Gangguan Mesin, Pesawat Smart Air PK-SNS Jatuh di Nabire Barat: Semua Selamat

Endy Langobelen

Selasa, 27 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawat Smart Air milik PT Smart Cakrawala Aviation dengan tipe Cessna 208 Caravan dengan nomor registrasi PK-SNS jatuh di kawasan Pantai Nabire Barat, Papua Tengah, Selasa (27/1/2026) siang. (IDN Times/Istimewa)

Pesawat Smart Air milik PT Smart Cakrawala Aviation dengan tipe Cessna 208 Caravan dengan nomor registrasi PK-SNS jatuh di kawasan Pantai Nabire Barat, Papua Tengah, Selasa (27/1/2026) siang. (IDN Times/Istimewa)

NABIRE — Pesawat Smart Air milik PT Smart Cakrawala Aviation dengan tipe Cessna 208 Caravan dan nomor registrasi PK-SNS mengalami kecelakaan usai gagal melakukan pendaratan darurat di Bandara Nabire, Papua Tengah, Selasa (27/1/2026) siang.

Pesawat rute Nabire–Kaimana tersebut dilaporkan jatuh di sekitar logpond Kaladiri, Pantai Nabire Barat, sekitar pukul 12.45 WIT, tak lama setelah lepas landas dari landasan pacu Bandar Udara Nabire.

Meski sempat menimbulkan kepanikan, seluruh penumpang dan awak pesawat dilaporkan selamat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K, membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Iya benar, informasi awal dari Kapospol Bandara Baru Douw Aturure,” ujar Kapolres saat dikonfirmasi, Selasa (27/1/2026).

Baca Juga :  Balita Hilang Usai Perahu Terbalik di Perairan Asmat, Tim SAR Intensifkan Pencarian

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pesawat sempat Return To Base (RTB) atau kembali ke arah Bandara Nabire setelah pilot mendeteksi adanya gangguan mesin beberapa menit setelah mengudara.

Gangguan tersebut menyebabkan penurunan thrust power, sehingga pilot memutuskan untuk melakukan pendaratan darurat demi keselamatan penerbangan.

Namun, dalam proses tersebut, pesawat gagal mendarat dengan sempurna dan akhirnya jatuh ke laut di perairan sekitar Pantai Nabire Barat.

Pada awal kejadian, beredar informasi bahwa pesawat mengangkut 15 orang. Namun, berdasarkan manifest resmi, jumlah penumpang dan awak pesawat diklarifikasi menjadi 13 orang, terdiri dari 1 pilot, 1 kru, dan 11 penumpang.

Seluruh korban telah berhasil dievakuasi oleh petugas gabungan TNI–Polri, tim bandara, serta instansi terkait, dan langsung dibawa ke RSUD Nabire untuk menjalani pemeriksaan medis.

Baca Juga :  Warga Blokade Jalan Ahmad Yani Mimika, Diduga Akibat Kasus Pembunuhan

Adapun nama para penumpang yakni Yosua Maniba, Yantinus Iyai, Yunus Bastira, Baharudin Rada, Muh. Rada, Barandina Awujani, Nonce Bary, Muh. Ridho, Iwan, Maria Komboy, dan Juptianto.

Pesawat diketahui diawaki oleh Pilot in Command (PIC) Capt. Tania K dan Second in Command (SIC) FO. Baguss, serta menggunakan mesin Pratt & Whitney.

Pihak Safety & Quality (SQ) Department PT Smart Cakrawala Aviation telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), untuk melakukan investigasi menyeluruh guna mengetahui penyebab pasti gangguan mesin tersebut.

Sementara itu, aparat kepolisian bersama petugas gabungan masih melakukan pengamanan serta pendalaman di lokasi kejadian.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penjelasan Lengkap Persoalan Ruang Privat Pastoran Dimasuki TNI di Mimika
OPM Bertanggung Jawab Atas Penembakan di Dekai, Minta Pendatang Keluar dari Yahukimo
Seorang Warga Sipil Ditembak di Yahukimo, Kritis dan Dirujuk ke Jayapura
Hujan Lebat di Tembagapura: Jalan Putus, Longsor Ancam RS Waa Banti
Bentrok Antarpemuda Pecah di Gorong-Gorong Timika
Tawuran Pemuda di Jalan Yos Sudarso Mimika Lumpuhkan Akses ke Nawaripi
Kremasi Jenazah di Kwamki Narama Diwarnai Ketegangan, Aparat Sempat Diserang
Dogiyai Memanas: Aparat dan Warga Sipil Tewas, Koalisi HAM Desak Hentikan Operasi

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 23:09 WIT

Penjelasan Lengkap Persoalan Ruang Privat Pastoran Dimasuki TNI di Mimika

Senin, 27 April 2026 - 23:57 WIT

OPM Bertanggung Jawab Atas Penembakan di Dekai, Minta Pendatang Keluar dari Yahukimo

Senin, 27 April 2026 - 22:56 WIT

Seorang Warga Sipil Ditembak di Yahukimo, Kritis dan Dirujuk ke Jayapura

Senin, 27 April 2026 - 18:21 WIT

Hujan Lebat di Tembagapura: Jalan Putus, Longsor Ancam RS Waa Banti

Sabtu, 25 April 2026 - 23:59 WIT

Bentrok Antarpemuda Pecah di Gorong-Gorong Timika

Berita Terbaru

Polisi lalu lintas melakukan olah tempat kejadian perkara di Jalan Poros Mapurujaya KM 10, Mimika, Jumat, 1 Mei 2026. Galeripapua/Istimewa

Hukrim

Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:59 WIT

Barang bukti narkotika yang diamankan polisi setelah penangkapan dua tersangka di Mimika. Kamis, 30 April 2026. Galeripapua/Istimewa

Hukrim

Polisi Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu di Timika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:41 WIT

Kebakaran menghanguskan sebuah bangunan di Jalan Cenderawasih, Mimika, Kamis malam, 30 April 2026. Galeripapua/Istimewa

Pemerintahan

Distrik Mimika Baru Petakan Risiko Kebakaran di Permukiman Padat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:10 WIT

Ket. Foto: Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Felix Wanggai (tengah) di Hotel Horison Diana Mimika, Kamis 30 April 2026. Galeripapua/ Kevin Kurni.

Pemerintahan

Pemerintah Akan Kembalikan Dana Otsus Papua Rp2,5 Triliun

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:27 WIT