Penyerangan di Intan Jaya Dipicu 1 Jaringan KKB Ditangkap Polisi

Endy Langobelen

Senin, 8 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bui Wonda alias Bossman Wenda, sosok yang diamankan polisi karena diduga anggota jaringan anggota KKB. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Damai Cartenz)

Bui Wonda alias Bossman Wenda, sosok yang diamankan polisi karena diduga anggota jaringan anggota KKB. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Damai Cartenz)

INTAN JAYA – Penyerangan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) pada Senin (8/4/2024) siang ke Pos Brimob Satgas Operasi Damai Cartenz di Sugapa, Intan Jaya, Papua Tengah, diduga akibat salah seorang jaringan KKB diamankan polisi.

Hal itu disampaikan Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024, AKBP Dr. Bayu Suseno, dalam siaran pers yang diterima Galeripapua.com, Senin malam.

Bayu menjelaskan, pada Senin pagi tanggal 8 April 2024, sekitar pukul 10.00 WIT, Satgas Gakkum Operasi Damai Cartenz telah berhasil mengamankan satu orang atas nama Bui Wonda alias Bossman Wenda (BW) untuk kemudian dilakukan penyelidikan terkait senjata dan amunisi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat dari penangkapan itu, pada siang harinya, KKB langsung menggencarkan serangan ke aparat dengan melakukan penembakan ke arah Pos Brimob Satgas Damai Cartenz di samping Bank BPD Papua.

“Pada Senin pagi hari ini, telah diamankan seorang yang diduga merupakan jaringan KKB atas nama Bui Wonda alias Bossman Wenda yang memicu terjadinya penyerangan Pos Satgas Operasi Damai Cartenz di Sugapa, Kabupaten Intan Jaya,” jelas Bayu.

Baca Juga :  Tanggapi Video Viral, Polres Paniai: Itu Tidak Benar

“KKB wilayah Intan Jaya pimpinan Undius Kogoya melakukan upaya untuk membebaskan BW dengan cara melakukan penyerangan terhadap pos Bank Papua di intan jaya,” imbuhnya.

Mendengar suara rentetan tembakan yang berasal dari arah belakang pos, anggota Satgas Operasi Damai Cartenz pun langsung membalas tembakan dari pos BPD dan pos tower ke arah suara tembakan sebanyak 6 kali tembakan.

“Akibat dari serangan KKB tersebut, pos BPD mengalami rusak berat, anggota Satgas dalam keadan aman. Namun, sekitar pukul 14.30 WIT, diperoleh informasi bahwa terdapat 2 mayarakat yang tertembak. Satgas ODC segera mendatangi TKP dan evakuasi kedua korban ke Puskesmas Bilogai untuk diberikan pertolongan medis,” ujar Bayu.

Untuk diketahui, kedua korban tersebut merupakan anak-anak, yakni Nando Duwitau berusia 12 tahun meninggal dunia dan Nepina Duwitau berusia 6 tahun dalam keadaan kritis di RSUD Sugapa.

Baca Juga :  Disambut secara Adat, AIYE Raih Dukungan dari Keluarga Dawan NTT di Mimika

Kasatgas Humas menambahkan bahwa sampai saat ini, pihaknya belum mengetahui dari arah mana tembakan yang mengakibatkan kedua anak tersebut tertembak.

“Kami masih terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui dari arah mana tembakan yang mengakibatkan kedua masyarakat tersebut tertembak,” kata Bayu.

Sementara Kaops Damai Cartenz Kombes Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan serta terus melanjutkan penyelidikan terhadap sosok yang diduga merupakan jaringan KKB yang kini tengah diamankan.

“Kami akan terus melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan yang mengakibatkan pos Satgas Operasi Damai Cartenz rusak berat dan dua masyarakat kena tembak. Kami akan terus melakukan pengejaran dan penegakan hukum terhadap pelaku yang diduga merupakan jaringan KKB,” pungkas Faizal.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite di SPBU SP2 Mimika, Ini Penyebabnya
Satgas Damai Cartenz Ringkus Pemasok Senjata Ilegal KKB di Jayapura
Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA
Kejari Mimika Sita Rp300 Juta dalam Penyidikan Dugaan Korupsi Proyek Pembukaan Lahan
Operasi Kogabwilhan III Selama 6 Bulan: 47 Senpi dan 3.000 Batang Ganja Disita
TNI Perkuat Pengamanan Bandara Perintis Papua Usai OPM Bakar Pesawat dan Bunuh Pilot
Pesawat AMA Dibakar, Uskup Jayapura: Gereja Tak Pernah Bawa Kepentingan Politik
Polisi Selidiki Perusakan 10 Makam di Mimika Timur

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:47 WIT

Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite di SPBU SP2 Mimika, Ini Penyebabnya

Kamis, 9 Juli 2026 - 00:43 WIT

Satgas Damai Cartenz Ringkus Pemasok Senjata Ilegal KKB di Jayapura

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:09 WIT

Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:20 WIT

Kejari Mimika Sita Rp300 Juta dalam Penyidikan Dugaan Korupsi Proyek Pembukaan Lahan

Senin, 6 Juli 2026 - 15:44 WIT

Operasi Kogabwilhan III Selama 6 Bulan: 47 Senpi dan 3.000 Batang Ganja Disita

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi (kiri), dan Vice President Government Relations PT Freeport Indonesia, Lenny Josephina (kanan), menandatangani Berita Acara Serah Terima hibah 11 kilometer pipa HDPE di area operasional dataran rendah PTFI, Mile 34, Mimika, Papua Tengah, Kamis, 9 Juli 2026. Dok. PTFI

Freeport

PTFI Serahkan Hibah 11 Km Pipa HDPE ke Pemkab Mimika

Jumat, 10 Jul 2026 - 14:39 WIT