TPA Mimika Ditarget Berubah Jadi Tempat Pengolahan Sampah dalam 5 Tahun

Kevin Kurni

Sabtu, 6 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Mimika, Johannes Rettob (tengah), didampingi Wakil Bupati, Emanuel Kemong, bersama Direktur Executive Vice President Sustainable Development PT Freeport Indonesia, Claus wamafma, bertemu awak media usai mengunjungi stand yang ada di Expo Lingkungan di Halaman Eme Neme Yauware. (Foto: Galeri Papua/Kevin Kurni)

Bupati Mimika, Johannes Rettob (tengah), didampingi Wakil Bupati, Emanuel Kemong, bersama Direktur Executive Vice President Sustainable Development PT Freeport Indonesia, Claus wamafma, bertemu awak media usai mengunjungi stand yang ada di Expo Lingkungan di Halaman Eme Neme Yauware. (Foto: Galeri Papua/Kevin Kurni)

MIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika menargetkan transformasi besar dalam sistem pengelolaan sampah.

Dalam lima tahun ke depan, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) diharapkan tidak lagi berfungsi sebagai lokasi pembuangan, melainkan menjadi tempat pengolahan akhir sampah yang lebih modern dan ramah lingkungan.

Target tersebut disampaikan Bupati Mimika, Johannes Rettob, usai membuka Expo Lingkungan dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Jumat (5/6/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Johannes, saat ini volume sampah yang masuk ke TPA mencapai sekitar 70 ton per hari. Namun angka tersebut mulai menurun sejak program Bank Sampah dan Kios Sampah dijalankan di sejumlah wilayah.

“Sampah yang tiap hari kita buang di tempat sampah sana 70 ton, sekarang sudah berkurang. Sesudah ada bank sampah dan kios sampah ini sudah berkurang kurang lebih 2 ton,” ujar Johannes.

Baca Juga :  Metrology Goes To School: Beri Pemahaman Alat Ukur kepada Pelajar

Ia berharap tren penurunan volume sampah terus berlanjut sehingga pada akhir masa jabatannya, sistem pengelolaan sampah di Mimika tidak lagi berorientasi pada pembuangan.

“Kita berharap terus menerus sampai nanti terakhir itu, ya nanti mudah-mudahan ke depan, bahwa tempat pembuangan akhir itu sudah tidak ada, tapi yang ada adalah tempat pengolahan akhir,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga kesadaran masyarakat.

Menurutnya, berbagai regulasi terkait pengelolaan sampah telah tersedia. Namun tanpa partisipasi aktif warga, persoalan sampah akan tetap menjadi tantangan.

“Ini kalau bicara sampah, kita bicara kesadaran. Untuk kesadaran masyarakat, karena itu, saya sampaikan, masyarakat perlu menyadari bahwa sampah itu juga menjadi tanggung jawab masyarakat,” ujar Emanuel.

Baca Juga :  Komitmen OPD Menuju No Intervention Pengadaan Barang dan Jasa

Ia mengimbau masyarakat untuk mematuhi jadwal pembuangan sampah yang telah ditetapkan pemerintah serta melakukan pemilahan sampah basah dan sampah kering sebelum dibuang.

Langkah tersebut dinilai dapat membantu menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendukung pengelolaan sampah yang lebih efektif dan bernilai ekonomi melalui program Bank Sampah dan Kios Sampah.

Pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Emanuel juga mengajak seluruh masyarakat Mimika untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan demi mewujudkan daerah yang sehat, nyaman, dan bebas sampah.

“Tolong perhatikan imbauan-imbauan pemerintah. Mohon, Mimika kita jaga bersama dari sampah. Sesuai dengan Hari Lingkungan Sedunia hari ini, kita terus menjaga Mimika bebas dari sampah,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ
Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu
Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik
Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu
Kesbangpol Mimika Gelar Sosialisasi Penguatan Karakter Berbasis Pancasila dalam Keluarga
Lima Personel BPBD Mimika Disiapkan Jadi Tim Rescue Profesional
Tingkatkan Kesiapsiagaan, BPBD Mimika Bekali 50 Peserta Mitigasi Bencana
DPMPTSP Mimika Dorong Transformasi Digital Kearsipan via Aplikasi SRIKANDI

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 15:29 WIT

76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ

Rabu, 9 September 2026 - 18:39 WIT

Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu

Kamis, 3 September 2026 - 16:53 WIT

Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik

Rabu, 2 September 2026 - 19:01 WIT

Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu

Rabu, 2 September 2026 - 15:46 WIT

Kesbangpol Mimika Gelar Sosialisasi Penguatan Karakter Berbasis Pancasila dalam Keluarga

Berita Terbaru

Kepala BPBJ Mimika, Anton Pasoro. (Foto: Istimewa)

Pemerintahan

76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ

Jumat, 11 Sep 2026 - 15:29 WIT

Tim Satuan Reskrim Polres Mimika melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dugaan pembunuhan seorang warga di area belakang Indekos Warna Warni, Jalan Kelimutu, Timika, Papua Tengah. (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Seorang Pria Ditemukan Tewas dalam Indekos di Mimika

Kamis, 10 Sep 2026 - 15:16 WIT