Akui Satu Anggotanya Ditembak Sniper, TPNPB: Kami Tidak Akan Mundur

Kamis, 21 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasukan TPNPB Kodap 35 Bintang Timur pimpinan Ananias Ati Mimin. (Foto: Istimewa/TPNPB-OPM)

Pasukan TPNPB Kodap 35 Bintang Timur pimpinan Ananias Ati Mimin. (Foto: Istimewa/TPNPB-OPM)

PEGUNUNGAN BINTANG – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap 35 Bintang Timur mengakui satu anggotanya ditembak oleh sniper di Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Kamis (21/9/2023).

Hal itu disampaikan oleh Ananias Ati Mimin selaku pimpinan TPNPB Kodap 35 Bintang Timur dan disebarkan melalui siaran pers oleh Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom.

Ananias menyampaikan, anggota pasukannya yang bernama Ricky Sasaka ditembak oleh sniper saat dirinya berasa di dekat SMA Negeri 1 Oksibil, Kabupaten Pegunungan, Papua Pegunungan.

“Pasukan kami TPNPB Kodap 35 Bintang Timur, Pasukan Salju, kena tembakan di medan tempur. Musuh menggunakan sniper jarak jauh 1 km tembak satu anggota TPNPB,” ungkap Ananias.

Ananias mengatakan, setelah anggotanya ditembak oleh sniper, kondisi korban Ricky Sasaka masih bernafas.

“Kena tembakan di bagian samping tulang rusuk dan kena tembakan di tangan bagian Kanan. Namun, masih bernafas,” kata Ananias.

Sementara Komandan Operasi TPNPB Kodap 35 Bintang Timur, Yosep Mimin menegaskan bahwa pasukannya tidak mundur.

Baca Juga :  Pesawat Caravan PK-SNO Ditembak OTK di Intan Jaya Papua Tengah

“Perang yang kami mulai ini, tidak akan mundur tetapi akan perang bertahan sampai benar-benar lepas hak kami rakyat bangsa west Papua baru akan kami berhenti. Dan TNI/Polri pun juga punya anak istri, mereka tetap akan menangis saat terima jenazah TNI-Polri di sana,” tegas Yosep Mimin.

“Dan kami Kodap 35 Bintang Timur punya wilayah perang yang jelas di Ibu Kota Oksibil, Pegunungan Bintang. Kami tidak akan kemana-mana karena ini tanah adat kami,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya
Film Dokumenter Pesta Babi Resmi Dirilis di YouTube JubiTV
MRP Papua Tengah Tampung Aspirasi Perempuan Mimika, Berbagai Persoalan Disorot
Fakhiri dan FPHS Tsingwarop Perkuat Komitmen Kawal Dana 4 Persen Freeport
Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata
Petrosea–Distrik Miru Bangun RTH Terintegrasi, Dorong Lingkungan Sehat dan UMKM OAP
Petrosea Dorong Ketahanan Keluarga, Edukasi Catin Perdana Digelar di Mimika
Polisi dan Warga Beda Versi soal Situasi Kapiraya

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:01 WIT

Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 01:00 WIT

Film Dokumenter Pesta Babi Resmi Dirilis di YouTube JubiTV

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:41 WIT

MRP Papua Tengah Tampung Aspirasi Perempuan Mimika, Berbagai Persoalan Disorot

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:21 WIT

Fakhiri dan FPHS Tsingwarop Perkuat Komitmen Kawal Dana 4 Persen Freeport

Selasa, 21 April 2026 - 19:05 WIT

Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata

Berita Terbaru

Peresmian MCK sekolah di Pulau Karaka, Distrik Mimika Timur Jauh, Mimika, Papua Tengah, Senin (25/6/2026). (Foto: Istimewa/Polres Mimika)

Pendidikan

Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka

Senin, 15 Jun 2026 - 19:19 WIT

Lebih dari 3000 Minuman keras ilegal yang berhasil diamankan dan dimusnahkan aparat gabungan dalam operasi pengawasan yang berlangsung sepanjang Januari hingga Juni 2026. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika

Senin, 15 Jun 2026 - 19:13 WIT

Momen pemusnahan barang bukti minuman keras di Mapolres Mimika, Jalan Agimuga, Mile 32, Mimika, Papua Tengah, Senin (15/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Senin, 15 Jun 2026 - 19:09 WIT