Satgas Ops Damai Cartenz Amankan 28 Orang di Yahukimo, 9 Jadi Tersangka

Ahmad

Rabu, 25 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo. (Foto: Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026)

Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo. (Foto: Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026)

MIMIKA – Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 bersama aparat keamanan di Kabupaten Yahukimo mengamankan 28 orang dalam rangkaian operasi penegakan hukum yang berlangsung pada 10 hingga 21 Februari 2026.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, mengatakan penindakan dilakukan secara bertahap berdasarkan hasil patroli dan identifikasi di lapangan.

Ia merincikan, pada 10 Februari 2026 pukul 07.30 WIT diamankan dua orang. Selanjutnya, pada 15 Februari 2026 pukul 22.20 WIT kembali dua orang diamankan. Pada 16 Februari 2026 pukul 07.30 WIT, dua orang kembali ditangkap.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selanjutnya pada Jumat, 20 Februari pukul 07.30 kami mengamankan delapan orang. Masih di hari yang sama, pukul 11.00 dua orang diamankan, dan pukul 13.25 satu orang kembali kami amankan,” jelas Yusuf, Sabtu (21/2/2026).

Pada Sabtu pagi, aparat gabungan kembali mengamankan 11 orang. Dari total 28 orang yang diamankan, sembilan orang telah ditetapkan sebagai tersangka setelah melalui proses penyelidikan dan investigasi.

“Dari 28 orang tersebut, sembilan orang telah kita tetapkan sebagai tersangka melalui proses penyelidikan, mitigasi, dan investigasi di lapangan,” tegasnya.

Adapun sembilan orang yang ditetapkan sebagai tersangka masing-masing berinisial AS, EE, FA, EM, ON, HH, SK, EH, dan KP alias KG.

Dua tersangka, AS dan EE, diduga terlibat dalam kasus pembakaran ruko Blok B pada 14 Februari 2026. Tiga tersangka lainnya, FA, EM, dan ON, diduga terlibat dalam pembakaran SMP Metanoya pada 7 Januari 2026.

Baca Juga :  Kronologi Aksi KKB di Paniai, Pemilik Kios Nyaris Tertembak

Selain itu, penyidik juga mengungkap dugaan keterlibatan HH alias SK dalam sejumlah kasus, antara lain penembakan anggota Brimob pada 2022, pembakaran mobil Satbinmas pada 2025, pembunuhan pendulang emas pada 7 April 2025, penembakan anggota Kodim 1715 pada 16 Juni 2025, pembunuhan Daniel Datti dan pengrusakan SMA Yapesli pada 2 Februari 2026, serta penembakan terhadap sopir bernama Suwono pada 12 Februari 2026.

SK alias AK ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pembakaran mobil Triton milik Kepala Desa Yalmabil pada 18 Februari 2026. Sementara KP alias KG diduga terlibat dalam percobaan pembunuhan dan penembakan terhadap Suwono pada 12 Februari 2026.

Adapun EH diduga terlibat dalam penikaman terhadap penjual pinang, Ester Karbeka, pada 17 Februari 2026 yang sempat viral karena rekaman CCTV, serta pembunuhan Indra Guru Wardana pada 22 September 2025.

“Untuk yang lainnya masih kita dalami keterlibatannya, apakah terkait dengan kejadian yang telah disebutkan atau ada tindak pidana lain yang belum sempat kita data,” ujar Kasatgas Humas.

Dari penggerebekan di enam lokasi berbeda, aparat mengamankan sejumlah barang bukti berupa parang, tombak, panah, bendera berlambang tertentu, serta telepon genggam. Senjata api belum ditemukan.

Baca Juga :  Karantina Papua Tengah Gagalkan Pengiriman Dua Produk Hewan Ilegal

“Untuk senjata api sementara belum kita temukan. Seluruh terduga saat ini diamankan di Polres Yahukimo dan dijaga ketat oleh personel Satgas Damai Cartenz serta Polres Yahukimo, dibackup oleh Brimob dari Sat Brimob Polda Papua,” jelasnya.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menambahkan bahwa sembilan tersangka yang telah ditetapkan diduga merupakan bagian dari jaringan KKB.

“Upaya pencegahan kami lakukan dengan menambah jumlah pasukan dari Satgas Damai Cartenz dan Sat Brimob Polda Papua, serta bekerja sama dengan Polres Yahukimo untuk melakukan pemetaan dan profiling wilayah, termasuk waktu dan jam rawan. Patroli dilakukan terus-menerus,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menyampaikan bahwa peningkatan aktivitas kelompok bersenjata diduga tidak terlepas dari kaburnya Kopitua Heluka dari Lapas Wamena pada 25 Februari 2025.

“Pasca kaburnya salah satu pentolan KKB tersebut, mereka kembali berkoordinasi dan merencanakan aksi yang mengakibatkan hilangnya nyawa, perusakan, pembakaran, dan penganiayaan. Itu menjadi pemicu kembali maraknya kejadian di Yahukimo,” tegasnya.

Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan keamanan di Kabupaten Yahukimo melalui patroli intensif dan penegakan hukum secara terukur guna menjaga stabilitas wilayah serta melindungi masyarakat.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Selidiki Kasus Siswa Magang Dianiaya Pakai Palu di Mimika
Toko Emas Tutup Picu Kericuhan di Timika, Polisi Kendalikan Situasi
Operasi Perbatasan Berbuah Hasil, Koops Swasembada Musnahkan Senjata OPM
Senjata OPM Diserahkan secara Sukarela ke TNI di Pegunungan Bintang
Seorang Pemuda Dianiaya hingga Tewas di Mimika
Kapolsek Mimika Baru Sambangi Pos Peka, Perkuat Garda Keamanan Lingkungan
Razia KM Sabuk Nusantara 75, Polisi Sita 80 Liter Sopi di Pelabuhan Poumako Mimika
Tiga Unsur Ini Punya Peran Penting Untuk Penyelesaian Tapal Batas Kapiraya

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 04:42 WIT

Satgas Ops Damai Cartenz Amankan 28 Orang di Yahukimo, 9 Jadi Tersangka

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:52 WIT

Polisi Selidiki Kasus Siswa Magang Dianiaya Pakai Palu di Mimika

Selasa, 24 Februari 2026 - 02:32 WIT

Toko Emas Tutup Picu Kericuhan di Timika, Polisi Kendalikan Situasi

Rabu, 18 Februari 2026 - 23:10 WIT

Operasi Perbatasan Berbuah Hasil, Koops Swasembada Musnahkan Senjata OPM

Rabu, 18 Februari 2026 - 22:55 WIT

Senjata OPM Diserahkan secara Sukarela ke TNI di Pegunungan Bintang

Berita Terbaru