Sinte dan Vape Narkoba Incar Pelajar Mimika, Transaksi via Medsos Marak

Ahmad

Senin, 29 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi tembakau sintetis.

Ilustrasi tembakau sintetis.

MIMIKA — Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Mimika, Papua Tengah, menyoroti tren mengkhawatirkan terkait peredaran gelap narkotika yang kini menyasar kalangan remaja.

Tembakau sintetis atau sinte—yang masuk dalam narkotika golongan I—menjadi jenis yang paling banyak dikonsumsi oleh kelompok usia pelajar di wilayah tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BNNK Mimika, Ruslan Awumbas, mengungkapkan bahwa pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) menjadi kelompok yang paling rentan terjerumus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, tingginya rasa ingin tahu dan keinginan mencoba hal baru menjadi pemicu utama.

Kondisi ini diperparah oleh perkembangan teknologi. Ruslan menjelaskan, para pengedar kini mayoritas memanfaatkan media sosial sebagai jalur transaksi utama untuk menjangkau pembeli usia muda.

Baca Juga :  Polisi Limpahkan Kasus Pasangan Kekasih Pengedar Sabu ke Kejari Mimika

“Rata-rata pengguna, sudah pasti tahu pengedar dan mereka membeli. Jika ada teman-temannya yang percaya sama dia, apalagi teman sebaya, pasti dia akan dapat mempengaruhi temannya yang lain. Tingkat SMP, SMA itu, mereka paling rawan terhadap narkotika akibat ingin coba-coba,” terang Ruslan, Sabtu (27/6).

Faktor Keluarga dan Modus Baru Lewat Cairan Vape
Sepanjang tahun 2026, BNNK Mimika mencatat telah menangani sedikitnya 16 kasus penyalahgunaan narkotika.

Ruslan memastikan seluruh pengguna yang terlibat dalam belasan kasus tersebut saat ini tengah menjalani proses rehabilitasi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan mendalam oleh petugas, faktor keharmonisan keluarga memegang peran krusial.

Sebagian besar kasus penyalahgunaan dipicu oleh kondisi keluarga yang retak (broken home) serta minimnya pengawasan orang tua, termasuk pemberian uang saku yang berlebihan tanpa kontrol.

Baca Juga :  Kapolres Mimika Luruskan Jumlah Korban Penembakan Grasberg, Olah TKP Dilanjutkan

Celah psikologis ini kemudian dimanfaatkan oleh produsen narkotika. Mereka terus memodifikasi produk agar menyerupai tren gaya hidup anak muda.

Salah satu modus baru yang ditemukan adalah menyusupkan cairan narkotika ke dalam rokok elektronik atau vape untuk mengelabui petugas.

Selain memanfaatkan media sosial untuk bertransaksi, modus operandi peredaran kini bergeser dengan memanfaatkan jasa pengiriman paket kilat. Hal ini diakui mempersulit deteksi dini dan pengawasan di lapangan.

BNNK Mimika juga menemukan perbedaan motif penggunaan berdasarkan kelompok usia. Kelompok dewasa mayoritas mengonsumsi sabu dengan alasan menjaga ketahanan fisik saat bekerja.

Sementara itu, kelompok pelajar cenderung memilih tembakau sintetis demi mendapatkan efek halusinasi.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Anggota Brimob Raih Penghargaan Usai Tangkap Pelaku Penganiayaan Berat di Mimika
Polsek Bandara Timika Sita 20 Anak Panah Penumpang Asal Intan Jaya
Korban Tewas dalam Mobil di Kuala Kencana Merupakan Anggota TNI, Ada Luka Tembak di Dada
4 Anggota OPM Puncak Jaya Serahkan Senjata, Pilih Kembali ke Masyarakat
12 Hari Dirawat, Demerina Korban Penyanderaan KKB di Mimika Kembali ke Keluarga
Kontak Senjata di Intan Jaya, 4 Anggota Kelompok Bersenjata Dilaporkan Tewas
Anggota KKB Penembak ASN di Yahukimo Ditangkap, Tiga Amunisi Disita
Sarang Sabu di Lorong Togel Mimika Digerebek, Polisi Sita Timbangan dan Bong

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:59 WIT

Dua Anggota Brimob Raih Penghargaan Usai Tangkap Pelaku Penganiayaan Berat di Mimika

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:01 WIT

Polsek Bandara Timika Sita 20 Anak Panah Penumpang Asal Intan Jaya

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:42 WIT

Korban Tewas dalam Mobil di Kuala Kencana Merupakan Anggota TNI, Ada Luka Tembak di Dada

Sabtu, 26 September 2026 - 22:07 WIT

4 Anggota OPM Puncak Jaya Serahkan Senjata, Pilih Kembali ke Masyarakat

Jumat, 25 September 2026 - 18:20 WIT

12 Hari Dirawat, Demerina Korban Penyanderaan KKB di Mimika Kembali ke Keluarga

Berita Terbaru

Didi Kurniawan, M.Kes., resmi terpilih sebagai Ketua Kerukunan Keluarga Tomia Kabupaten Mimika periode 2026–2031. (Foto: KKT Mimika)

Organisasi

Didi Kurniawan Terpilih Pimpin KKT Mimika 2026–2031

Sabtu, 10 Okt 2026 - 13:57 WIT