Satgas Damai Cartenz Adang Serangan KKB di Intan Jaya

Endy Langobelen

Minggu, 12 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat menghalau serangan KKB di Intan Jaya, Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Damai Cartenz)

Aparat menghalau serangan KKB di Intan Jaya, Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Damai Cartenz)

INTAN JAYA – Aparat TNI-Polri Satgas Operasi Damai Cartenz mengadang serangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua di Intan Jaya, Papua Tengah, pada Jumat (10/5/2024).

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, AKBP Bayu Suseno, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/5/2024) menyampaikan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIT di Kampung Pogapa, Distrik Homeyo.

Personel Satgas Damai Cartenz memperoleh informasi dari jaringan di lapangan bahwa KKB akan lakukan penyerangan terhadap Polsek dan Koramil.

Dari laporan yang sama, 15 menit sebelum terjadinya serangan, KKB disebut sudah berada di sekitar Kampung Pogapa.

“Lima menit kemudian, Satgas Nanggala dan Satgas Belukar Ops Damai Cartenz telah melakukan pemantauan dan memonitor beberapa anggota KKB yang sedang bersiap-siap untuk menyerang Polsek dan Koramil,” kata Bayu.

“Pada pukul 14.25 WIT, tim melakukan tembakan ke arah posisi KKB yang kemudian direspon dengan kontak tembak langsung,” imbuhnya.

Baca Juga :  Polisi Lakukan Olah TKP Penyerangan Guru dan Nakes di Yahukimo

Bayu menyebut, kontak senjata tersebut berlangsung hampir satu jam atau hingga pukul 15.25 WIT. Aksi kontak senjata berakhir ketika sudah tidak terdengar lagi bunyi letusan senjata baik dari pihak TNI-Polri maupun KKB.

Dalam insiden tersebut, ungkap Bayu, tidak ada korban jiwa dari pihak aparat keamanan.

“Saat ini, seluruh jajaran aparat keamanan TNI-Polri masih berada dalam kesiagaan satu, terus memantau setiap pergerakan KKB,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika
Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal
Polisi Ungkap Kronologi Penganiayaan di Jalan Perintis Timika
Polemik Pemilihan Ketua RT di Mimika, Lurah Perintis Resmi Diadukan ke 5 Instansi
8 Anggota OPM Kiwirok Kembali ke NKRI, Warga Sambut Harapan Baru Perdamaian Papua
Polisi Tangkap Pelaku Begal Ponsel di Mimika Kurang dari 24 Jam
Kejari Mimika Selidiki Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah di Hoya Senilai Rp8,7 Miliar
Begal Merajalela di Mimika, Polres Bentuk Tim Khusus

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 19:13 WIT

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika

Senin, 15 Juni 2026 - 19:09 WIT

Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:35 WIT

Polisi Ungkap Kronologi Penganiayaan di Jalan Perintis Timika

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:06 WIT

Polemik Pemilihan Ketua RT di Mimika, Lurah Perintis Resmi Diadukan ke 5 Instansi

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:53 WIT

8 Anggota OPM Kiwirok Kembali ke NKRI, Warga Sambut Harapan Baru Perdamaian Papua

Berita Terbaru

Peresmian MCK sekolah di Pulau Karaka, Distrik Mimika Timur Jauh, Mimika, Papua Tengah, Senin (25/6/2026). (Foto: Istimewa/Polres Mimika)

Pendidikan

Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka

Senin, 15 Jun 2026 - 19:19 WIT

Lebih dari 3000 Minuman keras ilegal yang berhasil diamankan dan dimusnahkan aparat gabungan dalam operasi pengawasan yang berlangsung sepanjang Januari hingga Juni 2026. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika

Senin, 15 Jun 2026 - 19:13 WIT

Momen pemusnahan barang bukti minuman keras di Mapolres Mimika, Jalan Agimuga, Mile 32, Mimika, Papua Tengah, Senin (15/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Senin, 15 Jun 2026 - 19:09 WIT