Aparat Intensifkan Patroli dan Terapkan Sistem Pengamanan Kota di Pegunungan Bintang

Endy Langobelen

Selasa, 24 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat melakukan patroli dan terapkan sistem pengamanan kota di Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Damai Cartenz)

Aparat melakukan patroli dan terapkan sistem pengamanan kota di Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Damai Cartenz)

PEGUNUNGAN BINTANG – Aparat Keamanan TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Operasi Damai Cartenz mengintensifkan kegiatan patroli dan terapkan sistem pengamanan kota di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Senin (23/10/2023).

Kapolres Pegunungan Bintang, AKBP Dafi Bastomi, menyatakan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk menjamin keamanan masyarakat Kabupaten Pegunungan Bintang.

“Sejak KKB membakar kios dan pasar di Distrik Serambakon, menembaki pesawat komersil juga, kita telah lakukan penegakkan hukum terhadap 5 anggota KKB pimpinan Otobius Bidana Mimin,” ujar Dafi melalui keterangan tertulis via WhatsApp.

“Saat itu juga, kita tingkatkan patroli dan terapkan pengamanan kota di daerah Kabupaten Pegunungan Bintang untuk menjamin keamanan masyarakat di sini,” imbuhnya.

Disampaikan bahwa patroli tersebut menyasar pada daerah-daerah rawan gangguan KKB.

“Sasaran patroli yaitu daerah-daerah rawan gangguan KKB seperti Distrik Serambakon, dalam Kota Oksibil, dan daerah lainnya,” ungkapnya.

Sementara Kasatgas Humas Damai Cartenz, AKBP Dr. Bayu Suseno, menyatakan bahwa di Pegunungan Bintang, selain melakukan patroli, polisi juga menerapkan sistem pengamanan kota dengan menempatkan personel kemanan di beberapa titik rawan KKB.

Baca Juga :  OTK Berulah di Pegunungan Bintang: 2 Orang Tewas, 3 Luka Berat

“Beberapa titik sudah kami tempatkan Petugas Keamanan untuk antisipasi adanya gangguan KKB,” tutur Bayu.

Bayu berharap dengan kegiatan ini, masyarakat merasa aman dari gangguan KKB dan dapat melakukan aktivitasnya seperti biasa.

“Harapan kami, masyarakat tidak takut-takut lagi dengan teror KKB karena kami hadir untuk mengamankan mereka,” ujarnya.

“Sampai saat ini, situasi masyarakat aman kondusif, aktivitas perekonomian, perkantoran, pendidikan, dan penerbangan terpantau normal dan aman,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Polres Mimika Diusulkan Naik Tipe Jadi Polresta
Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat
Blapos TIFA Management: Dari Freestyle Jalanan Menuju Panggung Besar
Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA
Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya
Film Dokumenter Pesta Babi Resmi Dirilis di YouTube JubiTV
MRP Papua Tengah Tampung Aspirasi Perempuan Mimika, Berbagai Persoalan Disorot
Fakhiri dan FPHS Tsingwarop Perkuat Komitmen Kawal Dana 4 Persen Freeport

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:25 WIT

Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Polres Mimika Diusulkan Naik Tipe Jadi Polresta

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:18 WIT

Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:48 WIT

Blapos TIFA Management: Dari Freestyle Jalanan Menuju Panggung Besar

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:09 WIT

Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:01 WIT

Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya

Berita Terbaru