Sadis! Pria di Mimika Tewas Ditembus Belasan Anak Panah

Ahmad

Minggu, 29 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang pria ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan sejumlah anak panah tertancap di tubuhnya di Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah, pada Minggu (29/3/2026) dini hari. (Foto: Istimewa)

Seorang pria ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan sejumlah anak panah tertancap di tubuhnya di Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah, pada Minggu (29/3/2026) dini hari. (Foto: Istimewa)

MIMIKA – Kasus penganiayaan brutal yang menewaskan seorang pria terjadi di Jalan Freeport Lama, Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah, pada Minggu (29/3/2026) dini hari.

Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan sejumlah anak panah tertancap di tubuhnya.

Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, menyebut peristiwa ini pertama kali dilaporkan warga sekitar pukul 01.05 WIT.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ditemukan, korban sudah tidak bernyawa di lokasi kejadian, tepatnya di jalur pangkalan ojek menuju Kampung Damai.

Personel gabungan dari Polsek Kwamki Narama dan Brimob Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Papua Tengah langsung merespons laporan tersebut.

Baca Juga :  Jubir OPM: Egianus Segera Kembali ke Nduga, Jangan Asal Perang Tanpa Komando

Tim tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 01.33 WIT dan segera melakukan pengamanan area.

Polisi kemudian berkoordinasi dengan Unit Identifikasi (Inafis) Polres Mimika untuk melakukan olah TKP.

“Korban diketahui berinisial B.N (23 tahun), laki-laki. Hasil pemeriksaan awal di TKP, korban mengalami luka serius berupa sejumlah luka akibat anak panah yang tertancap di tubuh korban, sebanyak kurang lebih 19 anak panah serta luka akibat senjata tajam di bagian leher dan punggung,” jelas Hempy.

Dari hasil penyelidikan awal, kata Hempy, pelaku diduga lebih dari satu orang. Namun, hingga kini polisi masih mendalami identitas para pelaku serta motif di balik aksi tersebut.

Baca Juga :  3.200 OAP di Mimika Terima Bansos Otsus, Plt Kadinsos: Jangan Bawa ke Kios Lalu Jual

Jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD Mimika untuk penanganan lebih lanjut. Sementara itu, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika terus melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap kasus ini.

Polisi mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi, serta menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat penegak hukum.

Patroli keamanan juga ditingkatkan di wilayah Kwamki Narama untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas maupun aksi balasan.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Olah TKP Pengrusakan Tembok Pagar Lahan Keuskupan Timika
Rumah Kos di Jalan Perintis Digerebek, Wanita Paruh Baya Ditangkap Bersama 36 Paket Sabu
Mediasi dengan Keluarga Korban, TNI Ungkap Kronologi Penembakan di Tembagapura
Operasi di Jayawijaya, Koops TNI Habema Amankan Senjata dan Munisi Diduga Milik OPM
Polres Mimika Musnahkan 420 Gram Sabu Senilai Rp1 Miliar
Sat Resnarkoba Polres Mimika Bongkar Pabrik Miras, Pelaku Raib di Balik Sungai
Kasus Begal Sadis di Bougenville Mimika Masuk Tahap II, Dua Tersangka Segera Disidangkan
Tiga Pria Diburu Polisi Usai Penganiayaan Maut di Belakang Grapari Timika

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:36 WIT

Polisi Olah TKP Pengrusakan Tembok Pagar Lahan Keuskupan Timika

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:15 WIT

Rumah Kos di Jalan Perintis Digerebek, Wanita Paruh Baya Ditangkap Bersama 36 Paket Sabu

Senin, 11 Mei 2026 - 22:30 WIT

Mediasi dengan Keluarga Korban, TNI Ungkap Kronologi Penembakan di Tembagapura

Senin, 11 Mei 2026 - 19:23 WIT

Operasi di Jayawijaya, Koops TNI Habema Amankan Senjata dan Munisi Diduga Milik OPM

Senin, 11 Mei 2026 - 15:25 WIT

Polres Mimika Musnahkan 420 Gram Sabu Senilai Rp1 Miliar

Berita Terbaru

Mahasiswa asal Kabupaten Mamberamo Raya bersama Anggota DPRK jalur Otonomi Khusus (Otsus) Maria Rofek berfoto di halaman Asrama Putri Mamberamo Raya di Kota Jayapura, Senin, 25 Mei 2026. Dalam kunjungan reses tersebut, mahasiswa meminta Pemerintah Kabupaten Mamberamo Raya segera merehabilitasi dan memfungsikan asrama yang terbengkalai sejak dibangun pada 2023. Galeripapua/ Ikbal Asra

Pendidikan

DPRK Temukan Asrama Putri Mamberamo Raya Terbengkalai sejak 2023

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:02 WIT