DPMPTSP Mimika Sidak Toko Emas, Temukan Sejumlah Pelanggaran

Ahmad

Kamis, 2 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DPMPTSP Kabupaten Mimika, Marselino Mameyao, bersama jajarannya saat melakukan Sidak ke Toko Emas di Poros Jalan Ahmad Yani - Jalan Leo Mamiri, Rabu (1/4/2026). (Foto: Istimewa)

Kepala DPMPTSP Kabupaten Mimika, Marselino Mameyao, bersama jajarannya saat melakukan Sidak ke Toko Emas di Poros Jalan Ahmad Yani - Jalan Leo Mamiri, Rabu (1/4/2026). (Foto: Istimewa)

MIMIKA – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Mimika menemukan sejumlah pelanggaran saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap usaha jual-beli emas di sepanjang Jalan Ahmad Yani hingga Jalan Leo Mamiri, Rabu (1/4/2026).

Dari tujuh lokasi yang diperiksa, petugas mendapati beberapa toko emas beroperasi dengan izin yang telah kedaluwarsa, bahkan ada pelaku usaha yang menjalankan aktivitas di luar klasifikasi izin yang dimiliki. Selain itu, ditemukan pula kewajiban fiskal yang belum dipenuhi.

Kepala DPMPTSP Mimika, Marselino Mameyao, mengatakan dirinya turun langsung dalam sidak tersebut untuk memastikan kepatuhan pelaku usaha terhadap regulasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ya, tadi kami sudah turun cek langsung. Saya juga ikut terlibat turun. Ada sekitar tujuh toko emas, toko penjual dan pembeli emas. Jadi ada beberapa surat yang harus mereka perpanjang lagi. Surat izin ada yang sudah (habis), jadi harus mereka perpanjang,” ujar Marselino melalui sambungan telepon, Rabu malam.

Baca Juga :  Seorang Anggota Polisi Gugur Ditembak di Yalimo Papua Pegunungan

Ia menjelaskan, salah satu temuan penting adalah adanya kios yang tidak memiliki izin khusus perdagangan emas, namun sudah menjalankan aktivitas jual-beli logam mulia.

“Kemudian ada satu lagi, dia memang punya usaha kios tapi sudah berani ke jual-beli emas. Nah, itu harus dia rubah lagi, harus dia ganti lagi. Kita arahkan harus ke kantor supaya teman-teman bantu buat supaya bisa berjalan lancar,” tambahnya.

Sidak ini juga menyasar kawasan yang menjadi perhatian publik, seperti Jalan Akimuga dan Gorong-gorong. Dari hasil pemeriksaan, tiga toko diwajibkan segera memperpanjang izin, sementara satu usaha tercatat belum memenuhi kewajiban fiskal.

“Untuk toko-toko emas yang surat izinnya harus diperpanjang tadi ada sekitar tiga, yang lain masih aktif. Terus ada yang belum bayar fiskal, harus bayar lagi. Ada satu yang belum bayar fiskal jadi harus dibayar lagi. Kita arahkan saja ke MPTP (DPM-PTSP),” jelasnya.

Baca Juga :  Mobil Dinas Polres Yahukimo Hangus Dilahap Api, OPM Mengaku Ulahnya

DPMPTSP menegaskan akan mengambil langkah tegas jika pelaku usaha tidak segera menindaklanjuti temuan tersebut. Sanksi administratif berupa penutupan sementara akan diberlakukan bagi yang tidak patuh.

“Ke depan jika mereka belum segera melaksanakan perpanjangan dan pembayaran fiskal itu terpaksa nanti kita tutup sementara dulu. Kita tutup sementara dulu. Tapi sebenarnya fiskal tidak rumit, hanya pergi saja ke pajak, selesai itu sudah. Cepat saja. Kalau di MPTP cepat, jadi kita arahkan ke MPTP saja. Berarti bayar sudah, pulang, tidak sampai lima menit, cepat,” kata Marselino.

Sementara itu, untuk wilayah lain seperti kawasan Bougainville, DPMPTSP berencana melanjutkan sidak usai Lebaran dengan penjadwalan ulang.

“Teman-teman belum atur jadwal lagi, nanti suruh jadwalkan hari apa, tanggal berapa. Setelah Lebaran ini baru kembali. Kita ketemu dengan mereka punya karyawan, hanya minta bos mereka punya nomor saja nanti hubungi. Biar kita hubungi,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika
Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penikaman Remaja di Mimika
Aktivis HAM Papua: Pelemparan Bom Molotov ke Komnas HAM Bentuk Teror
Sebelum Bom Molotov, Kantor Komnas HAM Papua Pernah Diteror
Polres Mimika Musnahkan 161.37 Gram Ganja
Polisi Tetapkan 3 Tersangka atas Kasus Pembunuhan Tukang Ojek di Mimika
Kasus Sajam di Kwamki Narama: Polisi Tetapkan 4 Tersangka, 5 Dipulangkan
Kejari Mimika Musnahkan Barang Bukti dari 19 Perkara, Ada Sabu dan Uang Palsu

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 15:25 WIT

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Minggu, 13 September 2026 - 18:14 WIT

Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penikaman Remaja di Mimika

Rabu, 9 September 2026 - 23:22 WIT

Aktivis HAM Papua: Pelemparan Bom Molotov ke Komnas HAM Bentuk Teror

Rabu, 9 September 2026 - 22:16 WIT

Sebelum Bom Molotov, Kantor Komnas HAM Papua Pernah Diteror

Selasa, 8 September 2026 - 15:20 WIT

Polres Mimika Musnahkan 161.37 Gram Ganja

Berita Terbaru

Proses evakuasi salah satu korban penyanderaan KKB di Kabupaten Mimika. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Hukrim

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Senin, 14 Sep 2026 - 15:25 WIT

Suasana di sekitar lokasi kejadian saat dikerumuni warga setempat dan polisi pada Sabtu malam, 12 September 2026. (Foto: Polres Mimika)

Hukrim

Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penikaman Remaja di Mimika

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:14 WIT