa Dipaksakan Digital

Meski pertumbuhan IKD cukup pesat, Slamet menegaskan pemerintah tidak memaksakan seluruh warga segera beralih ke identitas digital.

Beberapa wilayah pesisir dan pegunungan yang belum memiliki akses telekomunikasi masih tetap dilayani dengan KTP Elektronik.

“Apakah semuanya akan kita digitalkan? Semuanya tentu berproses. Tidak semuanya masyarakat kita di pesisir dan pegunungan dipaksakan untuk digital, makanya KTP Elektronik tetap kita layani dan kita tetap terbitkan, tetapi digitalnya tetap berproses,” jelasnya.

Meski begitu, Slamet optimistis digitalisasi kependudukan suatu saat akan menjangkau seluruh wilayah Mimika.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRIDA Mimika Buka Akses Riset Daerah, Gandeng Perguruan Tinggi Lokal
BRIDA serta Kementerian Haji dan Umrah Resmi Gabung MPP Mimika
Pembagian DPA Pemkab Mimika Direncanakan Bersamaan Pelantikan Pejabat
Kick Off RKPD 2027 Resmi Dimulai, Mimika Fokus Pendidikan hingga Ketahanan Pangan
BRIDA Mimika Mulai Aktif, Siap Buka Layanan Riset dan Inovasi di MPP
Terima Keluhan Warga, Kadistrik Wania Janji Bawa Masalah Infrastruktur ke Pemkab
Jembatan Rusak di Distrik Tembagapura, Ini Tanggapan Kadis PUPR
Sejumlah Pejabat Eselon Pemkab Mimika Dilantik, Bupati John Tegaskan Hal Ini

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 19:58 WIT

BRIDA serta Kementerian Haji dan Umrah Resmi Gabung MPP Mimika

Selasa, 27 Januari 2026 - 07:56 WIT

Pembagian DPA Pemkab Mimika Direncanakan Bersamaan Pelantikan Pejabat

Senin, 26 Januari 2026 - 16:01 WIT

Kick Off RKPD 2027 Resmi Dimulai, Mimika Fokus Pendidikan hingga Ketahanan Pangan

Senin, 26 Januari 2026 - 15:57 WIT

BRIDA Mimika Mulai Aktif, Siap Buka Layanan Riset dan Inovasi di MPP

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:12 WIT

Terima Keluhan Warga, Kadistrik Wania Janji Bawa Masalah Infrastruktur ke Pemkab

Berita Terbaru

Solidaritas Merauke melakukan aksi spontan pada saat pelaksanaan Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Hiad Sai, Merauke, Papua Selatan, Jumat (30/1/2026). (Foto: Istimewa/Solidaritas Merauke)

Suara

Solidaritas Merauke Desak Gereja Suarakan Penghentian PSN

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:32 WIT