TPNPB-OPM Mengaku Bertanggung Jawab Atas Penyerangan di Yahukimo

Kamis, 2 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat - Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), Sebby Sambom. (Foto: Istimewa/Komnas TPNPB-OPM)

Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat - Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), Sebby Sambom. (Foto: Istimewa/Komnas TPNPB-OPM)

YAHUKIMO – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengaku bertanggung jawab atas penyerangan yang terjadi di KM 4, Jalan Paradiso, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan pada Rabu, 1 Maret 2023.

“Penyerangan pos militer Indonesia di Yahukimo itu TPNPB bertanggung jawab,” ujar Sebby Sambom, Juru Bicara (Jubir) TPNPB-OPM melalui pesan suara yang diterima GaleriPapua.com pada Kamis (2/3/2023) siang.

Sebby menyampaikan, penyerangan yang mengakibatkan seorang prajurit TNI gugur dan beberapa diantaranya luka-luka itu dilakukan oleh TPNPB KODAP XVI Yahukimo dari Batalyon Yanue di bawah pimpinan Kopi Tua Heluka.

“Mereka sampaikan ke saya, mereka tidak akan berhenti berperang. Serangan akan berjalan terus,” tegasnya.

Sebby menyebutkan, penyerangan ini merupakan bentuk dukungan terhadap penyanderaan yang tengah dilakukan oleh Egianus Kogoya.

“Ini bagian dari perang untuk mendukung penyanderaan yang dilakukan oleh Egianus Kogoya supaya semua KODAP mulai perang untuk menghancurkan konsentrasi TNI-Polri menuju Ndugama,” ucap Sebby.

Kata dia, karena sebelumnya telah dikeluarkan perintah komando, maka pasukan TPNPB dari seluruh KODAP mulai maju melancarkan serangan.

Baca Juga :  Kegaduhan dan Penembakan di Intan Jaya, Kapolda Papua: Yang Main Politik Setop Bikin Diri Inti

“Mereka tetap akan lawan di mana saja, di Puncak, di Intan Jaya, di mana saja akan berjalan. Pasukan lain dari Sinak, Ilaga semua sudah bergabung di Ndugama,” ungkap Sebby.

Dikatakan bahwa semua pasukan telah siap mem-backup Egianus Kogoya untuk berperang melawan TNI-Polri.

“Jadi, TPNPB tidak takut, mereka siap. Mereka justru senang karena mau perang. Itukan kita biasa punya budaya perang, jadi semangat tinggi,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya
Film Dokumenter Pesta Babi Resmi Dirilis di YouTube JubiTV
MRP Papua Tengah Tampung Aspirasi Perempuan Mimika, Berbagai Persoalan Disorot
Fakhiri dan FPHS Tsingwarop Perkuat Komitmen Kawal Dana 4 Persen Freeport
Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata
Petrosea–Distrik Miru Bangun RTH Terintegrasi, Dorong Lingkungan Sehat dan UMKM OAP
Petrosea Dorong Ketahanan Keluarga, Edukasi Catin Perdana Digelar di Mimika
Polisi dan Warga Beda Versi soal Situasi Kapiraya

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:01 WIT

Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 01:00 WIT

Film Dokumenter Pesta Babi Resmi Dirilis di YouTube JubiTV

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:41 WIT

MRP Papua Tengah Tampung Aspirasi Perempuan Mimika, Berbagai Persoalan Disorot

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:21 WIT

Fakhiri dan FPHS Tsingwarop Perkuat Komitmen Kawal Dana 4 Persen Freeport

Selasa, 21 April 2026 - 19:05 WIT

Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata

Berita Terbaru

Peresmian MCK sekolah di Pulau Karaka, Distrik Mimika Timur Jauh, Mimika, Papua Tengah, Senin (25/6/2026). (Foto: Istimewa/Polres Mimika)

Pendidikan

Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka

Senin, 15 Jun 2026 - 19:19 WIT

Lebih dari 3000 Minuman keras ilegal yang berhasil diamankan dan dimusnahkan aparat gabungan dalam operasi pengawasan yang berlangsung sepanjang Januari hingga Juni 2026. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika

Senin, 15 Jun 2026 - 19:13 WIT

Momen pemusnahan barang bukti minuman keras di Mapolres Mimika, Jalan Agimuga, Mile 32, Mimika, Papua Tengah, Senin (15/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Senin, 15 Jun 2026 - 19:09 WIT