TNI Operasi Senyap Selamatkan 18 Pekerja Freeport dari Gangguan OPM

Senin, 12 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satgas Koops TNI Habema berhasil mengevakuasi 18 pekerja PTFI beserta personel pengamanan yang terjebak di Pos Tower 270 Area PTFI, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, akibat gangguan kelompok bersenjata OPM. (Foto: Istimewa/Satgas Media Habema)

Satgas Koops TNI Habema berhasil mengevakuasi 18 pekerja PTFI beserta personel pengamanan yang terjebak di Pos Tower 270 Area PTFI, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, akibat gangguan kelompok bersenjata OPM. (Foto: Istimewa/Satgas Media Habema)

MIMIKA — Satuan Tugas (Satgas) Komando Operasi (Koops) TNI Habema berhasil mengevakuasi 18 pekerja PT Freeport Indonesia (PTFI) beserta personel pengamanan yang terjebak di Pos Tower 270 Area PTFI, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, akibat gangguan kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Evakuasi berlangsung pada Sabtu (10/1/2026), setelah para pekerja dan personel pengamanan terisolasi selama tiga hari akibat adanya gangguan tembakan dari anggota OPM yang diidentifikasi berasal dari Kodap III Kalikopi.

Panglima Komando Operasi (Pangkoops) Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, menjelaskan operasi penyelamatan tersebut dilakukan di medan ekstrem pegunungan Papua dengan ketinggian lebih dari 2.500 meter di atas permukaan laut.

“Selain menghadapi kontur wilayah yang sulit, Satgas Koops Habema juga harus berpacu dengan keterbatasan waktu dan tingginya tingkat ancaman,” kata Mayjen TNI Lucky Avianto.

Dia menyebutkan bahwa falam pelaksanaannya, pasukan TNI bergerak secara senyap menembus medan pegunungan demi menjamin keselamatan seluruh personel dan warga sipil yang terdampak.

Untuk menjaga kondisi para pekerja yang terisolasi, Satgas turut menyalurkan dukungan logistik dan obat-obatan selama operasi berlangsung.

Baca Juga :  Berulah Lagi, KKB Intan Jaya Serang Pos TNI dan Bakar Rumah Dinas ASN

“Setelah dua hari operasi, Satgas Koops Habema berhasil menguasai kembali Pos Tower 270 yang merupakan Objek Vital Nasional,” ujar Mayjen TNI Lucky Avianto.

“Seluruh pekerja PT Freeport Indonesia dan personel pengamanan berhasil dievakuasi dalam kondisi aman dan terkendali,” imbuhnya.

Mayjen TNI Lucky Avianto, menegaskan bahwa operasi tersebut dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan profesionalisme.

“Operasi ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi masyarakat dan mengamankan Objek Vital Nasional. Seluruh tindakan dilakukan secara terukur dan terencana,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mobil Anggota Polisi Dibakar di Kwamki Narama Mimika
Polres Mimika Bongkar Empat Kasus Narkotika, Barang Bukti Dimusnahkan
Penyelidikan Kasus Pembuangan Bayi di Mimika Terkendala Saksi dan CCTV
Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport
Dua Pemuda di Mimika Ditangkap Polisi Gara-gara Lakukan Pemerkosaan dan Mencuri
Seorang Pastor Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana, Polisi Selidiki Penyebabnya
Polisi Bekuk Dua Remaja Spesialis Curanmor di Mimika, 12 Sepeda Motor Disita
Sempat Disebut Tewas, Dua Anggota OPM di Maybrat Ternyata Masih Hidup

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:55 WIT

Mobil Anggota Polisi Dibakar di Kwamki Narama Mimika

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:40 WIT

Polres Mimika Bongkar Empat Kasus Narkotika, Barang Bukti Dimusnahkan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:32 WIT

Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:23 WIT

Dua Pemuda di Mimika Ditangkap Polisi Gara-gara Lakukan Pemerkosaan dan Mencuri

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:34 WIT

Seorang Pastor Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana, Polisi Selidiki Penyebabnya

Berita Terbaru

Sebuah mobil milik anggota polisi dibakar oleh warga di Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah, Jumat, 30 Oktober malam. (Foto: Dok. Warga)

Hukrim

Mobil Anggota Polisi Dibakar di Kwamki Narama Mimika

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:55 WIT