Exco Papua Tengah Soroti Hak Masyarakat Adat di Hari Internasional

Jeri P. Degei

Minggu, 10 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menase Ugedi Degei, S.Sos, Ketua II Exco Papua Tengah. (Foto: Galeri Papua/Jefri P. Degei)

Menase Ugedi Degei, S.Sos, Ketua II Exco Papua Tengah. (Foto: Galeri Papua/Jefri P. Degei)

NABIRE — Momentum Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia yang jatuh pada 9 Agustus dimanfaatkan Executive Committee (Exco) Partai Buruh Papua Tengah untuk mengajak publik meningkatkan kesadaran akan hak dan budaya masyarakat adat.

Acara peringatan digelar di Sekretariat Partai Buruh Papua Tengah, berlokasi di kompleks Kodim 753 Nabire.

Menase Ugedi Degei, S.Sos, Ketua II Exco Papua Tengah, menegaskan bahwa hari ini penting untuk mengangkat persoalan yang dihadapi komunitas adat di wilayah Meepago dan Papua Tengah pada umumnya.

“Hari Masyarakat Adat Internasional adalah pengingat bahwa hak, budaya, dan kebutuhan masyarakat adat harus dijaga. Ini berbeda dengan Hari Buruh Internasional yang fokus pada perjuangan kaum pekerja,” kata Degei, Sabtu (9/8/2025).

Ia menjelaskan, Hari Buruh Internasional atau May Day memperjuangkan isu-isu buruh, seperti jam kerja dan kondisi kerja yang layak.

Sementara Hari Masyarakat Adat Internasional merayakan keberadaan dan pengetahuan masyarakat adat, sekaligus mendorong perlindungan terhadap hak-hak mereka.

Menurut Degei, lembaga kemasyarakatan adat memegang peran strategis dalam membangun partisipasi publik, meningkatkan kualitas hidup, dan mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat adat.

Baca Juga :  7 Bulan Penerbangan ke Alama Mimika Tutup, Masyarakat Butuh Perhatian Pemerintah

“Kita bicara soal jati diri, warisan budaya, dan kedaulatan yang melekat pada tanah dan alam,” ujarnya.

Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia sendiri diperingati setiap 9 Agustus sejak ditetapkan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 1994.

Tahun ini, peringatan di Papua Tengah menjadi ajang penguatan solidaritas antara organisasi politik, pemerhati adat, dan komunitas lokal.

“Selamat Hari Masyarakat Adat Sedunia 2025,” ucap Degei, menutup sambutannya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perubahan Iklim Global: Ketika Iklim Menghangat, Malaria Menguat di Mimika
Arnold Beanal ke MRP Papua Tengah: Urus Konflik Papua, Soal Saham Freeport Sudah Selesai
Peringati Hari Buruh, Ini Harapan Serikat Pekerja di Lingkungan Freeport
MRP Papua Tengah Dorong Perdamaian Konflik Kwamki Narama, 16 Korban Jiwa Jadi Perhatian
Temui Wapres, Kepala Suku Amungme Tuntut Keadilan Ekonomi dan Peran di Sektor Tambang
Wapres Gibran di Mimika: Bantuan Disorot, UMKM Lokal Terabaikan
Harapan Mama Papua Usai Selfie Bareng Wapres Gibran di Mimika
“Wisata Mancing Dadakan” di Jalan Ahmad Yani Mimika, Sindiran Halus untuk Genangan Abadi

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 09:35 WIT

Perubahan Iklim Global: Ketika Iklim Menghangat, Malaria Menguat di Mimika

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:20 WIT

Arnold Beanal ke MRP Papua Tengah: Urus Konflik Papua, Soal Saham Freeport Sudah Selesai

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:10 WIT

Peringati Hari Buruh, Ini Harapan Serikat Pekerja di Lingkungan Freeport

Kamis, 30 April 2026 - 06:11 WIT

MRP Papua Tengah Dorong Perdamaian Konflik Kwamki Narama, 16 Korban Jiwa Jadi Perhatian

Rabu, 29 April 2026 - 17:17 WIT

Temui Wapres, Kepala Suku Amungme Tuntut Keadilan Ekonomi dan Peran di Sektor Tambang

Berita Terbaru

FGD - Peserta berfoto bersama usai Focus Group Discussion (FGD) eliminasi kusta yang digelar Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa di Puskesmas Abepura, Sabtu, 23 Mei 2026. Diskusi membahas percepatan eliminasi kusta di Kota Jayapura di tengah tingginya angka kasus dan masih kuatnya stigma terhadap pasien. Galeripapua/Ikbal Asra

Pemerintahan

Dinkes Jayapura: 503 Pasien Kusta Masih Jalani Pengobatan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:18 WIT

Kesehatan - Peserta mengikuti Focus Group Discussion (FGD) eliminasi kusta yang digelar Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa di Puskesmas Abepura, Sabtu, 23 Mei 2026. Diskusi membahas percepatan eliminasi kusta, pengurangan stigma terhadap pasien, serta penguatan kolaborasi lintas sektor di Kota Jayapura. Galeripapua/ Ikbal Asra

Kesehatan

LKC Dompet Dhuafa Papua Gelar FGD Bahas Eliminasi Kusta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:26 WIT