Pasar Bumi Raya di Nabire Papua Tengah Terbakar

Senin, 17 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Bumi Raya di Nabire, Papua Tengah, terbakar.

Pasar Bumi Raya di Nabire, Papua Tengah, terbakar.

NABIRE – Pasar Bumi Raya yang berlokasi di Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, dikabarkan mengalami kebakaran hebat pada Minggu (16/7/2023).

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Prabowo, menyampaikan kebakaran tersebut terjadi dini hari sekitar pukul 02.00 WIT.

Dikatakan bahwa berdasarkan keterangan dari saksi Aiptu Yuliyono (45 tahun), anggota Polsek Nabire Barat yang sedang bertugas saat itu, kobaran api bermula dari dalam Pasar Bumi Raya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Api dengan cepat menjalar ke lapak-lapak lain yang berdekatan,” ujar Benny sesuai keterangan Aiptu Yuliyono.

Dijelaskan bahwa pasar tersebut mayoritas diisi dengan lapak-lapak pedagang yang menjual barang pecah belah, sembako, serta konstruksi bangunan yang mudah terbakar.

Baca Juga :  Logistik Pemilu di Mimika Mulai Didistribusikan, Wilayah Terjauh Diutamakan

“Sehingga api dengan mudah merambat dan membesar,” tutur Benny.

Melihat api yang kian merambat, Aiptu Yuliyono segera memberitahu masyarakat dengan memukul tiang listrik untuk membangunkan warga sekitar agar segera menyelamatkan diri dan berusaha memadamkan api.

“Namun, api terus meluas dengan cepat, sehingga bantuan lebih lanjut diperlukan,” tandasnya.

Benny menyampaikan, pukul 03.30 WIT, dua unit mobil pemadam kebakaran milik Polres Nabire baru tiba di lokasi kejadian, didukung personel Polsek Nabire Barat dan petugas Polres Nabire.

“Bersama dengan bantuan warga setempat, tim pemadam kebakaran berjuang untuk memadamkan api yang semakin membesar,” ungkapnya.

Baca Juga :  Bupati Mimika Minta Waktu Penjualan Miras Diatur, Tidak Boleh Buka 24 Jam

Setelah berupaya berjam-jam, lanjut Benny, api akhirnya berhasil padam pada pukul 06.00 WIT.

“Penanganan kebakaran selesai pada pukul 06.30 WIT, dan situasi akhirnya dapat dinyatakan aman dan terkendali,” kata Benny.

Dalam insiden kebakaran ini, Benny menyampaikan tidak ada satu pun korban jiwa. Sementara kerugian materil hingga saat ini masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan.

“Kendala yang dihadapi saat penanganan kebakaran saat itu tidak adanya dukungan kendaraan pemadam kebakaran lainnya, di mana cuma mengandalkan truck pemadam dari Polres sehingga penanganan terkesan lamban,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya
Film Dokumenter Pesta Babi Resmi Dirilis di YouTube JubiTV
MRP Papua Tengah Tampung Aspirasi Perempuan Mimika, Berbagai Persoalan Disorot
Fakhiri dan FPHS Tsingwarop Perkuat Komitmen Kawal Dana 4 Persen Freeport
Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata
Petrosea–Distrik Miru Bangun RTH Terintegrasi, Dorong Lingkungan Sehat dan UMKM OAP
Petrosea Dorong Ketahanan Keluarga, Edukasi Catin Perdana Digelar di Mimika
Polisi dan Warga Beda Versi soal Situasi Kapiraya

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:01 WIT

Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 01:00 WIT

Film Dokumenter Pesta Babi Resmi Dirilis di YouTube JubiTV

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:41 WIT

MRP Papua Tengah Tampung Aspirasi Perempuan Mimika, Berbagai Persoalan Disorot

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:21 WIT

Fakhiri dan FPHS Tsingwarop Perkuat Komitmen Kawal Dana 4 Persen Freeport

Selasa, 21 April 2026 - 19:05 WIT

Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata

Berita Terbaru