Lima Anggota OPM Kembali ke Pangkuan NKRI

Ahmad

Senin, 5 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima anggota Lima pemuda yang sebelumnya tergabung dalam kelompok OPM pimpinan Joni Botak menyatakan kembali ke pangkuan NKRI di Kampung Jampul, Distrik Beoga Barat, Kabupaten Puncak, Minggu (4/1/2026). (Foto: Istimewa/Satgas Media Habema)

Lima anggota Lima pemuda yang sebelumnya tergabung dalam kelompok OPM pimpinan Joni Botak menyatakan kembali ke pangkuan NKRI di Kampung Jampul, Distrik Beoga Barat, Kabupaten Puncak, Minggu (4/1/2026). (Foto: Istimewa/Satgas Media Habema)

PUNCAK — Pendekatan humanis yang dijalankan Satgas Yonif 732/Banau kembali membuahkan hasil konkret di Papua.

Lima pemuda yang sebelumnya tergabung dalam kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) pimpinan Joni Botak menyatakan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Kampung Jampul, Distrik Beoga Barat, Kabupaten Puncak, Minggu (4/1/2026).

Kelima pemuda tersebut masing-masing Damal Kum alias Oten (19 tahun), Iyan Uamang (26 tahun), Maikel Uamang (14 tahun), Julian Wandagau (18 tahun), dan Eten Uamang (24 tahu ).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka mendatangi Titik Kuat Jampul Satgas Yonif 732/Banau dengan didampingi Kepala Suku Kampung Jampul, Kum Uamang, sebagai bentuk dukungan masyarakat adat terhadap proses rekonsiliasi.

Keputusan mereka disebut sebagai hasil pembinaan teritorial yang dilakukan secara konsisten oleh Satgas Yonif 732/Banau di bawah kendali Koops TNI Habema.

Baca Juga :  Aksi Pencuri Motor di Timika Berujung Nahas di Kantor Polisi

Berbagai program sosial seperti ROSITA (Borong Hasil Tani), PASTOOR (Pelayanan Kesehatan Door to Door), Banau Berbagi Jumat, serta kegiatan kemasyarakatan lainnya menjadi sarana membangun komunikasi dan kepercayaan warga.

“Kami hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi menjadi sahabat dan bagian dari masyarakat. Pendekatan kami adalah dialog dan pelayanan, agar masyarakat merasakan kehadiran negara,” ujar Dansatgas Yonif 732/Banau, Letkol Inf Muhammad Nurul Chabibi, S.H.

Kepercayaan yang terbangun tersebut mendorong tiga pemuda yang berada di Kampung Jampul untuk mengajak dua rekannya yang masih berada di Timika agar bersama-sama kembali dan memilih jalan damai.

Sebagai tindak lanjut, Satgas Yonif 732/Banau bersama tokoh masyarakat dan pemerintah setempat menjadwalkan pelaksanaan upacara ikrar kesetiaan kepada NKRI pada Minggu, 4 Januari 2026, di depan Titik Kuat Jampul Satgas Yonif 732/Banau. Prosesi ini menjadi simbol rekonsiliasi sekaligus awal proses reintegrasi sosial.

Baca Juga :  Polisi Belum Tahan Pelaku Pengancaman Calon Wakil Bupati Mimika

“Pembacaan ikrar bukan akhir, melainkan awal pendampingan. Kami menjamin keamanan dan mendorong mereka memperoleh program pemberdayaan pemerintah agar dapat membangun kehidupan baru yang bermartabat,” tegas Letkol Chabibi.

Sementara itu, Pangkoops Habema Mayjen TNI Lucky Avianto, S.I.P., M.Si., menilai keberhasilan ini sebagai bukti efektivitas operasi teritorial berbasis pendekatan humanis di Papua.

“Capaian ini menunjukkan bahwa dialog, pendekatan persuasif, dan pelayanan tulus kepada masyarakat merupakan kunci menciptakan stabilitas keamanan berkelanjutan di Papua. TNI hadir tidak hanya untuk menegakan kedaulatan, tetapi sebagai bagian dari solusi perdamaian,” ujarnya.

Momen “pulang” lima pemuda tersebut menjadi penegasan bahwa pendekatan keamanan yang dipadukan dengan sentuhan kemanusiaan mampu membuka ruang damai dan memperkuat persatuan di tanah Papua.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Anggota Brimob Raih Penghargaan Usai Tangkap Pelaku Penganiayaan Berat di Mimika
Polsek Bandara Timika Sita 20 Anak Panah Penumpang Asal Intan Jaya
Korban Tewas dalam Mobil di Kuala Kencana Merupakan Anggota TNI, Ada Luka Tembak di Dada
4 Anggota OPM Puncak Jaya Serahkan Senjata, Pilih Kembali ke Masyarakat
12 Hari Dirawat, Demerina Korban Penyanderaan KKB di Mimika Kembali ke Keluarga
Kontak Senjata di Intan Jaya, 4 Anggota Kelompok Bersenjata Dilaporkan Tewas
Anggota KKB Penembak ASN di Yahukimo Ditangkap, Tiga Amunisi Disita
Sarang Sabu di Lorong Togel Mimika Digerebek, Polisi Sita Timbangan dan Bong

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:59 WIT

Dua Anggota Brimob Raih Penghargaan Usai Tangkap Pelaku Penganiayaan Berat di Mimika

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:01 WIT

Polsek Bandara Timika Sita 20 Anak Panah Penumpang Asal Intan Jaya

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:42 WIT

Korban Tewas dalam Mobil di Kuala Kencana Merupakan Anggota TNI, Ada Luka Tembak di Dada

Sabtu, 26 September 2026 - 22:07 WIT

4 Anggota OPM Puncak Jaya Serahkan Senjata, Pilih Kembali ke Masyarakat

Jumat, 25 September 2026 - 18:20 WIT

12 Hari Dirawat, Demerina Korban Penyanderaan KKB di Mimika Kembali ke Keluarga

Berita Terbaru

Didi Kurniawan, M.Kes., resmi terpilih sebagai Ketua Kerukunan Keluarga Tomia Kabupaten Mimika periode 2026–2031. (Foto: KKT Mimika)

Organisasi

Didi Kurniawan Terpilih Pimpin KKT Mimika 2026–2031

Sabtu, 10 Okt 2026 - 13:57 WIT