Evaluasi Program Pusjaki dan Kaka Sehat, Dinkes Mimika Tekankan Hal Ini

Ahmad

Senin, 31 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama usai pembukaan kegiatan evaluasi program Pusjaki dan Kaka Sehat di Ballroom Hotel Horison Diana, Senin (31/8/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Foto bersama usai pembukaan kegiatan evaluasi program Pusjaki dan Kaka Sehat di Ballroom Hotel Horison Diana, Senin (31/8/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA — Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika menggelar pertemuan evaluasi program Puskesmas Jalan Kaki (Pusjaki) dan Kunjungan Kerja Keluarga Sehat (Kaka Sehat) di Ballroom Hotel Horison Diana Timika, Senin (31/8/2026).

Forum strategis ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Godfried Maturbongs, serta perwakilan dari seluruh puskesmas di wilayah Mimika untuk membedah efektivitas jangkauan layanan kesehatan di tingkat tapak.

Dalam arahannya, Godfried memaparkan bahwa kondisi geografis Kabupaten Mimika yang membentang dari dataran rendah, kawasan pegunungan, hingga wilayah pesisir menghadirkan tantangan tersendiri dalam pemerataan layanan medis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keterbatasan akses transportasi serta jarak tempuh yang jauh kerap menjadi hambatan fisik yang berimbas pada rendahnya animo masyarakat untuk mendatangi fasilitas kesehatan.

Menghadapi tantangan bentang alam tersebut, Godfried menegaskan bahwa skema pelayanan jemput bola melalui kunjungan rumah menjadi langkah taktis yang paling efektif.

Baca Juga :  Hari Kesehatan Nasional: Pemkab Mimika Resmikan Puskesmas Kwamki Narama

Pendekatan ini tidak hanya mempercepat penjangkauan warga di wilayah terisolasi, tetapi juga memiliki daya ungkit besar dalam menghimpun data kesehatan yang akurat dan faktual mengenai kondisi riil masyarakat di wilayah kerja tiap puskesmas.

Langkah penguatan layanan jemput bola ini sejalan dengan mandat Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 19 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Puskesmas.

Regulasi tersebut menempatkan puskesmas sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama yang mengemban tugas menyelenggarakan dan mengoordinasikan pemeliharaan kesehatan—mulai dari upaya promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, hingga paliatif.

Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari pilar pertama transformasi sistem kesehatan nasional, yakni transformasi layanan primer melalui revitalisasi jejaring dan standardisasi pelayanan.

Baca Juga :  Gelar SDGs, PTFI dan Pemkab Mimika Bahas Penanggulangan Stunting

Lebih lanjut, Godfried mengingatkan agar forum evaluasi ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial rutin tahunan.

Ia mendorong seluruh peserta untuk menjadikan momentum tersebut sebagai ruang objektif guna mengukur capaian program, memetakan kendala di lapangan, serta merumuskan solusi konkret bagi perbaikan kinerja ke depan.

“Kualitas layanan dan ketepatan kebijakan sangat bergantung pada sejauh mana kita objektif dalam melihat data dan fakta hasil pelaksanaan program,” ujar Godfried di hadapan para perwakilan puskesmas.

Pihak Dinas Kesehatan Mimika berharap partisipasi aktif, masukan, dan keterbukaan dari seluruh peserta dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang aplikatif.

Dengan demikian, program Pusjaki dan Kaka Sehat ke depannya mampu memberikan dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat di seluruh pelosok Mimika.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Mimika Perkuat Mutu Layanan Kesehatan Melalui Pelatihan ILP dan Orientasi Keselamatan Pasien
6 Puskesmas Pelosok Mimika Lulus Penilaian BLUD
Dinas Kesehatan Mimika Uji Kelayakan 6 Puskesmas Pesisir dan Pegunungan Jadi BLUD
Tekan Risiko Kanker Serviks, Loka POM Mimika Tuntaskan Vaksinasi HPV bagi 300 Perempuan
Dinkes Mimika Gandeng RSUD dan RSMM Jalankan Program MCU, Skema Subsidi Masih Dikaji
DPRK Soroti Kekosongan Pimpinan Puskesmas Jita, Kapus Bantah Ada Biaya Rujukan Pasien
Dua Kasus Kaki Gajah Ditemukan di Timika, Dinkes Mimika Kejar Target Bebas Filariasis 2030
Tanaman Obat Keluarga Kembali Digalakkan, Dinkes Mimika Siapkan Kader Sebagai Penyalur Edukasi

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:02 WIT

Evaluasi Program Pusjaki dan Kaka Sehat, Dinkes Mimika Tekankan Hal Ini

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:10 WIT

Dinkes Mimika Perkuat Mutu Layanan Kesehatan Melalui Pelatihan ILP dan Orientasi Keselamatan Pasien

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:52 WIT

6 Puskesmas Pelosok Mimika Lulus Penilaian BLUD

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:08 WIT

Dinas Kesehatan Mimika Uji Kelayakan 6 Puskesmas Pesisir dan Pegunungan Jadi BLUD

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:46 WIT

Tekan Risiko Kanker Serviks, Loka POM Mimika Tuntaskan Vaksinasi HPV bagi 300 Perempuan

Berita Terbaru