Solidaritas Honorer Kabupaten Mimika Mengadu ke DPRD, Bupati Omaleng: Nama-nama Tidak Bisa Diubah

Selasa, 28 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Solidaritas honorer Kabupaten Mimika saat mengadu ke DPRD Kabupaten Mimika.

Solidaritas honorer Kabupaten Mimika saat mengadu ke DPRD Kabupaten Mimika.

TIMIKA – Sejumlah honorer yang tergabung dalam Solidaritas Honorer Kabupaten Mimika pada Selasa (28/6/2022) siang mengadu ke Dewan terkait pengangkatan honorer K2 formasi 600 di lingkungan Pemkab Mimika yang dinilai mengandung unsur nepotisme.

Solidaritas honorer Kabupaten Mimika yang dimotori Kevin Nanlohy meminta kepada Dewan sebagai penyambung lidah masyarakat agar dapat memperjuangkan nasib para honorer.

Menurut mereka, kuota 600 itu seharusnya diperuntukkan bagi honorer yang telah bekerja di atas 5 tahun. Namun, yang terjadi honorer yang baru bekerja di bawah 1 tahun yang diakomodir karena faktor kekeluargaan atau nepotisme.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semoga saja aspirasi kami bisa ditindaklanjuti untuk keadilan bersama,” ujar Kevin Nanlohi di kantor DPRD Mimika.

Baca Juga :  Lantik Johannes Rettob Jadi Plt Bupati Mimika, Ribka Haluk: Bersatu Tuntaskan Program

Di samping itu, Edwardus Suwai juga meminta kepada pihak Legislatif di Kabupaten Mimika agar menindaklanjuti oknum-oknum pejabat yang bermain di belakang layar untuk kepentingan kelompok tertentu dan mengabaikan keadilan.

“Perlu dikupas tuntas, dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Mimika perlu lebih terbuka dan adil. Ada yang bekerja tidak lebih dari satu tahun tapi lolos. Ada yang tidak pernah bekerja tapi lolos seleksi. Semua itu apakah rekayasa sehingga kami yang jelas-jelas aktif bekerja disepelekan,” ungkap Edward.

Menerima kedatangan rombongan Solidaritas honorer Kabupaten Mimika itu, Sekertaris Komisi C DPRD Mimika, Saleh Alhamid mendukung penuh perjuangan Solidaritas Honorer Kabupaten Mimika dalam rangka memperjuangkan keadilan.

Dia juga berharap Pemerintah Kabupaten Mimika lebih terbuka terkait pengangkatan honorer K2 formasi 600 tersebut.

Baca Juga :  Pimpin Apel Gabungan, Pj Gubernur Papua Tengah Tekankan Percepatan Kinerja

“Jangan karena ada unsur keluarga jadi yang sudah mengabdi selama belasan tahun tidak diperhatikan,” tegas Saleh.

Di tempat yang berbeda, Bupati Mimika Eltinus Omaleng mengatakan dalam proses pengangkatan honorer K2 formasi 600 tidak ada unsur nepotisme.

Bupati Kabupaten Mimika, Eltinus Omaleng.

Dia menyebutkan pengangkatan K2 formasi 600, 95 persen merupakan anak-anak Amungme dan Kamoro.

“Nama-nama yang sudah diusulkan tidak bisa diubah lagi karena sudah ada di BKN pusat,” kata Eltinus saat ditemui di Pendopo Rumah Negara, SP3.

“Kuota yang diberikan hanya 600 saja, dan tidak semua honorer kita akomodir. Jadi, mereka yang masuk dalam kuota 600 itu mereka punya nasib,” tambah Eltinus.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Distrik Mimika Baru Petakan Risiko Kebakaran di Permukiman Padat
Pemerintah Akan Kembalikan Dana Otsus Papua Rp2,5 Triliun
Bupati Mimika Pastikan Akses Banti Pulih Usai Longsor, RS Aman dari Abrasi
Kolaborasi Lintas Lembaga Tekan Angka Pernikahan Siri dan Pastikan Legalitas Keluarga
Disdukcapil Mimika Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Reformasi Administrasi Kependudukan
Pemkab Mimika Percepat Raperda Perumda Air Minum dan Limbah
Urgensi Ketahanan Keluarga dan Tertib Administrasi di Mimika
Disdukcapil Mimika Edukasi Warga Terkait Regulasi Nikah dan Cerai guna Tekan Konflik Sosial

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:10 WIT

Distrik Mimika Baru Petakan Risiko Kebakaran di Permukiman Padat

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:27 WIT

Pemerintah Akan Kembalikan Dana Otsus Papua Rp2,5 Triliun

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:56 WIT

Bupati Mimika Pastikan Akses Banti Pulih Usai Longsor, RS Aman dari Abrasi

Kamis, 30 April 2026 - 16:49 WIT

Kolaborasi Lintas Lembaga Tekan Angka Pernikahan Siri dan Pastikan Legalitas Keluarga

Kamis, 30 April 2026 - 16:41 WIT

Disdukcapil Mimika Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Reformasi Administrasi Kependudukan

Berita Terbaru

Mahasiswa FIM-WP menggelar aksi mimbar bebas di Waena, Jayapura, Sabtu, 2 Mei 2026. Galeripapua/ Istimewa.

Organisasi

Mahasiswa West Papua Tuntut Pendidikan Gratis di Tanah Papua

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:40 WIT

Seorang penggiat Inorga KIS dengan papan seluncurnya sedang melakukan salah satu trik dalam permainan skateboard di area Car Free Day—Jalan Cenderawasih, Mimika, Papua Tengah, Sabtu (2/5/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Event

KIS Mimika Warnai Parade Hardiknas di Car Free Day

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:56 WIT