Operasi di Jayawijaya, Koops TNI Habema Amankan Senjata dan Munisi Diduga Milik OPM

Endy Langobelen

Senin, 11 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barang bukti yang diamankan Tim patroli pengintaian Satgas Komando Operasi (Koops) TNI Habema di Jayawijaya, Papua Pegunungan. (Foto: Istimewa/Dok., Koops TNI Habema)

Barang bukti yang diamankan Tim patroli pengintaian Satgas Komando Operasi (Koops) TNI Habema di Jayawijaya, Papua Pegunungan. (Foto: Istimewa/Dok., Koops TNI Habema)

JAYAWIJAYA — Tim patroli pengintaian Satgas Komando Operasi (Koops) TNI Habema berhasil mengamankan sejumlah senjata api dan munisi yang diduga milik kelompok separatis bersenjata Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Distrik Wame, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Sabtu (9/5/2026).

Hal itu disampaikan Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf. M. Wirya Arthadiguna, melalui siaran pers yang diterima Galeripapua.com, Senin (11/6/2026).

Dikatakan bahwa pengamanan tersebut dilakukan dalam operasi patroli dan penyisiran yang berlangsung di Kampung Wame Kompleks pada hari kedua operasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Personel Satgas Koops TNI Habema sebelumnya bergerak menuju lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian kelompok bersenjata.

Baca Juga :  Bayi yang Ditemukan di Tempat Sampah RSUD Mimika Meninggal Dunia

Setelah melakukan pengintaian dan pemantauan situasi, aparat kemudian melaksanakan penyisiran di sejumlah bangunan yang dicurigai digunakan sebagai markas persembunyian.

Dalam proses penyisiran di bangunan utama, personel menemukan sebuah tas di lantai ruang tengah yang berisi senjata api dan perlengkapan lainnya.

Dari lokasi itu, aparat mengamankan satu pucuk pistol jenis airsoft gun Omega buatan Tiongkok, satu pucuk senapan angin, 17 butir munisi kaliber 5,56 mm, tujuh butir munisi pistol kaliber 9 mm, serta satu butir munisi revolver kaliber 9 mm.

Selain menyita barang-barang tersebut, Satgas Koops TNI Habema juga melanjutkan patroli ke sasaran kedua dengan dukungan observasi udara menggunakan drone.

Dalam pengamatan di lokasi kedua, personel menemukan bara api yang masih menyala di dalam honai sehingga diduga tempat itu baru saja ditinggalkan.

Baca Juga :  OPM Akui Serang Bandara Aminggaru, Targetkan Pesawat dan Aparat Militer

Letkol Inf. M. Wirya Arthadiguna, menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan patroli dan penindakan di wilayah rawan.

“Satgas Koops TNI Habema akan terus melaksanakan patroli serta penindakan keamanan secara terukur guna mempersempit ruang gerak kelompok separatis bersenjata OPM yang masih berupaya mengganggu keamanan masyarakat,” ujarnya.

“Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman serta kondusif,” imbuhnya.

Ia menambahkan, kehadiran aparat keamanan di Papua Pegunungan diharapkan mampu menjaga stabilitas keamanan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat di wilayah rawan gangguan kelompok bersenjata.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Papua Tengah Mengungkap 22 Kasus dalam Operasi Sikat Noken 2026
Polisi Penembak Warga Rafles Residence Mimika Ditetapkan Tersangka
Imigrasi Mimika Amankan WN PNG yang Masuk Indonesia Secara Ilegal
Curanmor di Mimika Seret Pelajar SMP, Motor Dijual Rp800 Ribu
Dua Warga Ditembak, Festival Budaya Lembah Baliem Dihentikan
Eksekusi Sengketa Lahan SP 2 Ditangguhkan, PN Timika Tegaskan Prosedur Sesuai Hukum
Blokade Jalan Cenderawasih Mimika Masih Berlangsung, Polisi Pilih Jalur Persuasif
PT Jasti Pravita Jamin Lindungi Pekerja OAP, Kuasa Hukum Tetap Tempuh Jalur Pidana

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:49 WIT

Polda Papua Tengah Mengungkap 22 Kasus dalam Operasi Sikat Noken 2026

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:27 WIT

Polisi Penembak Warga Rafles Residence Mimika Ditetapkan Tersangka

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:16 WIT

Imigrasi Mimika Amankan WN PNG yang Masuk Indonesia Secara Ilegal

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:35 WIT

Curanmor di Mimika Seret Pelajar SMP, Motor Dijual Rp800 Ribu

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:26 WIT

Dua Warga Ditembak, Festival Budaya Lembah Baliem Dihentikan

Berita Terbaru