Aparat Gabungan Tewaskan 2 Anggota KKB di Yahukimo

Endy Langobelen

Kamis, 11 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota KKB yang dilumpuhkan di Yahukimo dirawat di RSUD Dekai. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024)

Anggota KKB yang dilumpuhkan di Yahukimo dirawat di RSUD Dekai. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024)

YAHUKIMO – Aparat gabungan TNI-Polri dari Satgas Operasi Damai Cartenz 2024 wilayah Yahukimo, Papua Pegunungan, berhasil menewaskan dua anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) dari kelompok Kopi Tua Heluka dan kelompok Yotam Bugiangge, Kamis (11/4/2024).

Informasi yang dihimpun Galeripapua.com, operasi penyisiran dan penindakan dilakukan sekitar pukul 01.40 WIT di area Kali WO, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan dengan target awal seorang anggota KKB Asbak Kuranue.

Setelah melakukan penindakan, dua anggota KKB atas nama Afrika Heluka dan Toni Wetapo alias Toni Giban dinyatakan tewas. Afrika Heluka tewas di lokasi penindakan, sementara Toni Giban meninggal dunia di RSUD Dekai.

Kaops Damai Cartenz 2024, Kombes Pol. Dr. Faizal Ramadhani, dalam keterangan tertulisnya menyampaikan bahwa Afrika Heluka merupakan anggota KKB aktif kelompok Yahukimo pimpinan Kopi Tua Heluka.

“Sedangkan Toni Giban termasuk bagian dari kelompok KKB pimpinan Yotam Gwijangge,” jelas Faizal.

Lebih lanjut Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024, AKBP Dr. Bayu Suseno, menjelaskan bahwa selain keduanya, terdapat enam orang lainnya yang ikut ditahan dari lokasi penindakan karena diduga juga merupakan anggota KKB aktif.

Untuk saat ini, kata Bayu, keenam orang tersebut telah diamankan di Posko Operasi Damai Cartenz wilayah Yahukimo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga :  Polisi akan Selidiki dan Kejar Napi Lapas Kelas IIB Timika yang Kabur

“Kami juga mengamankan sejumlah barang bukti di TKP penindakan antara lain 5 buah parang, 1 pucuk senapan angin, 2 buah busur panah, 1 bilah pisau dengan gagang berwarna merah, 1 bilah samurai dengan sarung terbuat dari kayu berwarna merah, 1 bilah pisau dan HP berbagi jenis serta aksesoris lainya yang bermotif bintang kejora,” ungkapnya.

Bayu menegaskan, penindakan tersebut merupakan peringatan keras kepada KKB agar menghentikan tindakan-tindakan gangguan keamanan di Tanah Papua.

“Tindakan Satgas Damai Cartenz ini memberikan pesan yang kuat kepada para pelaku kejahatan dalam hal ini KKB bahwa tindakan mereka tidak akan ditoleransi dan akan dihadapi dengan tindakan hukum yang tegas,” pungkas Bayu.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seorang Pria Tewas dengan Luka Bacok di Mimika, Keluarga Desak Polisi Tangkap Pelaku 1×24 Jam
Sadis! Pria di Mimika Tewas Ditembus Belasan Anak Panah
Polisi dan Warga Beda Versi soal Situasi Kapiraya
Polisi Pastikan Tak Ada Pengungsian di Kapiraya
Polisi Bongkar Jaringan Amunisi Ilegal di Jayapura, 4 Tersangka Diamankan
Pendulang Blokir Jalan, Polisi Siap Jembatani Audiensi ke DPRK Mimika
Modus FG Terkuak: Sasar Perempuan Sendiri, Biayai Hidup dari Hasil Jambret di Timika
Polisi Bekuk Spesialis Curas dan Asusila, Beraksi di 16 Titik Mimika

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:43 WIT

Seorang Pria Tewas dengan Luka Bacok di Mimika, Keluarga Desak Polisi Tangkap Pelaku 1×24 Jam

Minggu, 29 Maret 2026 - 14:40 WIT

Sadis! Pria di Mimika Tewas Ditembus Belasan Anak Panah

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:45 WIT

Polisi dan Warga Beda Versi soal Situasi Kapiraya

Sabtu, 28 Maret 2026 - 18:33 WIT

Polisi Pastikan Tak Ada Pengungsian di Kapiraya

Sabtu, 28 Maret 2026 - 01:07 WIT

Polisi Bongkar Jaringan Amunisi Ilegal di Jayapura, 4 Tersangka Diamankan

Berita Terbaru

Seorang pria ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan sejumlah anak panah tertancap di tubuhnya di Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah, pada Minggu (29/3/2026) dini hari. (Foto: Istimewa)

Hukrim

Sadis! Pria di Mimika Tewas Ditembus Belasan Anak Panah

Minggu, 29 Mar 2026 - 14:40 WIT

Situasi di Distrik Kapiraya, Kabupaten Deiyai, Papua Tengah. dok. Istimewa

Utama

Polisi dan Warga Beda Versi soal Situasi Kapiraya

Sabtu, 28 Mar 2026 - 19:45 WIT

Kapolsek Mimika Barat Inspektur Polisi Dua Muhamad Yani, berdialog dengan warga di Kapiraya, Mimika Barat Tengah. dok. Polsek Mimika Barat

Hukrim

Polisi Pastikan Tak Ada Pengungsian di Kapiraya

Sabtu, 28 Mar 2026 - 18:33 WIT