Pilot Masih Disandera, Pangdam XVII/Cenderawasih: Apa yang Mau Dikhawatirkan?

Jumat, 8 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Izak Pangemanan. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Izak Pangemanan. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

MIMIKA – Sejak tanggal 7 Februari 2023, terhitung sudah tujuh bulan Pilot Susi Air, Kapten Phillip Mark Mehrtens, disandera oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua pimpinan Egianus Kogoya.

Berbagai upaya penyelamatan telah dilakukan oleh TNI-Polri untuk membebaskan pilot tersebut. Mulai dari negosiasi hingga pendekatan melalui pihak keluarga, tokoh adat, bahkan tokoh agama pun belum membuahkan hasil positif.

Meski demikian, di lain sisi, Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Izak Pangemanan, mengeluarkan pernyataan bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan dengan keadaan korban Kapten Philip.

“Lah pilot kan, apa yang mau dikhawatirkan?” Ujar Mayjen Izak saat ditemui awak media di Bandara Mozes Kilangin, Timika, Papua Tengah, Jumat (8/9/2023).

Disampaikan bahwa perkembangan upaya penyelamatan pilot sampai saat ini masih dalam tahap proses negosiasi.

“Perkembangannya kita masih negosiasi, tetap kita negosiasi damai. Kita tidak mau ada korban,” tuturnya.

“Kita negosiasi, berkomunikasi bahwa penyanderaan pilot ini gak ada untungnya. Memang ada yang peduli dengan pilot ini, kan gitu toh,” imbuhnya.

Menurut Mayjen Izak, aksi penyanderaan terhadap Kapten Philip ini hanya mendatangkan kerugian bagi masyarakat. Pihaknya pun tidak akan mengorbankan negara demi menyelamatkan satu orang.

Baca Juga :  Pelayanan Kesehatan di Pustu Amamapare Terhambat Akibat Kurangnya Fasilitas Penunjang

“Ini kan masyarakat yang terdampak, kan merugikan. Memangnya dengan satu pilot ini bisa kita mau korbankan negara. Nggaklah,” tegas dia.

Sementara menanggapi terkait isu yang beredar bahwa dalam waktu dekat akan ada kabar baik mengenai hasil upaya penyelamatan tersebut, Mayjen Izak sebut tunggu saja.

“Ah ditunggu saja, kalau misalnya negosiasi ini sudah bisa dilakukan, ya nanti kita akan informasikan,” kata Izak.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas
BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman
Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Polres Mimika Diusulkan Naik Tipe Jadi Polresta
Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat
Blapos TIFA Management: Dari Freestyle Jalanan Menuju Panggung Besar
Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA
Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya
Film Dokumenter Pesta Babi Resmi Dirilis di YouTube JubiTV

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 19:15 WIT

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:40 WIT

BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:25 WIT

Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Polres Mimika Diusulkan Naik Tipe Jadi Polresta

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:18 WIT

Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:48 WIT

Blapos TIFA Management: Dari Freestyle Jalanan Menuju Panggung Besar

Berita Terbaru