Kontak Tembak di Kenyam, OPM Klaim Tewaskan 2 Anggota TNI

Kamis, 22 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi aksi penyerangan oleh KKB atau TPNPB-OPM. (Foto: Istimewa)

Ilustrasi aksi penyerangan oleh KKB atau TPNPB-OPM. (Foto: Istimewa)

NDUGA – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) kembali menyerang anggota TNI di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.

Penyerangan kali ini menargetkan Pos Militer TNI di Distrik Kenyam, Ibu Kota Nduga, pada Kamis (23/6/2023) pagi.

Hal itu disampaikan Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, melalui siaran pers yang diterima GaleriPapua.com pada Kamis (23/6/2023) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pengendali Manajemen Markas Pusat Komando Nasional, TPNPB-OPM di bawah Pimpinan Kepala Staff Umum, Mayjen Terryanus Satto, pada hari Kamis tanggal 22 Juni 2023, telah terima laporan resmi dari Pimpinan TPNPB-OPM Daerah Pertahanan III Ndugama Derakma Papua, yang mana dilaporkan oleh Ganti Lokmbere melalui telpon selulernya bahwa mereka telah serang Pos Militer Indonesia di Kenyam,” kata Sebby.

Sebby menyebutkan bahwa aksi penyerangan itu berlangsung pukul 9.00 waktu setempat dan kontak tembak terjadi di Bandar Udara Kenyam.

Baca Juga :  Jenazah Praka Jumardi Korban Kontak Tembak di Puncak Telah Diterbangkan ke Sulawesi Selatan

“Dan dalam penyerangan ini 2 anggota TNI teroris Indonesia tewas. Namun, yang luka-luka kami belum pastikan dan pihak kami TPNPB tidak ada korban mati atau pun luka-luka,” ujarnya.

Lebih lanjut Sebby menyampaikan bahwa Panglima TPNPB Kodap III Ndugama Derakma, Brigjen Egianus Kogoya bertanggung jawab atas penyerangan ini.

Dia mengatakan, penyerangan tersebut merupakan perintah dari Komandan Operasi, Mayor Pemne Kogoya dan kemudian dipimpin langsung oleh Ganti Lokmbere.

“Panglima KODAP III Ndugama Derakma, Brigjen Egianus Kogoya dan Komandan Operasi Mayor Pemne Kogoya mengatakan mereka bertanggung jawab, karena serangan itu telah dilakukan atas perintah Komando Manajemen Kodap III Ndugama Derakma,” tuturnya.

Sebby juga menegaskan bahwa TPNPB-OPM akan terus melakukan serangan hingga Papua dinyatakan merdeka.

“Dalam hal ini, kami perlu sampaikan bahwa bagi kami TPNPB, ketemu anggota TNI/POLRI kami siap tembak, dan hal ini akan berlangsung sampai Papua merdeka baru kami akan berhenti perang,” tegas Sebby.

Baca Juga :  Diancam KKB, Ratusan Warga Puncak Mengungsi Minta Pertolongan Aparat

Di samping itu, Kepala Operasi Damai Cartenz 2023, Kombespol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., saat dikonfirmasi membenarkan adanya penyerangan tersebut.

“Jam 9.45 WIT, pada saat ada pesawat mau masuk, kemudian teman-teman dari Kopasgat mau masuk untuk pengamanan jalur bandara sekalian, kemudian ada tembakan kurang lebih sekitar 5 kali,” ujar Faizal di Timika, Kamis (23/6/2023).

Meski demikian, Faizal membantah adanya korban jiwa seperti yang diklaim oleh Sebby Sambom.
“Tidak ada, tidak ada korban. Rugi material juga tidak ada,” kata dia.

Dikatakan bahwa sebelumnya aparat keamanan telah mengantisipasi penyerangan tersebut sehingga tidak ada korban sama sekali.

Menurut Faizal, penyerangan yang dilakukan hanya untuk mencari perhatian semata.

“Mereka cari perhatian saja. Ini kan ada Pj Bupati baru juga, mereka memang sudah tahu, makanya cari-cari perhatian saja mereka,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya
Film Dokumenter Pesta Babi Resmi Dirilis di YouTube JubiTV
MRP Papua Tengah Tampung Aspirasi Perempuan Mimika, Berbagai Persoalan Disorot
Fakhiri dan FPHS Tsingwarop Perkuat Komitmen Kawal Dana 4 Persen Freeport
Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata
Petrosea–Distrik Miru Bangun RTH Terintegrasi, Dorong Lingkungan Sehat dan UMKM OAP
Petrosea Dorong Ketahanan Keluarga, Edukasi Catin Perdana Digelar di Mimika
Polisi dan Warga Beda Versi soal Situasi Kapiraya

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:01 WIT

Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 01:00 WIT

Film Dokumenter Pesta Babi Resmi Dirilis di YouTube JubiTV

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:41 WIT

MRP Papua Tengah Tampung Aspirasi Perempuan Mimika, Berbagai Persoalan Disorot

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:21 WIT

Fakhiri dan FPHS Tsingwarop Perkuat Komitmen Kawal Dana 4 Persen Freeport

Selasa, 21 April 2026 - 19:05 WIT

Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata

Berita Terbaru

Kepala Disdukcapil Kabupaten Mimika, Slamet Sutejo saat diwawancarai di Ballroom Hotel Horison Ultima Timika, Kamis (18/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Pemerintahan

Dukcapil Siaga, Membaca Arah Baru Tertib Adminduk di Mimika

Kamis, 18 Jun 2026 - 14:56 WIT

Foto bersama pada pembukaan kegiatan sosialisasi di Ballroom Hotel Horison Ultima Timika, Kamis (18/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Pemerintahan

Dukcapil Mimika Sosialisasi Adminduk, Diikuti Elemen Masyarakat

Kamis, 18 Jun 2026 - 12:34 WIT