Bulog Mimika Pastikan Stok Beras Aman Hingga Akhir Tahun 2023

Endy Langobelen

Rabu, 27 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak stok beras di gudang Bulog Timika, Papua Tengah, Selasa (26/9/2023). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Tampak stok beras di gudang Bulog Timika, Papua Tengah, Selasa (26/9/2023). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

MIMIKA – Stok beras di Kabupaten Mimika dipastikan dapat mencukupi kebutuhan pangan daerah hingga akhir tahun 2023.

Hal itu disampaikan Kepala Bulog Timika, Riyandi Muslim, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (26/9/2023).

Riyandi mengungkapkan bahwa jumlah stok beras yang tersedia saat ini sebanyak 3.400 ton beras.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“1.900 ton ada di gudang kita dan 1.500 ton ada di pelabuhan. Kita juga berencana untuk pemuatan lagi sebanyak 3000 ton untuk pasokan hingga Desember tahun ini,” jelas Riyandi.

Lebih lanjut Riyandi menerangkan bahwa stok beras tersebut nantinya bakal didistribusikan lewat para pedagang atau toko penjualan beras di pusat perbelanjaan Pasar Sentral Mimika dan di Gorong-gorong melalui program Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP).

Baca Juga :  Pemprov Gandeng PLN Wujudkan Papua Tengah Terang

Mengenai harga penjualan, Riyandi menyebutkan bahwa telah ditetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni Rp11.800,- per kg.

“Di toko atau kios itu dipatok dengan Harga Eceran Tertinggi Rp11.800 per kg atau Rp59.000 per 5 kg secara kualitas itu (beras) premium,” ungkapnya.

Pasokan beras itu, kata Riyandi, sudah termasuk dalam jatah ASN, TNI dan Polri yang dibagikan setiap bulan sesuai dengan aturan.

“Untuk jatah ASN, TNI-Polri, kami siapkan 300 ton per bulan dan dibagikan ke tiga kabupaten, yakni Kabupaten Mimika, Puncak, dan Yahukimo,” paparnya

Baca Juga :  Kios Pangan Keliling Jangkau Masyarakat di BTN Kamoro Timika

Selain itu, stok beras tersebut pun dibagikan sebagai bantuan pangan yang merupakan program dari Badan Pangan Nasional (BPN) pusat.

“Khusus untuk bantuan pangan alokasi September, Oktober, dan November 2023 kami alokasikan sebanyak 450 ton untuk tiga Kabupaten yakni Kabupaten Mimika, Puncak, dan Kabupaten Nduga,” terangnya.

Disampaikan bahwa dalam kurun waktu tiga bulan ini, Badan Pangan Nasional selalu memberikan bantuan pangan kepada 15.000 masyarakat di Mimika.

“Kita berupaya agar harga beras tetap stabil, sehingga warga bisa terbantu dalam pemenuhan kebutuhan pokok mereka,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas
Polusi Debu dan Asap di Mimika, Bupati Perintahkan Penanganan Darurat Udara
76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ
Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu
Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik
Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu
Kesbangpol Mimika Gelar Sosialisasi Penguatan Karakter Berbasis Pancasila dalam Keluarga
Lima Personel BPBD Mimika Disiapkan Jadi Tim Rescue Profesional

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 15:14 WIT

Polusi Debu dan Asap di Mimika, Bupati Perintahkan Penanganan Darurat Udara

Jumat, 11 September 2026 - 15:29 WIT

76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ

Rabu, 9 September 2026 - 18:39 WIT

Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu

Kamis, 3 September 2026 - 16:53 WIT

Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik

Rabu, 2 September 2026 - 19:01 WIT

Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu

Berita Terbaru

Proses evakuasi salah satu korban penyanderaan KKB di Kabupaten Mimika. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Hukrim

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Senin, 14 Sep 2026 - 15:25 WIT