PA Catat 251 Perkara Cerai Sepanjang 2023, Ahmad Zubaidi: Gara-gara Bertengkar Hingga Judi

Ahmad

Jumat, 3 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Humas Pengadilan Agama Mimika, Ahmad Zubaidi, saat ditemui di lobi Kantor Pengadilan Agama Mimika, Jumat (3/5/2024). (Foto: Galeri Papua/Moh. Wahyu Welerubun)

Humas Pengadilan Agama Mimika, Ahmad Zubaidi, saat ditemui di lobi Kantor Pengadilan Agama Mimika, Jumat (3/5/2024). (Foto: Galeri Papua/Moh. Wahyu Welerubun)

MIMIKA – Pengadilan Agama (PA) mencatat perkara perceraian di Kabupaten Mimika, Papua Tengah sebanyak 251 perkara sepanjang Tahun 2023. Angka itu disebut turun dalam tiga tahun terakhir.

Humas PA Mimika, Ahmad Zubaidi menerangkan perkara perceraian yang ditangani sejak Tahun 2022 hingga 2024 terus mengalami penurunan.

Pada 2022 silam, perkara perceraian disebut Ahmad Zubaidi berjumlah 286 dan merupakan yang tertinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya pada 2023, perkara perceraian turun menjadi 251.

“Sementara dari Januari hingga April 2024 ini perkara perceraian ada sekitar 62. Ini turun dibanding periode yang sama di tahun 2023 dimana tercatat ada 70 perkara,” sebut Ahmad Zubaidi, di Kantor PA Mimika, Jumat (3/5/2024).

Baca Juga :  Bayi dengan Tali Pusat Masih Tersambung Ditemukan di Semak-semak di Timika

Ahmad merinci dari 62 perkara perceraian, 50 perkara diajukan oleh pihak perempuan kemudian 12 perkara lainnya diajukan pihak laki-laki.

Ada sejumlah hal yang menyebabkan perkara perceraian terjadi. Kata Ahmad penyebabnya antara lain akibat pertengkaran terus menerus, kemudian salah satu pihak meninggalkan salah satu pihak yang lain tanpa izin dan tanpa alasan yang sah, kekerasan dalam rumah tangga, ekonomi hingga perjudian.

Dalam menyelesaikan perkara perceraian yang ditangani PA Mimika, kedua pihak disebut Ahmad selalu diusahakan untuk berdamai. Walaupun begitu, ia menyebut kebanyakan usaha yang ditempuh tak membuahkan hasil dan cerai tetap menjadi pilihan utama.

Baca Juga :  Kejari Mimika Periksa Proyek Pembangunan Instalasi Air Bersih di Pesisir

“Sejauh ini (Januari ke April 2024, red) hanya 17 perkara cerai yang berhasil dimediasi,” ungkapnya.

Untuk perkara lain yang ditangani pada tahun berjalan, PA Mimika mencatat ada 1 perkara harta bersama, 11 perkara permohonan penerapan perwalian, 5 perkara permohonan pengesahan pernikahan, 3 perkara permohonan dispensasi kawin, 1 perkara kewarisan dan 1 perkara pengangkatan anak.

“Yang dominan perkara perceraian karena (mencapai) 73 persen atau hampir 74 persen,” pungkasnya.

Pihaknya hanya berharap angka perkara perceraian terus turun dari tahun ke tahun.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Pria Diburu Polisi Usai Penganiayaan Maut di Belakang Grapari Timika
Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika
Polisi Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu di Timika
Peredaran Sopi Picu Gangguan Keamanan, Aparat Gabungan Tertibkan Pasar Sentral Timika
Mimika Prioritaskan Jemaah Lansia dan Disabilitas dalam Keberangkatan Haji 1447 H
SOMAP: Segera Hentikan Kekerasan Militer di Papua
Narkoba Masih Intai Mimika, 11 Tersangka Ditangkap dalam Empat Bulan
Polres Mimika Musnahkan Sabu Rp312 Juta, Dua Pengedar Lama Dibongkar

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 16:15 WIT

Tiga Pria Diburu Polisi Usai Penganiayaan Maut di Belakang Grapari Timika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:59 WIT

Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:41 WIT

Polisi Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu di Timika

Selasa, 28 April 2026 - 16:32 WIT

Peredaran Sopi Picu Gangguan Keamanan, Aparat Gabungan Tertibkan Pasar Sentral Timika

Selasa, 28 April 2026 - 15:50 WIT

Mimika Prioritaskan Jemaah Lansia dan Disabilitas dalam Keberangkatan Haji 1447 H

Berita Terbaru

Korban mendapat penanganan medis di RSUD Mimika. (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Staf Ahli DPRK Mimika Dibacok Begal di Irigasi Ujung

Senin, 4 Mei 2026 - 02:18 WIT

Mahasiswa FIM-WP menggelar aksi mimbar bebas di Waena, Jayapura, Sabtu, 2 Mei 2026. Galeripapua/ Istimewa.

Organisasi

Mahasiswa West Papua Tuntut Pendidikan Gratis di Tanah Papua

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:40 WIT

Seorang penggiat Inorga KIS dengan papan seluncurnya sedang melakukan salah satu trik dalam permainan skateboard di area Car Free Day—Jalan Cenderawasih, Mimika, Papua Tengah, Sabtu (2/5/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Event

KIS Mimika Warnai Parade Hardiknas di Car Free Day

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:56 WIT