Bupati Mimika: Pejabat Tak Sesuai Pangkat Diminta Mundur Sukarela

Ahmad

Selasa, 5 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan ASN lingkup Pemerintahan Kabupaten Mimika mengikuti apel gabungan OPD di Lapangan Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (4/8/2025). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Ribuan ASN lingkup Pemerintahan Kabupaten Mimika mengikuti apel gabungan OPD di Lapangan Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (4/8/2025). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA — Bupati Mimika, Johannes Rettob, menegaskan bahwa pejabat yang menduduki jabatan struktural namun tidak sesuai dengan pangkat, diminta segera mengundurkan diri secara sukarela.

Hal itu ia sampaikan saat memimpin apel gabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lapangan Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (4/8/2025), yang diikuti para aparatur sipil negara (ASN).

“Ini kami lagi coba ubah, coba tatakan setengah mati karena begitu banyak pejabat yang pangkatnya tidak memenuhi syarat tetapi menduduki jabatan sesuai dengan pangkatnya,” tegas Johannes di hadapan seluruh ASN peserta apel.

Ia menekankan bahwa ketidaksesuaian antara pangkat dan jabatan akan menjadi penghambat dalam jenjang karier dan kepangkatan pegawai, sesuai regulasi terbaru dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Ia menyebutkan, pemerintah daerah saat ini belum bisa melakukan mutasi karena sistem kepegawaian terkunci oleh aturan tersebut.

“Sehingga kalau tidak ada pengunduran diri dari bapak ibu, kami tidak bisa berbuat banyak, tapi kelak merugikan bapak ibu sendiri dan juga merugikan teman-teman yang lain,” ujarnya.

Baca Juga :  Sejumlah Tuntutan IPMAMI akan Ditindaklanjuti PJ Bupati Mimika

Lebih lanjut, Johannes menyinggung sejumlah pejabat yang enggan mundur karena mempertahankan tunjangan.

Ia mengingatkan bahwa memilih antara tunjangan hari ini atau prospek karier di masa depan adalah keputusan penting bagi setiap ASN.

“Mungkin ada yang tidak mau mudur itu karena ada TP. Kamu pikir mau tunjangan hari ini atau karir kita di masa depan? Masa depan kan?” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Distrik Mimika Baru Petakan Risiko Kebakaran di Permukiman Padat
Pemerintah Akan Kembalikan Dana Otsus Papua Rp2,5 Triliun
Bupati Mimika Pastikan Akses Banti Pulih Usai Longsor, RS Aman dari Abrasi
Kolaborasi Lintas Lembaga Tekan Angka Pernikahan Siri dan Pastikan Legalitas Keluarga
Disdukcapil Mimika Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Reformasi Administrasi Kependudukan
Pemkab Mimika Percepat Raperda Perumda Air Minum dan Limbah
Urgensi Ketahanan Keluarga dan Tertib Administrasi di Mimika
Disdukcapil Mimika Edukasi Warga Terkait Regulasi Nikah dan Cerai guna Tekan Konflik Sosial

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:10 WIT

Distrik Mimika Baru Petakan Risiko Kebakaran di Permukiman Padat

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:27 WIT

Pemerintah Akan Kembalikan Dana Otsus Papua Rp2,5 Triliun

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:56 WIT

Bupati Mimika Pastikan Akses Banti Pulih Usai Longsor, RS Aman dari Abrasi

Kamis, 30 April 2026 - 16:49 WIT

Kolaborasi Lintas Lembaga Tekan Angka Pernikahan Siri dan Pastikan Legalitas Keluarga

Kamis, 30 April 2026 - 16:41 WIT

Disdukcapil Mimika Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Reformasi Administrasi Kependudukan

Berita Terbaru

Mahasiswa FIM-WP menggelar aksi mimbar bebas di Waena, Jayapura, Sabtu, 2 Mei 2026. Galeripapua/ Istimewa.

Organisasi

Mahasiswa West Papua Tuntut Pendidikan Gratis di Tanah Papua

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:40 WIT

Seorang penggiat Inorga KIS dengan papan seluncurnya sedang melakukan salah satu trik dalam permainan skateboard di area Car Free Day—Jalan Cenderawasih, Mimika, Papua Tengah, Sabtu (2/5/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Event

KIS Mimika Warnai Parade Hardiknas di Car Free Day

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:56 WIT