Polisi Beri Pesan Kamtibmas ke Pelajar di Mimika Pasca Saling Lempar Batu

Ahmad

Jumat, 25 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Polsek Mimika Baru, Bripka Herman, memberikan arahan kepada para pelajar. (Foto: Istimewa/Humas Polsek Mimika Baru)

Anggota Polsek Mimika Baru, Bripka Herman, memberikan arahan kepada para pelajar. (Foto: Istimewa/Humas Polsek Mimika Baru)

MIMIKA – Anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Mimika Baru (Miru) mendatangi dua sekolah yang saling bertetangga di sekitaran Jalan Pendidikan dan Jalan Budi Utomo, yakni SMP Negeri 11 dan SMP Negeri 2 Mimika, Jumat (25/4/2025).

Anggota kepolisian yang datang adalah Bripka Herman. Kedatangannya membawa misi memberikan pesan-pesan kamtibmas kepada para pelajar dari dua sekolah tersebut pasca aksi saling lempar batu pada Kamis 24 April 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Bripka Herman menekankan kepada para siswa untuk dapat mentaati tata tertib sekolah masing-masing serta mempedomani hasil kesepakatan pasca aksi saling lempar yang terjadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu para siswa juga diharapkan mentaati kesepakatan yang telah disepakati bersama agar di masing-masing sekolah demi tercipta situasi yang aman dan damai serta dapat menjaga perilaku yang baik demi citra sekolah.

Kapolsek Mimika Baru AKP Putut Yudha Pratama menilai, upaya ini dilaksanakan agar memberikan edukasi serta peringatan kepada para pelajar untuk tidak mengulangi hal yang sama.

Baca Juga :  Tiga Orang Dibacok di Jalan Ahmad Yani Timika, Polisi Buru Pelaku

Dengan demikian, siswa-siswi kedua sekolah tersebut dapat mengikuti kegiatan proses belajar mengajar dengan baik.

“Kami sangat mengapresiasi kepada Bripka Herman yang langsung mengambil langkah mediasi serta memberikan pesan-pesan pada upacara di kedua sekolah,” ujar Kapolsek dalam keterangan tertulisnya, Jumat pagi.

Lalu, untuk mengantisipasi aksi susulan, anggota Polsek Mimika Baru, Bripka Herman langsung mengambil langkah dengan melakukan mediasi yang diikuti oleh para dewan guru dan masing-masing kepala sekolah.

Adapun kesepakatan yang berhasil disepakati oleh masing-masing sekolah yakni siswa-siswi yang kedapatan melakukan tindakan yang dapat merugikan sekolah masing-masing dengan sanksi tegas dikeluarkan dari sekolah.

Selain hal itu, masing-masing pihak sekolah akan memasang CCTV di lokasi tempat para pelajar dalam melakukan tindakan yang dapat merugikan sekolah.

Kapolsek menyebutkan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan ke sekolah-sekolah yang berada di wilayah hukum Polsek Mimika Baru agar tidak melakukan hal yang sama serta akan meminimalisir kelompok siswa yang berkeliaran di luar waktu kegiatan belajar mengajar.

Baca Juga :  Syukuran Bupati Jayawijaya Ricuh: 6 Orang Terluka, 7 Kendaraan Dibakar

Sementara itu, dewan guru dari kedua sekolah turut menyampaikan terima kasih kepada Polsek Mimika Baru yang telah peduli serta mengawal permasalahan tersebut sampai tuntas.

“Kami ucapkan banyak terima kasih kepada Polsek Mimika Baru yang telah peduli dengan mengawal permasalahan ini hingga tuntas,” ucap Kepala Sekolah SMPN 11c Damaris Limbong.

“Setelah ini diharapkan hal serupa tidak terulang kembali dan kami akan ambil tindakan tegas kepada siswa/pelajar yang membuat Citra sekolah menjadi buruk,” ujarnya.

Adapun aksi saling lempar batu ini terjadi pada Kamis 24 April 2025. Aksi ini dipicu akibat adanya pelajat dari SMPN 2 yang melakukan pelemparan batu secara berulang ke sekolah tetangganya, SMPN 11 Mimika.

Para pelajar dari SMPN 11 kemudian melakukan aksi balasan dengan melempar batu ke arah SMPN 2 Mimika yang jaraknya hanya satu jingkat.

Kendati demikian, hal tersebut, tidak berlangsung lama karena langsung direspon oleh polisi dari Polsek Mimika Baru dengan Regu Unit Perintis Sat Sabhara Polres Mimika.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Pria Diburu Polisi Usai Penganiayaan Maut di Belakang Grapari Timika
Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika
Polisi Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu di Timika
Peredaran Sopi Picu Gangguan Keamanan, Aparat Gabungan Tertibkan Pasar Sentral Timika
SOMAP: Segera Hentikan Kekerasan Militer di Papua
Narkoba Masih Intai Mimika, 11 Tersangka Ditangkap dalam Empat Bulan
Polres Mimika Musnahkan Sabu Rp312 Juta, Dua Pengedar Lama Dibongkar
Anggota KKB Penembak Warga Sipil di Puncak Jaya Ditangkap di Mimika

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 16:15 WIT

Tiga Pria Diburu Polisi Usai Penganiayaan Maut di Belakang Grapari Timika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:59 WIT

Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:41 WIT

Polisi Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu di Timika

Selasa, 28 April 2026 - 16:32 WIT

Peredaran Sopi Picu Gangguan Keamanan, Aparat Gabungan Tertibkan Pasar Sentral Timika

Senin, 27 April 2026 - 23:14 WIT

SOMAP: Segera Hentikan Kekerasan Militer di Papua

Berita Terbaru

Korban mendapat penanganan medis di RSUD Mimika. (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Staf Ahli DPRK Mimika Dibacok Begal di Irigasi Ujung

Senin, 4 Mei 2026 - 02:18 WIT

Mahasiswa FIM-WP menggelar aksi mimbar bebas di Waena, Jayapura, Sabtu, 2 Mei 2026. Galeripapua/ Istimewa.

Organisasi

Mahasiswa West Papua Tuntut Pendidikan Gratis di Tanah Papua

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:40 WIT

Seorang penggiat Inorga KIS dengan papan seluncurnya sedang melakukan salah satu trik dalam permainan skateboard di area Car Free Day—Jalan Cenderawasih, Mimika, Papua Tengah, Sabtu (2/5/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Event

KIS Mimika Warnai Parade Hardiknas di Car Free Day

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:56 WIT