Akui Bunuh Pria di Yahukimo, OPM Sebut Korban Intelijen Indonesia

Endy Langobelen

Jumat, 31 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom. (Foto: Istimewa/TPNPB-OPM)

Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom. (Foto: Istimewa/TPNPB-OPM)

YAHUKIMO – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengakui telah melakukan pembunuhan terhadap seorang pria di Jalan Gunung, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (30/1/2025).

Seperti yang diketahui sebelumnya, seorang pria atas nama La Jahari ditemukan tergeletak bersimbah darah di pinggir jalan dalam kondisi meninggal dunia.

Dalam siaran pers yang diterima Galeripapua.com, Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, menyebutkan bahwa pria tersebut adalah agen intelijen militer Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB telah menerima laporan resmi dari Komandan Batalion Sisibia Mayor Yosua Sobolim pada hari ini Jumat, 31 Januari 2025 pukul 07.00 pagi bahwa; Kami bertanggung jawab atas pembunuhan terhadap seorang agen intelejen militer Pemerintah Indonesia pada hari Kamis, 30 Januari 2025 di Jalan Gunung, Kali Ponto Lamah sekitar pukul 05.20 pagi kemarin,” ujar Sebby.

Baca Juga :  Satu Anggota TNI Tertembak dalam Kontak Senjata di Yahukimo

Dikatakan bahwa sejak pagi hingga sore hari, Komandan Operasi Batalion Sisibia, Mayor Kempes Matuan, dan pasukannya melakukan operasi di Yahukimo.

Dalam operasi itu, didapati dua orang yang diduga sebagai mata-mata. Salah satunya asal Papua dan seorang lainnya non-Papua. Keduanya berboncengan menggunakan sepeda motor di Jalan Gunung.

“Pasukan kami langsung menghentikan mereka. Saat diinterogasi, agen Intelejen asal non-Papua langsung melakukan perlawanan, maka pasukan TPNPB langsung melakukan pembunuhan hingga tewas di tempat dan seorang lainnya melarikan diri,” jelas Sebby.

Atas kejadian tersebut, lanjut Sebby, Panglima TPNPB Kodap XVI Yahukimo, Elkius Kobak, siap bertanggung jawab.

Mereka juga menyampaikan kepada aparat militer Indonesia untuk tidak melakukan penangkapan dan penembakan terhadap warga sipil yang tak bersalah atas kejadian tersebut.

Baca Juga :  11 Anggota Polisi Dapat Penghargaan dari Kapolri Usai Lumpuhkan KKB

“Terkait dengan hal tersebut Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB menyampaikan bahwa seluruh pasukan TPNPB Kodap XVI Yahukimo sedang melakukan operasi di wilayah perang setelah kejadian pembakaran mobil Avanza milik aparat militer pemerintah Indonesia di Yahukimo sejak 28 Januari 2025 lalu,” kata Sebby.

“Maka, disampaikan kepada semua pihak dan terlebih khusus orang imigran Indonesia untuk segera keluar dari Yahukimo karena anda dicap sebagai agen intelejen Indonesia di daerah konflik bersenjata,” imbuhnya.

Begitupun kepada orang Papua yang dibayar untuk menjadi agen intelejen dan sedang memasuki wilayah operasi TPNPB Kodap XVI Yahukimo, Sebby menegaskan, “Kami siap eksekusi anda kapan saja dan dimana pun tempatnya kami siap eksekusi”.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perdamaian Konflik di Kwamki Narama Mimika Ditunda
Ratusan Pencaker di Mimika Laporkan Dugaan Penipuan Rekrutmen Kerja
Kriminalitas di Mimika Meningkat, Miras dan Narkoba Jadi Pemicu Utama
Uji DNA Disiapkan Ungkap Identitas Bayi yang Ditemukan di Tempat Sampah Mimika
Polisi Buru Pelaku Pecah Kaca Mobil di Mimika
Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika
Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal
Polisi Ungkap Kronologi Penganiayaan di Jalan Perintis Timika

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:50 WIT

Perdamaian Konflik di Kwamki Narama Mimika Ditunda

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:45 WIT

Ratusan Pencaker di Mimika Laporkan Dugaan Penipuan Rekrutmen Kerja

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:16 WIT

Kriminalitas di Mimika Meningkat, Miras dan Narkoba Jadi Pemicu Utama

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:10 WIT

Uji DNA Disiapkan Ungkap Identitas Bayi yang Ditemukan di Tempat Sampah Mimika

Senin, 15 Juni 2026 - 23:35 WIT

Polisi Buru Pelaku Pecah Kaca Mobil di Mimika

Berita Terbaru

Manajemen PT Inkasakti dan PMI Kota Jayapura berfoto usai kegiatan donor darah di Jayapura, Papua, Jumat, 19 Juni 2026. Kegiatan yang digelar dalam rangka HUT ke-42 PT Inkasakti tersebut berhasil mengumpulkan 41 kantong darah. GaleriPapua/Ikbal Asra

Event

HUT Ke-42, PT Inkasakti Kumpulkan 41 Kantong Darah

Sabtu, 20 Jun 2026 - 10:49 WIT

Suasana di lokasi perang Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama. (Foto: Istimewa)

Hukrim

Perdamaian Konflik di Kwamki Narama Mimika Ditunda

Jumat, 19 Jun 2026 - 16:50 WIT