Pentolan KKB Paniai, Petrus Pekei Ditangkap Usai DPO 8 Tahun

Sabtu, 18 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peni Pekei alias Petrus Pekei, anggota KKB yang merupakan Komandan Operasi Umum Markas Dokoge. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Damai Cartenz 2024)

Peni Pekei alias Petrus Pekei, anggota KKB yang merupakan Komandan Operasi Umum Markas Dokoge. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Damai Cartenz 2024)

PANIAI – Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz 2024 bersama Polres Dogiyai menangkap salah satu pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) wilayah Dokoge-Paniai Peni Pekei alias Petrus Pekei di tanjakan Pugo di Kampung Ekaugida, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Jumat (17/5/2024).

Kepala operasi Damai Cartenz-2024, Kombes Pol Faizal Ramadhani, dalam keterangan tertulisnya menjelaskan, penangkapan Petrus Pekei didasarkan Laporan Polisi Nomor LP/01/K/II/2015/PAPUA/RES PANIAI tertanggal 1 Februari 2015 dan Daftar Pencarian Orang (DPO) Nomor: DPO/36/XI/2016/DITRESKRIMUM tertanggal 11 November 2016.

“Petrus Pekei ditangkap terkait tindak pidana pemerasan, pengancaman, pencurian dengan kekerasan, dan kepemilikan senjata api ilegal yang dilakukannya pada tanggal 31 Januari 2015 lalu di Kampung Witai, Distrik Yatamo-Paniai, terhadap korbannya bernama Nicolas Worabay,” jelas Faizal.

Sementara Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2024, AKBP Bayu Suseno, menerangkan penangkapan terjadi saat Petrus Pekei sedang dalam perjalanan dari Kabupaten Nabire menuju Kabupaten Paniai.

“Personel berhasil mengamankan Petrus Pekei di tanjakan Pugo, Kampung Madi, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, kurang dari tiga jam setelah pemantauan,” kata Bayu.

Saat ini, lanjut Bayu, Petrus Pekei telah dibawa ke Kabupaten Nabire untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mako Polres Nabire.

Baca Juga :  PERTINA Papua Tengah Dukung Piala Gubernur Liga 4, Dorong Lahirnya Talenta Sepak Bola Daerah

“Pemeriksaan ini bertujuan untuk menyelidiki lebih dalam keterlibatan Petrus dalam jaringan KKB,” tuturnya.

Ditambahkan bahwa Petrus Pekei alias Peni Pekei memiliki posisi penting sebagai Komandan Operasi KKB di Markas Dokoge-Paniai.

Bayu juga menegaskan, penangkapan ini menunjukkan keseriusan Polri melalui Satgas Ops Damai Cartenz-2024 dalam melakukan penegakan hukum terhadap KKB yg melakukan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polda Papua

“Kami akan terus melakukan upaya penegakan hukum terhadap KKB di Papua demi terwujudnya situasi kamtibmas yg kondusif di Papua,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka
Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika
Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal
Rumah Pintar Hadir di Pedalaman Puncak Jaya, Buka Akses Belajar Anak-anak Papua
Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya
Pendidikan di Waa Banti Mimika Belum Maksimal, Polisi Buka Kelas Darurat
Polisi Ungkap Kronologi Penganiayaan di Jalan Perintis Timika
Polemik Pemilihan Ketua RT di Mimika, Lurah Perintis Resmi Diadukan ke 5 Instansi

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 19:19 WIT

Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka

Senin, 15 Juni 2026 - 19:13 WIT

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika

Senin, 15 Juni 2026 - 19:09 WIT

Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:51 WIT

Rumah Pintar Hadir di Pedalaman Puncak Jaya, Buka Akses Belajar Anak-anak Papua

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:01 WIT

Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya

Berita Terbaru

Peresmian MCK sekolah di Pulau Karaka, Distrik Mimika Timur Jauh, Mimika, Papua Tengah, Senin (25/6/2026). (Foto: Istimewa/Polres Mimika)

Pendidikan

Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka

Senin, 15 Jun 2026 - 19:19 WIT

Lebih dari 3000 Minuman keras ilegal yang berhasil diamankan dan dimusnahkan aparat gabungan dalam operasi pengawasan yang berlangsung sepanjang Januari hingga Juni 2026. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika

Senin, 15 Jun 2026 - 19:13 WIT

Momen pemusnahan barang bukti minuman keras di Mapolres Mimika, Jalan Agimuga, Mile 32, Mimika, Papua Tengah, Senin (15/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Senin, 15 Jun 2026 - 19:09 WIT