Tiga Pos Keamanan Sementara Dibutuhkan Redam Konflik di Kwamki Narama Mimika

Ahmad

Senin, 8 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana di Distrik Kwamki Narama, tepatnya di Kampung Amole yang menjadi titik bentrok dua kelompok warga. (Foto: Istimewa/Dok. Polsek Kwamki Narama)

i

Suasana di Distrik Kwamki Narama, tepatnya di Kampung Amole yang menjadi titik bentrok dua kelompok warga. (Foto: Istimewa/Dok. Polsek Kwamki Narama)

MIMIKABentrok antara dua kelompok warga di Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah hingga kini, Senin (8/12/202), masih terus berlanjut.

Adapun dua kelompok warga yang terlibat bentrok adalah kubu Newagelen (atas) dan Dang (bawah). Kedua kubu diketahui masih memiliki hubungan keluarga.

Meski sebelumnya Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Alfred G Papare, Plt Sekda Kabupaten Puncak Nenu Tabuni, Ketua MRP Papua Tengah Agus Anggaibak dan salah seorang anggota DPRK Papua Tengah Yohanis Kemong telah menemui kedua kelompok namun upaya itu tidak dapat meredam bentrok.

Alhasil, bentrok terus berlanjut hingga telah menelan empat korban jiwa serta puluhan lainnya luka-luka akibat terkena anak panah. Untuk korban meninggal dunia 3 dari kubu Newagelen dan 1 dari Dang.

Baca Juga :  MUI Harap Keterlibatan Umat Beragama di Mimika Sukseskan MTQ ke-30 se-Tanah Papua

Berkaitan dengan itu, Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, meminta Pemerintah Kabupaten Mimika segera membangun tiga pos keamanan sementara yang menjadi hasil rapat Forkopimda beberapa waktu lalu guna menetralisir konflik.

Kapolres menyebutkan bahwa konflik berkepanjangan ini menyebabkan aparat keamanan masih terus disiagakan di lokasi.

Di Kwamki Narama, anggota berjaga dan berpatroli secara berkala mulai pagi sampai malam. Kapolres juga menginginkan agar anggota dapat berjaga langsung di lokasi konflik.

Baca Juga :  Wabup Mimika Tegaskan OPD Tak Main-main dengan Anggaran, Ingatkan Ancaman Hukum

Selain itu, sejak malam hingga pagi, kepolisian terus melakukan tindakan pencegahan dan imbauan di Kwamki, dan itu bukti negara hadir untuk memberikan keamanan dan kenyamanan masyarakat kwamki dan sekitarnya.

“Kita siagakan anggota dan berharap pemda, karena kita meminta tiga pos kita harap segera direalisasikan karena sampai saat ini belum terealisasi,” ungkap Kapolres kepada wartawan di Mimika, Senin (7/12/2025).

“Mumpung masih ada waktu sebelum Natal bisa ada pos di tiga titik yang telah kami sarankan agar segera dibangun untuk menjamin keamanan masyarakat di Kwamki,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Tangkap Dua Terduga Pengedar Sabu di Homestay Cartensz Mimika
Tiga Eks TPNPB-OPM Kodap Sinak Ikrar Setia kepada NKRI
Penyelundupan Dua Paket Sabu Digagalkan di Bandara Timika, Tujuan Ilaga
Polisi Gagalkan Peredaran 230 Liter Sopi di Pelabuhan Poumako Mimika
Kuasa Hukum Angkat Suara Soal Aksi Palang Sekolah di Mimika
Empat Sekolah di Mimika Dipalang Warga, Ribuan Siswa Terpaksa Belajar dari Rumah
Polres Mimika Limpahkan Tiga Berkas Kasus Narkotika ke Kejari
TPNPB Mengaku Dalang Penikaman di Yahukimo, Sebut Korban Agen Intelijen

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 05:19 WIT

Polisi Tangkap Dua Terduga Pengedar Sabu di Homestay Cartensz Mimika

Senin, 19 Januari 2026 - 20:04 WIT

Tiga Eks TPNPB-OPM Kodap Sinak Ikrar Setia kepada NKRI

Senin, 19 Januari 2026 - 17:13 WIT

Penyelundupan Dua Paket Sabu Digagalkan di Bandara Timika, Tujuan Ilaga

Senin, 19 Januari 2026 - 16:51 WIT

Polisi Gagalkan Peredaran 230 Liter Sopi di Pelabuhan Poumako Mimika

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:23 WIT

Kuasa Hukum Angkat Suara Soal Aksi Palang Sekolah di Mimika

Berita Terbaru

Ilustrasi jaringan internet Telkomsel down. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen regenerated by OpenAI)

Peristiwa

Jaringan Internet Melambat, Telkomsel Akui Gangguan Nasional

Kamis, 22 Jan 2026 - 17:22 WIT