Pemkab Nduga Dorong Perlindungan HAM Pascaoperasi oleh Aparat di Gearek

Endy Langobelen

Selasa, 23 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Otomi Gwijangge, perwakilan Pemkab Nduga. (Foto: Istimewa/Dok. Tim Investigasi)

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Otomi Gwijangge, perwakilan Pemkab Nduga. (Foto: Istimewa/Dok. Tim Investigasi)

NDUGA – Pemerintah Kabupaten Nduga menyatakan sikap tegas menolak segala bentuk kekerasan aparat keamanan terhadap masyarakat sipil yang berdampak pada krisis kemanusiaan dan pengungsian warga.

Penolakan itu disampaikan menyusul peristiwa kekerasan yang terjadi di Distrik Gearek dan wilayah Pasir Putih, yang memicu trauma mendalam bagi warga sipil menjelang perayaan Natal.

Mewakili Pemerintah Kabupaten Nduga, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Otomi Gwijangge, menilai tindakan aparat keamanan telah mengganggu rasa aman masyarakat sipil dan tidak dapat dibenarkan oleh lembaga mana pun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kekerasan yang terjadi secara membabi buta telah memaksa warga meninggalkan kampung halaman dan hidup dalam kondisi tidak menentu,” ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima Galeripapua.com, Senin (22/12/2025).

Baca Juga :  Ribka Haluk Ungkap Rencana Pembangunan dan Peningkatan di Dua Bandara Nabire

Situasi tersebut memunculkan kebutuhan mendesak akan perlindungan hak-hak kemanusiaan dan pemulihan rasa aman bagi masyarakat terdampak.

Pemerintah daerah bersama berbagai pihak pun kini berfokus pada penanganan pengungsi dan upaya pemulihan pasca-kekerasan.

Untuk diketahui, dalam penanganan krisis ini, sejumlah elemen terlibat aktif, mulai dari masyarakat sipil Nduga, Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP), hingga lembaga Pemerintah Daerah Kabupaten Nduga.

Adapun Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK), pemerintah distrik, kepala suku, aparat desa, serta keluarga korban turut dilibatkan guna memastikan perlindungan dan pemulihan berjalan menyeluruh.

Otomi menyampaikan bahwa sebagai langkah konkret, pemerintah daerah telah membentuk tim gabungan untuk meninjau langsung kondisi di lapangan.

Tim itu bertugas memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi sekaligus memfasilitasi proses pemulangan warga ke kampung asal mereka apabila situasi telah dinyatakan aman.

Baca Juga :  Kemenhan Sosialisasi MBG di Mimika Papua Tengah

Selain itu, dorongan untuk menuntut pertanggungjawaban pihak-pihak yang terlibat dalam kekerasan terus dilakukan agar peristiwa serupa tidak kembali terulang.

Baliho imbauan dan larangan konflik bersenjata dipasang di Distrik Gearek dan Pasir Putih, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan. (Foto: Istimewa/Dok. Tim investigasi)
Baliho imbauan dan larangan konflik bersenjata dipasang di Distrik Gearek dan Pasir Putih, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan. (Foto: Istimewa/Dok. Tim investigasi)

Pemerintah Kabupaten Nduga juga memasang baliho perlindungan warga sipil di sejumlah titik strategis sebagai simbol komitmen terhadap penghormatan hak imunitas masyarakat sipil.

“Pemulihan trauma menjadi perhatian utama mengingat dampak psikologis yang dialami warga, terutama perempuan dan anak-anak,” tuturnya.

Kata Otomi, pemerintah daerah menilai bahwa pemulihan tidak hanya menyangkut aspek keamanan, tetapi juga sosial, mental, dan ekonomi masyarakat terdampak.

Otomi Gwijangge menegaskan, “Kami Pemerintah Kabupaten Nduga berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan berbagai pihak agar warga dapat menjalani kehidupan yang lebih aman dan bermartabat pasca-peristiwa kekerasan ini.”

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sertijab Wania: Ria Mandiwa Lanjutkan Program, Sorotan pada Bantuan Rumah OAP
Lenis Kogoya Dorong Pelibatan Masyarakat Adat Kelola Dapur MBG di Papua Tengah
Usai RDP, DLH Mimika Siapkan BPJS JHT dan Tambahan APD untuk Petugas Kebersihan
Persido Dogiyai Tahan Persipuja 0-0, Bidik Kemenangan atas Persintan
Musrenbang RKPD 2026 Distrik Kwamki Narama Himpun 167 Usulan Program Pembangunan
Menanti Strategi Jitu Pembangunan Distrik Jita dari Hasil Musrenbang 2026
Musrenbang Distrik Jita, Fransiskus Bokeyau Tekankan Skala Prioritas Pembangunan 2026
Musrenbang 2026, Kelurahan Otomona Usulkan 16 Program Pembangunan, Prioritas Infrastruktur

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 21:21 WIT

Sertijab Wania: Ria Mandiwa Lanjutkan Program, Sorotan pada Bantuan Rumah OAP

Jumat, 13 Maret 2026 - 06:07 WIT

Lenis Kogoya Dorong Pelibatan Masyarakat Adat Kelola Dapur MBG di Papua Tengah

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:16 WIT

Usai RDP, DLH Mimika Siapkan BPJS JHT dan Tambahan APD untuk Petugas Kebersihan

Senin, 9 Maret 2026 - 23:40 WIT

Persido Dogiyai Tahan Persipuja 0-0, Bidik Kemenangan atas Persintan

Jumat, 6 Maret 2026 - 23:24 WIT

Musrenbang RKPD 2026 Distrik Kwamki Narama Himpun 167 Usulan Program Pembangunan

Berita Terbaru

Kader HMI Cabang Jayapura berfoto bersama di belakang spanduk kegiatan berbagi takjil di Kota Jayapura, Papua, Minggu, 15 Maret 2026. Foto: dok. HMI Cabang Jayapura.

Organisasi

HMI Jayapura Gelar Bagi Takjil di Dua Titik Kota

Senin, 16 Mar 2026 - 23:10 WIT

*Stadion Wania Imipi Diasesmen Polda untuk Liga 4 PSSI Papua Tengah* MIMIKA – Menjelang bergulirnya kompetisi Piala Gubernur Liga 4 PSSI Papua Tengah musim 2025/2026 pada 9 Maret 2026 mendatang, kesiapan Stadion Wania Imipi SP... _Baca selengkapnya:_ https://galeripapua.com/stadion-wania-imipi-diasesmen-polda-untuk-liga-4-pssi-papua-tengah/