Bupati Mimika Soroti Kedisiplinan Camat: Macam-macam, Kasih Putus!

Endy Langobelen

Selasa, 8 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Mimika, Johannes Rettob. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Bupati Mimika, Johannes Rettob. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

MIMIKA – Bupati Kabupaten Mimika, Johannes Rettob, menyoroti kedisiplinan kinerja para camat di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

John menilai, selama ini, para camat kerap meninggalkan lokasi tugasnya dengan memilih tinggal berlama-lama di Kota Timika. Hal ini tentu telah mengakibatkan pelayanan kepada masyarakat di pedalaman sering terhambat.

Oleh karena itu, di masa pemerintahannya, John berharap para camat selaku abdi negara dapat menunjukkan kerja sama yang baik serta kedisplinan dalam tugas dan pelayanannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam pemerintahan kami ke depan, camat itu akan dilantik di lokasi (tugasnya). Camat Jila, kita Lantik di Jila. Camat Potowaiburu, kita lantik di Potowaiburu,” tegas John saat memimpin apel gabungan perdana di pelataran Kantor Bupati Mimika, Jalan Poros SP3, Timika, Papua Tengah, Selasa (8/4/2025).

“Bawa juga istri. Kalau istri pegawai negeri, proses ikut pindah, jadi ketua PKK di sana. Jangan alasan camat itu ada di Timika. Kami tidak mau lihat,” imbuhnya.

Baca Juga :  Pemkab Mimika dan PTFI Teken Kerja Sama Pengoperasian RS Waa Banti

John juga mengatakan, dalam 100 kerja, ia akan berupaya meningkatkan jaringan internet di setiap kecamatan dengan memasang Starlink. Dengan begitu, para camat dapat selalu terhubung secara virtual untuk diawasi.

“Dalam 100 hari kerja ini, saya akan berusaha supaya semua kantor-kantor distrik itu sudah bisa terhubung dan terlayani melalui ini (Starlink). Kita akan kontrol lewat rapat online. Saya akan rapat melalui online dan lakukan pengecekan,” tuturnya.

Orang nomor satu di Mimika itu menegaskan bilamana ada camat yang enggan berada di tempat tugas, maka akan segera dicopot dari jabatannya.

“Ya jelaslah, kita akan berhentikan dari camat. Wajib itu. Tidak bisa kerja, ya tidak usah. Harus siap, kan kita akan memulai dengan asesmen, jadi kalau asesmennya sudah siap, ya dia harus siap. Tapi kalau dia tidak siap ya jangan, supaya menghindari pemecatan di tengah jalan,” kata John saat diwawancarai awak media.

Baca Juga :  Demo di Kantor Dishub Mimika, Masyarakat 4 Distrik Tuntut Buka Penerbangan

Di samping itu, John juga akan memberikan tanggung jawab kepada para camat untuk melaksanakan proyek-proyek pembangunan program pemerintah di kecamatan.

“Selama ini, proyek yang ada di kecamatan diurus oleh dinas. Besok, kita kasih ke kecamatan. Tapi kalau camatnya macam-macam, kita kasih putus. Ini serius, jadi kamu juga siap. Camat itu kaki tangan pemerintah, mewakili pemerintah di sini untuk berada di sana. Harus siap ditempatkan di mana saja,” tandasnya.

“Mari kita perbaiki diri kita masing-masing ke depan. Tadi, Pak Wakil sudah bilang, disiplin itu penting. Disiplin dalam semua hal. Disiplin terhadap waktu, pakaian, pekerjaan, jiwa dan raga kita,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Distrik Mimika Baru Petakan Risiko Kebakaran di Permukiman Padat
Pemerintah Akan Kembalikan Dana Otsus Papua Rp2,5 Triliun
Bupati Mimika Pastikan Akses Banti Pulih Usai Longsor, RS Aman dari Abrasi
Kolaborasi Lintas Lembaga Tekan Angka Pernikahan Siri dan Pastikan Legalitas Keluarga
Disdukcapil Mimika Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Reformasi Administrasi Kependudukan
Pemkab Mimika Percepat Raperda Perumda Air Minum dan Limbah
Urgensi Ketahanan Keluarga dan Tertib Administrasi di Mimika
Disdukcapil Mimika Edukasi Warga Terkait Regulasi Nikah dan Cerai guna Tekan Konflik Sosial

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:10 WIT

Distrik Mimika Baru Petakan Risiko Kebakaran di Permukiman Padat

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:27 WIT

Pemerintah Akan Kembalikan Dana Otsus Papua Rp2,5 Triliun

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:56 WIT

Bupati Mimika Pastikan Akses Banti Pulih Usai Longsor, RS Aman dari Abrasi

Kamis, 30 April 2026 - 16:49 WIT

Kolaborasi Lintas Lembaga Tekan Angka Pernikahan Siri dan Pastikan Legalitas Keluarga

Kamis, 30 April 2026 - 16:41 WIT

Disdukcapil Mimika Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Reformasi Administrasi Kependudukan

Berita Terbaru

Polisi lalu lintas melakukan olah tempat kejadian perkara di Jalan Poros Mapurujaya KM 10, Mimika, Jumat, 1 Mei 2026. Galeripapua/Istimewa

Hukrim

Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:59 WIT

Barang bukti narkotika yang diamankan polisi setelah penangkapan dua tersangka di Mimika. Kamis, 30 April 2026. Galeripapua/Istimewa

Hukrim

Polisi Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu di Timika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:41 WIT

Kebakaran menghanguskan sebuah bangunan di Jalan Cenderawasih, Mimika, Kamis malam, 30 April 2026. Galeripapua/Istimewa

Pemerintahan

Distrik Mimika Baru Petakan Risiko Kebakaran di Permukiman Padat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:10 WIT

Ket. Foto: Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Felix Wanggai (tengah) di Hotel Horison Diana Mimika, Kamis 30 April 2026. Galeripapua/ Kevin Kurni.

Pemerintahan

Pemerintah Akan Kembalikan Dana Otsus Papua Rp2,5 Triliun

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:27 WIT