Temui Pangkogabwilhan III, Dubes Selandia Baru Beri Pesan Khusus

Endy Langobelen

Rabu, 7 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertemuan Dubes Selandia Baru untuk Indonesia, Kevin Jeffery Burnet, dan Pangkogabwilhan III, Letnan Jenderal TNI Richard TH Tampubolon, di Rimba Papua Hotel, Timika, Papua Tengah. (Foto: Istimewa)

Pertemuan Dubes Selandia Baru untuk Indonesia, Kevin Jeffery Burnet, dan Pangkogabwilhan III, Letnan Jenderal TNI Richard TH Tampubolon, di Rimba Papua Hotel, Timika, Papua Tengah. (Foto: Istimewa)

MIMIKA – Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia, Kevin Jeffery Burnet, berkunjung ke Timika, Papua Tengah, pada Selasa (6/2/2024).

Dalam kunjungannya, Kevin diketahui bertemu dengan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letnan Jenderal TNI Richard TH Tampubolon, di Rimba Papua Hotel.

Dubes Selandia Baru itu menjelaskan kedatangannnya dalam rangka membahas tentang perkembangan pembebasan sandera pilot Pesawat Susi Air, Kapten Phillip Mark Mehrtens yang sudah setahun disandera Kelompok Separatis Teroris Papua (KSTP) atau kelompok kriminal bersenjata (KKB) atau Tentara Pemebebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) pimpinan Egianus Kogoya.

Dikatakan bahwa Pemerintah Selandia Baru berharap upaya pemebebasan Kapten Philip dilakukan dengan mengedepankan soft approach (pendekatan lunak/halus).

Dia juga memastikan dan menegaskan Pemerintah Selandia Baru menyerahkan kasus ini sepenuhnya kepada Pemerintah Indonesia.

Selain itu, Kevin pun menyampaikan pesan khusus dari Pemerintah Selandia Baru bahwa mereka mengakui kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia di Tanah Papua.

Sementara Pangkogabwilhan III mengatakan bahwa prioritas utama dari pihak aparat keamanan Indonesia adalah memastikan keselamatan sandera Kapten Philip.

“Kami meyakini hingga saat ini, sandera pilot masih dalam kondisi sehat meskipun ada kesulitan dalam pasokan logistik dan akses terhadap kesehatan,” tuturnya.

Baca Juga :  Tekan Inflasi, Disperindag Mimika Kembali Gelar Pasar Murah

Di samping itu, lanjut dia, karena kondisi pilot yang dijaga ketat oleh KKB dan terkadang tinggal bersama masyarakat sipil sehingga TNI sangat berhati-hati dalam mengambil solusi terbaik terkait masalah ini.

Disampaikan, sejauh ini, TNI sudah melaksanakan berbagai pendekatan melalui tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, termasuk juga Pemerintah Daerah dan berharap pembebasan sandera bisa dilakukan melalui soft approach.

Di akhir pertemuan, Dubes Selandia Baru mengucapkan terima kasih melalui Pangkogabwilhan III atas upaya Pemerintah Indonesia dalam membebaskan sandera dengan mengutamakan keselamatannya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat
Blapos TIFA Management: Dari Freestyle Jalanan Menuju Panggung Besar
Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA
Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya
Film Dokumenter Pesta Babi Resmi Dirilis di YouTube JubiTV
MRP Papua Tengah Tampung Aspirasi Perempuan Mimika, Berbagai Persoalan Disorot
Fakhiri dan FPHS Tsingwarop Perkuat Komitmen Kawal Dana 4 Persen Freeport
Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:18 WIT

Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:48 WIT

Blapos TIFA Management: Dari Freestyle Jalanan Menuju Panggung Besar

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:09 WIT

Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:01 WIT

Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 01:00 WIT

Film Dokumenter Pesta Babi Resmi Dirilis di YouTube JubiTV

Berita Terbaru