Mimika Menjemput Bola, Menambal Celah Digital

Ahmad

Rabu, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama pembukaan kegiatan evaluasi kinerja pelayanan publik yang digelar oleh Disdukcapil Kabupaten Mimika di Ballroom Hotel Horison Ultima, Timika, Rabu (22/4/2026). (Foto: Istimewa)

Foto bersama pembukaan kegiatan evaluasi kinerja pelayanan publik yang digelar oleh Disdukcapil Kabupaten Mimika di Ballroom Hotel Horison Ultima, Timika, Rabu (22/4/2026). (Foto: Istimewa)

MIMIKA – Kabupaten Mimika sedang mempertaruhkan reputasinya sebagai pionir digitalisasi birokrasi di Tanah Papua. Sebagai satu-satunya daerah di wilayah ini yang mengadopsi Mal Pelayanan Publik (MPP) Digital versi kedua, Mimika kini fokus menyelaraskan “kemilau” teknologi dengan ketertiban dapur administrasi.

Langkah ini menjadi sorotan dalam evaluasi kinerja pelayanan publik di Ballroom Hotel Horison Ultima, Timika, Rabu, 22 April 2026.

Alih-alih sekadar seremoni, agenda ini menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Mimika untuk menggeser paradigma dari birokrasi pasif menjadi mesin pelayanan yang proaktif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Deputi Bidang Pelayanan Publik KemenPAN-RB, Otok Kuswandaru, memberikan catatan penting melalui sambungan daring. Ia menekankan bahwa transformasi digital bukan sekadar soal perangkat lunak, melainkan perubahan pola pikir.

“Kita harus mengubah cara pandang. Pelayanan harus dibangun berdasarkan perspektif masyarakat yang dilayani, bukan sekadar keinginan pemerintah. Pertanyaan kuncinya sederhana: apakah masyarakat merasa dimudahkan atau justru dipersulit saat mengakses layanan kita?” ujar Otok.

Menurut Otok, integrasi layanan saat ini menuntut aparatur untuk bergerak serentak.

“Dunia bergerak ke arah pelayanan yang menjemput bola. Aparatur harus bergerak serentak dan responsif. Masyarakat tidak mau tahu kerumitan di ‘dapur’ birokrasi kita; yang mereka butuhkan adalah hasil yang cepat, mudah, dan berkualitas,” tegasnya.

Integritas di Balik Meja Laporan
Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, menangkap pesan tersebut sebagai pelecut bagi para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Baginya, sinkronisasi data antar-37 instansi di dalam MPP adalah harga mati untuk menjaga marwah pemerintah di mata warga.

Baca Juga :  Bangkitkan Nasionalisme, Mimika Wajibkan Indonesia Raya dan Pancasila Tiap Hari Kerja

Emanuel menekankan bahwa dedikasi di lapangan harus berbanding lurus dengan ketertiban administrasi. Ia tak ingin prestasi pelayanan yang sudah baik di mata publik justru terganjal oleh keterlambatan laporan yang bersifat teknis.

“Pelayanan publik yang kita bahas hari ini… merupakan wajah nyata dari kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat. Kita berharap kualitas pelayanan yang kita berikan akan sangat menentukan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” kata Emanuel.

Ia mengingatkan jajarannya bahwa transparansi adalah bentuk tanggung jawab moral atas mandat yang diberikan rakyat.

“Kita bekerja di bawah (lapangan) sudah baik, tapi kalau di bagian lain kurang mendapat perhatian, maka berdampak dalam pelayanan kita kepada masyarakat. Tolong siapkan dan selalu ada berikan laporan begitu masuk,” cetus Emanuel.

Kesadaran akan etika jabatan menjadi penutup arahannya.

“Masyarakat tidak mau tahu urusan dapur kita, yang mereka butuhkan adalah kepastian waktu dan biaya saat mengurus izin atau dokumen. Ingatlah bahwa gaji dan tunjangan yang kita terima berasal dari rakyat. Maka, sudah sewajibnya kita memberikan dedikasi terbaik. Mari kita jadikan Mimika sebagai role model pelayanan publik di Tanah Papua,” tutupnya.

Baca Juga :  Mimika Prioritaskan Jemaah Lansia dan Disabilitas dalam Keberangkatan Haji 1447 H

Menembus Pesisir dan Pedalaman
Optimisme Mimika untuk menjadi kiblat pelayanan publik di Papua bukan tanpa strategi. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Mimika, Slamet Sutejo, kini tengah menyiapkan skema “MPP Mini” guna menjawab tantangan geografis di wilayah pesisir dan pedalaman.

Saat ini, embrio layanan tersebut telah bergerak di Distrik Mapurujaya, Wania, dan Kuala Kencana. Slamet meyakini, jika konektivitas antara fakta lapangan dan pelaporan administrasi sudah solid, predikat sebagai wilayah percontohan bukan lagi sekadar impian.

“Layanan yang sudah bagus dan terpusat ini harus di-breakdown ke level distrik. Kami sudah memiliki embrionya melalui layanan Dukcapil yang telah hadir di beberapa distrik seperti Mapurujaya, Wania, dan Kuala Kencana,” kata Slamet.

Baginya, sinkronisasi adalah kunci utama kepercayaan publik maupun pusat.

Faktanya layanan kita sudah maksimal dan berjalan baik. Namun, kerja administrasi pelaporan dan fakta di lapangan harus terkoneksi dengan kuat. Itu kunci transparansi kepada pemerintah pusat maupun publik,” lanjutnya.

Ujian kredibilitas pelayanan Mimika akan berlanjut pada Kamis, 23 April 2026. Pemerintah kabupaten dijadwalkan membedah kualitas layanannya di hadapan Ombudsman RI dalam Forum Konsultasi Publik.

“Jika hari ini kita melihat dari kacamata Kemenpan-RB, besok kita bedah dari kacamata Ombudsman. Intinya, kita ingin memastikan apakah masyarakat benar-benar puas atau hanya sekadar merasa cukup,” pungkas Slamet.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ
Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu
Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik
Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu
Kesbangpol Mimika Gelar Sosialisasi Penguatan Karakter Berbasis Pancasila dalam Keluarga
Lima Personel BPBD Mimika Disiapkan Jadi Tim Rescue Profesional
Tingkatkan Kesiapsiagaan, BPBD Mimika Bekali 50 Peserta Mitigasi Bencana
DPMPTSP Mimika Dorong Transformasi Digital Kearsipan via Aplikasi SRIKANDI

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 15:29 WIT

76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ

Rabu, 9 September 2026 - 18:39 WIT

Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu

Kamis, 3 September 2026 - 16:53 WIT

Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik

Rabu, 2 September 2026 - 19:01 WIT

Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu

Rabu, 2 September 2026 - 15:46 WIT

Kesbangpol Mimika Gelar Sosialisasi Penguatan Karakter Berbasis Pancasila dalam Keluarga

Berita Terbaru

Kepala BPBJ Mimika, Anton Pasoro. (Foto: Istimewa)

Pemerintahan

76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ

Jumat, 11 Sep 2026 - 15:29 WIT

Tim Satuan Reskrim Polres Mimika melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dugaan pembunuhan seorang warga di area belakang Indekos Warna Warni, Jalan Kelimutu, Timika, Papua Tengah. (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Seorang Pria Ditemukan Tewas dalam Indekos di Mimika

Kamis, 10 Sep 2026 - 15:16 WIT