TNI Berhasil Ikrarkan Tujuh Eks TPNPB-OPM di Puncak

Endy Langobelen

Sabtu, 20 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketuju orang eks TPNPB-OPM Kodap XVII/Sinak mengikuti Acara Ikrar NKRI yang digelar di Kotis Sinak Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Sabtu (20/12/2025). (Foto: Istimewa/Dok. Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya)

Ketuju orang eks TPNPB-OPM Kodap XVII/Sinak mengikuti Acara Ikrar NKRI yang digelar di Kotis Sinak Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Sabtu (20/12/2025). (Foto: Istimewa/Dok. Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya)

PUNCAK – Pendekatan humanis yang dijalankan Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya di bawah Komando Operasi Habema TNI di wilayah pegunungan Papua kembali menunjukkan hasil.

Sebanyak tujuh mantan anggota TPNPB-OPM Kodap XXVII/Sinak secara resmi mengikrarkan setia kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal itu ditandai dengan Acara Ikrar NKRI yang digelar di Kotis Sinak Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Sabtu (20/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prosesi ikrar setia berlangsung khidmat dan disaksikan langsung oleh aparat keamanan serta para tokoh masyarakat setempat.

Dalam pernyataan ikrarnya, ketujuhnya dengan tegas menyatakan kesetiaan kepada NKRI, menolak segala bentuk gerakan separatis, serta berkomitmen mendukung keamanan, ketertiban, dan pembangunan di wilayah Papua, khususnya Distrik Sinak.

Salah satu perwakilan eks OPM, Ungganius Tabuni (Wakola Tabuni), menegaskan bahwa keputusan kembali ke pangkuan NKRI diambil atas kesadaran penuh.

Baca Juga :  Kapal LCT Cita XX yang Hilang Kontak Ternyata Baru Pertama Kali Trip ke Yahukimo

Ia menyampaikan bahwa jalan kekerasan dan perpecahan tidak membawa manfaat bagi masyarakat, melainkan hanya menimbulkan penderitaan dan menghambat kemajuan Papua.

Adapun enam eks anggota TPNPB-OPM lainnya yakni Tenius Tabuni, Apri Murib (alias Abrius Murib), Nomani Murib, Kakai Tabuni (alias Patoron), Kemis Murib (alias Sengki Murib), dan Lola Mayu Murib.

Sebagai informasi, ketujuh eks anggota kelompok bersenjata ini diketahui pernah terlibat dalam aksi pembakaran SMA di Distrik Sinak serta penyanderaan pegawai Puskesmas Sinak Barat pada tahun 2024.

Sementara itu, Komandan Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya, Letkol Inf Dicky Sakti Maulana, menyatakan bahwa kembalinya tujuh eks anggota TPNPB-OPM tersebut merupakan bukti nyata keberhasilan operasi soft power dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis.

“Kepada saudara-saudara kita yang hari ini telah kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya,” ujar Letkol Inf Dicky Sakti Maulana dalam keterangan tertulis yang diterima Galeripapua.com, Sabtu siang.

Baca Juga :  TNI Diserang OPM di Paniai, Kapendam: Tak Ada Korban Jiwa

“Kami berharap ikrar yang diucapkan hari ini dapat membawa perubahan dan pemahaman, serta menjadi contoh bagi pihak lain yang masih tergabung dengan kelompok TPNPB OPM agar tidak kembali ke jalan tersebut,” imbuhnya.

Apresiasi juga disampaikan oleh tokoh masyarakat Distrik Sinak yang diwakili Tinus Talenggeng. Ia berharap ikrar setia ini menjadi contoh nyata bagi pihak lain yang masih bertahan dalam jalan separatisme agar segera kembali dan bersama-sama membangun Papua yang kondusif, sejahtera, dan damai.

Menurutnya, situasi keamanan yang stabil akan memungkinkan masyarakat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa rasa takut dan trauma akibat gangguan serta ancaman kelompok bersenjata

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Pastikan Tak Ada Pengungsian di Kapiraya
Polisi Bongkar Jaringan Amunisi Ilegal di Jayapura, 4 Tersangka Diamankan
Pendulang Blokir Jalan, Polisi Siap Jembatani Audiensi ke DPRK Mimika
Modus FG Terkuak: Sasar Perempuan Sendiri, Biayai Hidup dari Hasil Jambret di Timika
Polisi Bekuk Spesialis Curas dan Asusila, Beraksi di 16 Titik Mimika
Polisi Bongkar Jaringan Pembelian Senjata untuk KKB, 5 Orang Jadi Tersangka
Razia KM Sirimau di Pelabuhan Pomako, Aparat Gabungan Sita 280 Liter Sopi
Olah TKP Penembakan Karyawan Freeport, Polisi Rekonstruksi Tujuh Adegan

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 18:33 WIT

Polisi Pastikan Tak Ada Pengungsian di Kapiraya

Sabtu, 28 Maret 2026 - 01:07 WIT

Polisi Bongkar Jaringan Amunisi Ilegal di Jayapura, 4 Tersangka Diamankan

Selasa, 24 Maret 2026 - 23:28 WIT

Pendulang Blokir Jalan, Polisi Siap Jembatani Audiensi ke DPRK Mimika

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:17 WIT

Modus FG Terkuak: Sasar Perempuan Sendiri, Biayai Hidup dari Hasil Jambret di Timika

Jumat, 20 Maret 2026 - 13:39 WIT

Polisi Bekuk Spesialis Curas dan Asusila, Beraksi di 16 Titik Mimika

Berita Terbaru

Situasi di Distrik Kapiraya, Kabupaten Deiyai, Papua Tengah. dok. Istimewa

Utama

Polisi dan Warga Beda Versi soal Situasi Kapiraya

Sabtu, 28 Mar 2026 - 19:45 WIT

Kapolsek Mimika Barat Inspektur Polisi Dua Muhamad Yani, berdialog dengan warga di Kapiraya, Mimika Barat Tengah. dok. Polsek Mimika Barat

Hukrim

Polisi Pastikan Tak Ada Pengungsian di Kapiraya

Sabtu, 28 Mar 2026 - 18:33 WIT