Kunker ke Mimika, Ketua TP PKK Pusat Minta Daerah Tak Buat Program Muluk-muluk

Jefri Manehat

Jumat, 26 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua TP PKK Pusat, Tri Tito Karnavian, memberikan peralatan sekolah kepada anak-anak di Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah. (foto: Istimewa)

Ketua TP PKK Pusat, Tri Tito Karnavian, memberikan peralatan sekolah kepada anak-anak di Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah. (foto: Istimewa)

MIMIKA – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Pusat, Tri Tito Karnavian, melakukan kunjungan kerja (kunker) di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, dengan mengunjungi anak-anak di Distrik Kwamki Narama, Jumat (26/7/2024).

Dalam kunjungan tersebut, Tri Tito Karnavian didampingi oleh Penjabat Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk, dan Pj TP PKK Provinsi Papua Tengah, Yosina Anwar Damanik serta Ketua TP PKK Kabupaten Mimika, Susi Rettob, bersama pengurus TP PKK Distrik.

Di kesempatan itu, Tri Tito Karnavian mendorong agar TP PKK Kabupaten tidak membuat program-program yang besar, melainkan program nyata yang dapat dirasakan keluarga di setiap distrik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya setiap melakukan kunjungan, saya tekankan PKK Kabupaten sebaiknya tidak melakukan program yang muluk-muluk. Lakukan saja program yang nyata, yang benar-benar menyentuh keluarga di setiap distrik,” ujarnya.

Baca Juga :  Babak Baru Kasus Curas Jalan Freeport Lama Timika, Tersangka dan BB Diserahkan ke Kejaksaan

Tri Tito Karnavian juga meminta TP PKK Kabupaten agar dapat berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) di setiap daerah apabila menemukan permasalahan di kampung atau distrik sehingga permasalahan tersebut bisa ditangani dengan cepat dan tepat.

“Kalau permasalahan di kampung, misalnya tidak ada toilet bisa koordinasi ke OPD. OPD juga jangan jalan sendiri,” tutur Tri Tito Karnavian.

Tidak hanya itu, Ketua TP PKK Pusat itu juga berharap TP PKK yang ada di daerah untuk membantu pemerintah dalam upaya penurunan stunting.

“Pemerintah Pusat terus mendorong pencegahan stunting dan kita berharap TP PKK juga mengambil peran dalam hal ini, di mana ini merupakan bagian dari menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang berpotensi,” jelasnya.

Baca Juga :  Polres Mimika Tangkap Pria Pemerkosa Anak di Bawah Umur

“Dengan begitu ke depan anak-anak Papua tidak hanya menjadi penonton tetapi menjadi pelaku dalam pembangunan,” imbuhnya.

Apalagi, tambah Tri Tito Karnavian, nilai APBD Mimika yang besar seharusnya dapat memberikan fasilitas yang baik bagi masayarakat, mulai dari fasilitas kesehatan, sekolah hingga infrastruktur yang mumpuni.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Mimika perlu melakukan evaluasi, bukan terus menyalahkan Pemerintah Pusat.

“Pemerintah Kabupaten Mimika sebaiknya melakukan evaluasi, bukan menyalahkan Pemerintah Pusat. Banyak daerah yang PAD-nya kecil dari Mimika, tetapi bisa mensejahterakan rakyatnya, tetapi mengapa Mimika tidak bisa,” ucapnya.

Dalam kunjungan itu, Tri Tito Karnavian juga menyerahkan perlengkapan sekolah kepada anak-anak, memberikan bibit cabe dan menyerahkan Adminduk bagi masyarakat Distrik Kwamki Narama.


Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Distrik Mimika Baru Petakan Risiko Kebakaran di Permukiman Padat
Pemerintah Akan Kembalikan Dana Otsus Papua Rp2,5 Triliun
Bupati Mimika Pastikan Akses Banti Pulih Usai Longsor, RS Aman dari Abrasi
Kolaborasi Lintas Lembaga Tekan Angka Pernikahan Siri dan Pastikan Legalitas Keluarga
Disdukcapil Mimika Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Reformasi Administrasi Kependudukan
Pemkab Mimika Percepat Raperda Perumda Air Minum dan Limbah
Urgensi Ketahanan Keluarga dan Tertib Administrasi di Mimika
Disdukcapil Mimika Edukasi Warga Terkait Regulasi Nikah dan Cerai guna Tekan Konflik Sosial

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:10 WIT

Distrik Mimika Baru Petakan Risiko Kebakaran di Permukiman Padat

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:27 WIT

Pemerintah Akan Kembalikan Dana Otsus Papua Rp2,5 Triliun

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:56 WIT

Bupati Mimika Pastikan Akses Banti Pulih Usai Longsor, RS Aman dari Abrasi

Kamis, 30 April 2026 - 16:49 WIT

Kolaborasi Lintas Lembaga Tekan Angka Pernikahan Siri dan Pastikan Legalitas Keluarga

Kamis, 30 April 2026 - 16:41 WIT

Disdukcapil Mimika Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Reformasi Administrasi Kependudukan

Berita Terbaru

Korban mendapat penanganan medis di RSUD Mimika. (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Staf Ahli DPRK Mimika Dibacok Begal di Irigasi Ujung

Senin, 4 Mei 2026 - 02:18 WIT

Mahasiswa FIM-WP menggelar aksi mimbar bebas di Waena, Jayapura, Sabtu, 2 Mei 2026. Galeripapua/ Istimewa.

Organisasi

Mahasiswa West Papua Tuntut Pendidikan Gratis di Tanah Papua

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:40 WIT

Seorang penggiat Inorga KIS dengan papan seluncurnya sedang melakukan salah satu trik dalam permainan skateboard di area Car Free Day—Jalan Cenderawasih, Mimika, Papua Tengah, Sabtu (2/5/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Event

KIS Mimika Warnai Parade Hardiknas di Car Free Day

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:56 WIT